Advan G1 – Ulasan

Advan G1

Rating UlasAbis:
7.2

Desain

8.4

Performance

6

Fitur

7.5

Value for Money

7.2
Keunggulan:
+ Desain menawan
+ Kapasitas RAM besar 3GB
+ Paket penjualan lengkap, termasuk earphone khusus
Kekurangan:
- Harga tinggi untuk spesifikasi ini
- idOS masih harus diasah lagi
- Kamera kurang bagus untuk fotografi malam hari
- Baterai bertahan kurang dari 1 hari


 

Pabrikan ponsel dalam negeri Advan meluncurkan ponsel G1 pada awal tahun 2017 ini. Ini adalah ponsel ukuran 5 inci yang paling mahal yang pernah dirilis oleh Advan sampai saat ini.

Ponsel yang diposisikan sebagai ponsel kelas menengah tersebut menonjolkan fitur smart camera, professional audio dan desain unibody yang mewah dan nyaman digenggam. Apakah semua fitur ini mampu menantang ponsel-ponsel sekelas dari produsen yang lebih mapan? Simak ulasan khas UlasAbis berikut ini.


Advan G1

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Advan G1:

  • Kisaran harga Rp. 2.3 juta (per Feb 2017)
  • Layar IPS 5 inci beresolusi HD 1280×720 (294 ppi)
  • Perlindungan layar Gorilla Glass
  • Chipset MediaTek MT8735 dengan 4-inti CPU Cortex-A53 @1.3GHz dan GPU Mali-T720MP2
  • RAM 3GB LPDDR3
  • ROM 16GB dengan slot expansi terdedikasi MicroSD sampai 128GB
  • Android Marshmallow 6.0.1 dengan balutan idOS
  • Bodi Berbahan Metal dan Kaca 2.5D
  • Kamera Utama 13MP dengan optik dari Largan dan flash LED tunggal
  • Kamera Depan 8MP dengan flash
  • Baterai kapasitas 2,600mAh
  • Dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi b/g/n, Bluetooth 4.0, FM Radio dan USB OTG
  • Sensor Pemindai Sidik Jari di belakang ponsel
  • Sensor lengkap: proximity, akeselerometer, cahaya, gyro dan kompas / magnetik
  • Speaker audio yang nyaring di bagian belakang perangkat

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Speaker nyaring ada di belakang perangkat
  • Hasil jepretan kamera utama kurang tajam
  • Kualitas foto saat malam hari kurang bagus

Advan G1 merupakan ponsel pertama di seri G yang tampaknya diposisikan sebagai seri teratas ponsel keluaran Advan saat ini. Walaupun begitu, dari segi spesifikasi ponsel ini tergolong kelas menengah. Jadi ada kemungkinan pabrikan dalam negeri ini akan merilis ponsel di kelas lebih tinggi dibanding seri G.

Cek: Spesifikasi lengkap Advan G1 di tautan ini.

Paket Penjualan


Termasuk earphone tipe in-ear premium

Advan G1 dibungkus dalam kotak berwarna coklat emas. Di bagian atas kotak terpampang bagian belakang perangkat alih-alih bagian depannya. Advan menyadari bahwa desain bagian belakang Advan G1 ini menekankan kesan mewahnya.


Isi kotak Advan G1, charger, kabel microUSB, earphone, casing silicon transparan, lapisan anti-gores dan buku manual & garansi

Advan memberikan paket penjualan yang lengkap untuk ponsel premiumnya dan Advan G1 bukan pengecualian. Aksesoris yang termasuk di dalamnya sangat lengkap, yakni sebuah earphone in-ear, charger 1.5A / 5V, kabel USB ke micro-USB sepanjang 80cm, silicon bumper VanPro dari Advan, lapisan anti-gores, pin pembuka slot SIM dan buku manual & garansi.

Konsumen yang membeli Advan G1 tidak perlu repot lagi mencari perlindungan untuk perangkatnya ini. Lapisan anti-gores yang disertakan dapat menahan goresan yang tidak disengaja, walaupun sebenarnya kaca Advan G1 sudah terlindungi oleh Gorilla Glass.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Advan G1, bagian depan dengan layar hidup

Advan G1 tidak diragukan lagi adalah ponsel yang termewah yang pernah dibuat oleh Advan. Dengan bahan terbuat dari metal unibodi dan kaca 2.5D, kesan sederhana nan elegan terpancar dengan cemerlang.


