Kamus Teknologi – Processor

Processor Core / Processor, Inti:

Inti Processor (Processor Core) atau CPU (Central Processing Unit) adalah bagian ponsel yang memiliki fungsi mengolah instruksi dan menghasilkan aksi tertentu, spesifik dengan instruksi yang diberikan. Seluruh kegiatan yang dilakukan terhadap sebuah komputer / ponsel pintar diproses melalui sebuah inti processor, seperti memindahkan data, membuka laman situs, mem-posting status di media sosial, dan sebagainya. CPU pada perangkat ponsel pintar biasanya dijadikan satu dengan chip lain yang seluruhnya disebut System-on-Chip atau Chipset.

Sejak tahun 2010 processor ponsel mulai berkembang ke arah penggunaan inti lebih dari satu. Jumlah inti processor menentukan seberapa baik pengolahan data aplikasi secara pararel (bersamaan). Misalnya, processor 2-inti dapat mengerjakan 10 pekerjaan bersamaan 2 kali lebih cepat daripada processor 1-inti. Umumnya, semakin banyak jumlah inti semakin mahal harga komponen processor ini.

Processor Speed / Processor, Kecepatan:

Kecepatan atau Clock Rate Processor menunjukkan frekuensi sebuah processor bekerja, diukur dalam satuan Hz atau GHz (1 GHz = 1 juta Hz). Satu Hz berarti 1 kali per detik, sementara 1 GHz berarti 1 juta kali per detik. Semakin tinggi frekuensi processor, semakin cepat proses pengolahan instruksi yang dilakukan.

Kecepatan Processor dapat dijadikan tolak ukur seberapa cepat processor mengolah tugas dibanding processor lain dalam satu jenis processor yang sama. Contohnya, processor Cortex-A57 dengan clock 1.7GHz lebih cepat dari Cortex-A57 dengan clock 1.5GHz. Tetapi kecepatan tidak bisa dibandingkan dengan Cortex-A7 1.7GHz karena antara A7 dan A57 memiliki arsitektur dan micro arsitektur chip yang berbeda.

Frekuensi processor adalah salah satu spesifikasi CPU yang mempengaruhi performa komputasi. Hal lainnya yang berpengaruh adalah jumlah inti processor, besar jalur data baik di internal processor maupun untuk proses Input / Output (bus-width), besarnya memory sementara (cache) processor dan arsitektur secara keseluruhan yang digunakan.

Untuk mengukur kecepatan processor dengan arsitektur berbeda, diperlukan aplikasi benchmark.

Processor Type / Processor, Tipe:

Tipe processor yang dimaksud adalah lebar data yang digunakan dalam pemrosesan instruksi di processir. 32-bit artinya lebar “kata instruksi” sebesar 32-bit. Contoh 1 word sebesar 32-bit.

Sejak tahun 2015, semakin banyak processor ponsel pintar yang sudah mengadaptasi processor dengan kemampuan mengolah 64-bit.

Perbedaan processor 32-bit dan 64-bit?

  • Kecepatan processor: Tergantung. Kecepatan pemrosesan yang dialami oleh pengguna bergantung juga dari software yang menggunakan processor. Jika software hanya menggunakan instruksi 32-bit, maka jenis processor tidak begitu berpengaruh sehingga tidak ada kecepatan ekstra yang dirasakan pengguna. Keuntungan maksimal dapat dirasakan jika software dan processor sama-sama dirancang dengan instruksi 64-bit.

  • Memori maksimal: Jelas berbeda. Processor 64-bit mampu menyimpan data lebih banyak karena dengan besar instruksi 64-bit, terdapat kemungkinan untuk mendaftarkan alamat ke bagian memori sebanyak 2^64 (> 16 exabyte, 1.8 dengan 19 angka nol dibelakangnya), dibanding dengan instruksi 32-bit yang hanya bisa mendaftarkan ke 2^32 alamat, atau hanya sekitar 4 gigabyte. Ini sebabnya processor 32-bit hanya mampu menggunakan memori system (RAM) maksimal 4 gigabyte.

  • Daya yang dikonsumsi: Tidak pengaruh. Konsumsi daya ditentukan oleh frekuensi / voltase operasi processor dan efisiensi yang bergantung oleh arsitektur processor.

 

 

Index Kamus