Kamus Teknologi – Baterai

Baterai di ponsel pintar merupakan sumber tenaga atau daya untuk beroperasi. Baterai yang digunakan di ponsel pintar terkandung di dalam ponsel. Daya atau kapasitas muatan listrik bervariasi untuk setiap ponsel pintar, namun umumnya dinyatakan dengan satuan mili-ampere-hour (mAh).

Kapasitas 1 mAh berarti arus sebesar 1 mili-ampere dapat dipakai selama 1 jam. Saat ini baterai umumnya memiliki kapasitas 2000 – 3000mAh untuk ponsel pintar dan 4000 – 6000mAh untuk tablet. Tablet membutuhkan lebih banyak daya untuk beroperasi karena harus mendayai layar yang lebih besar.

Besar pemakaian daya baterai bergantung dari beberapa faktor, antara lain, diurutkan dari pemakai daya terbesar:

  • Layar utama
  • Koneksi ke jaringan
  • Aplikasi aktif
  • Aplikasi pasif
  • Suhu sekitar

Umur Baterai
Baterai ponsel memiliki jangka waktu tertentu untuk dapat memberikan kapasitas pemakaian maksimalnya. Setelah jangka waktu ini terlewati, baterai akan tidak dapat menyimpan daya sebaik sebelumnya. Kebanyakan orang menyebut hal ini sebagai baterai bocor.

Seberapa lama jangka waktu ini bergantung dari jenis baterai yang digunakan. Tabel di bawah ini memperlihatkan beberapa jenis baterai yang umum saat ini.

Jenis Baterai Alias Tersedia Sejak Daya per Kg Catatan Umur Pemakaian
Lithium Ion Li-ion 1991 250 – 340 W/kg Jenis paling umum 10,000 siklus
Lithium Sulfur Li-S 2015 500 W/kg Aplikasi masih minim
Nickel Cadmiun NiCd 1960 150 – 200 W/kg 5,000 siklus
Lithium Mangan Dioxide Li-MnO2 1976 250 – 400 W/kg Bukan Baterai Rechargable Tidak Ada
Nickel Metal Hydride NiMH 1990 250 – 1000 W/kg 10,000 siklus
Nickel Metal Hydride Low Self-Discharge NiMH LSD 2005 250 – 1000 W/kg Dikenal dengan nama Eneloop 20,000 siklus
Alkaline Zn/MnO2 1949 50 W/kg Bukan Baterai Rechargable Tidak Ada

 

Index Kamus