Advan G1 (kiri) di samping Redmi 4 Prime

Dari segi desain, Advan G1 tidak kalah dari ponsel berukuran layar 5 inci yang pernah diulas oleh UlasAbis. Sebut saja Xiaomi Redmi 4 Prime yang sama-sama memiliki prinsip desain layar 2.5D dan bodi metal unibodi.

Sekarang, mari kita ulas Advan G1 dari seluruh sisi.


Bagian depan atas, kamera depan, speaker, sensor dan lampu flash

Bagian depan ponsel ini hampir seluruhnya tertutup oleh kaca. Di bagian atas ponsel terdapat speaker panggilan di tengah, kamera depan di kirinya dan lampu flash lembut di kanannya. Di antara lampu flash dan speaker terdapat sensor proximity dan sensor cahaya. Bagian sensor ini nyaris tidak terlihat pada Advan G1 warna hitam-silver, namun jelas terlihat pada perangkat warna putih-emas.


Bagian depan bawah, tidak ada apa-apa

Di bawah layar tidak ada fitur apa pun alias kosong. Advan G1 tidak dilengkapi tombol navigasi baik tombol sentuh maupun mekanis. Untuk navigasi, pengguna harus menggunakan tombol di sistem operasi.


Bagian belakang atas, kamera utama, sensor sidik jari dan logo Advan di tengah

Di bagian belakang perangkat, terdapat kamera utama di bagian tengah. Di sisi kirinya terdapat lampu flash LED tunggal sementara di bagian atasnya terdapat garis antena yang berbahas plastik, berfungsi untuk meningkatkan resepsi sinyal.


Tonjolan kamera belakang sekitar 1mm

Kamera utama memiliki rumah lensa berukuran besar, kira-kira dua kali diameter lensa kameranya. Rumah lensa ini dibingkai dengan bingkai ber-aksen metal mengkilap. Dibanding permukaan di sekitarnya, rumah lensa ini lebih menonjol sekitar 1mm.

Di bawah kamera utama terdapat sensor pemindai sidik jari berbentuk bulat. Permukaan sensor ini lebih dalam dibanding sekitarnya, sehingga mudah ditemukan saat diraba dengan jari. Sensor ini sangat mirip dengan sensor sidik jari yang terpasang pada kebanyakan ponsel seperti Redmi 3 dan Redmi 4. Di bawahnya lagi terdapat logo Advan berwarna abu-abu keperakan yang senada dengan warna perak panel bagian belakang.


Bagian belakang bawah, speaker mono dengan grill unik

Di bagian belakang sebelah bawah, terdapat speaker luar dengan bentuk grill yang unik. Speaker ini merupakan salah satu komponen yang dipromosikan Advan karena berbekal speaker besar dengan hasil suara yang jernih. Sayangnya posisi speaker di bagian belakang perangkat cukup menghalangi suara yang keluar apabila ponsel diletakkan di atas meja. Lebih lengkap mengenai hasil suaranya bisa disimak di bagian Kualitas Audio.


Dari atas ke bawah, bagian sisi kanan, sisi bawah, sisi kiri dan sisi atas perangkat

Pada bagian sisi samping kanan perangkat terdapat tombol power / kunci di tengah dan tombol volume di sebelah atasnya. Di sisi ini juga terdapat garis antena sambungan dari bagian belakang perangkat.

Pada bagian sisi bawah, terdapat port micro-USB untuk mengisi daya dan transfer data. Di ujung kanan terdapat lubang kecil yang merupakan tempat mikrofon saat melakukan panggilan.

Di sisi kiri perangkat relatif kosong, hanya ada slot kartu SIM dan kartu microSD. Slot ini dapat memuat dua kartu SIM berukuran micro, dengan slot SIM 2 menjadi satu dengan kartu microSD. Jadi jika kartu microSD digunakan, maka ponsel ini hanya dapat menampung satu kartu SIM. Garis antena dari bagian belakang juga mencapa sisi kiri perangkat.

Di bagian sisi atas perangkat terdapat port audio 3.5mm yang terletak di sebelah kiri.


Advan G1 tergolong kecil dengan ketebalan bodi 7.9mm

Perangkat ini memiliki dimensi fisik 141 x 68 x 7.9 mm dan berat 145 gr. Dengan ukuran kecil dan berat yang standar Advan G1 dapat dengan mudah dikantongi dan digenggam, seperti halnya ponsel dengan layar berukuran 5 inci.

Secara keseluruhan Advan G1 nyaman dipegang. Tanpa menggunakan casing silikon, ponsel ini memiliki grip yang baik sehingga tidak mudah slip dari tangan. Apabila casing silikon digunakan, tentunya grip akan semakin baik. Bentuk tepian bagian belakang perangkat yang membulat membantu menambah kesan mantap saat perangkat ini digenggam.

Untuk penggunaan sehari-hari, ergonomi Advan G1 tidak ada masalah. Seluruh tombol dapat dengan mudah dicapai, termasuk sensor sidik jari di bagian belakang dapat diraih dengan jari telunjuk baik dengan tangan kiri maupun tangan kanan.

Layar dan Tampilan


Layar Advan G1 dengan kepadatan piksel 294 ppi, cukup tajam namun setiap piksel masih dapat terlihat

Advan G1 dibekali layar berukuran 5 inci dengan resolusi HD 1280 x 720 yang berarti layar ini memiliki kepadatan piksel 294 ppi. Hasilnya, layar ini cukup tajam, bentuk huruf dan detil gambar terlihat tegas. Walaupun begitu, pada penggunaan dengan jarak normal, batas antara piksel masih dapat terlihat. Biasanya individu piksel baru tidak nampak jika kepadatan piksel di atas 320 ppi.

Layar Advan G1 dibekali teknologi IPS yang mampu menghadirkan warna yang konsisten saat dilihat dari berbagai sudut. Selain itu tingkat kecerahan maksimum cukup baik, dapat digunakan pada kondisi luar ruang saat cerah. Sayangnya tingkat kecerahan maksimum masih kurang mampu melawan sinar matahari langsung dengan baik.


Di bawah sinar matahari langsung isi layar kurang terlihat jelas

Performa

Advan G1 ditenagai oleh chipset buatan MediaTek MT8735P yang memiliki 4-inti CPU 64-bit Cortex-A53 @1.3GHz dan pengolah grafis 2-inti Mali-T720MP2 GPU. Sebenarnya chipset ini didesain untuk penggunaan di perangkat tablet. Chipset ini setara dengan MT6735 yang diperuntukkan bagi perangkat ponsel pintar kecil.

Dari segi performa, saat diuji dengan aplikasi benchmark AnTuTu, Advan G1 meraih skor 24,144 yang tergolong skor ponsel kelas bawah bahkan jika dibandingkan dengan ponsel keluaran tahun 2016. Ponsel dengan banderol Rp. 2 jutaan seharusnya sudah mampu menghasilkan skor di atas ini, tepatnya di kisaran 40,000 seperti yang dicapai oleh ponsel Xiaomi Redmi 3.


Skor AnTuTu: 24,144

Spek yang terbaca AnTuTu

Spek yang terbaca AnTuTu

Pada penggunaan normal, ponsel ini umumnya cukup lancar dalam menampilkan animasi transisi saat berpindah tampilan. Namun saat meninggalkan aplikasi berat, animasi tampak terpatah-patah. Walaupun begitu, jika hanya berpindah dari aplikasi media sosial atau aplikasi pesan, animasi masih cukup lancar dengan cukup konsisten.

Saat dipakai bermain aplikasi game, ponsel ini cukup mampu menjalankan game 2D, seperti Clash of Clans dan Clash Royale. Tampilan di dalam game tampak cukup mulus dengan laju frame yang mencukupi.

Saat diuji dengan bermain game 3D genre balapan seperti Real Racing 3, laju frame ternyata cukup baik, walaupun tidak semulus ponsel kelas atas game ini tetap dapat dimainkan dengan lancar.

Performa memuat permainan sebenarnya cukup baik, berkat RAM berkapasitas besar. Waktu yang diperlukan untuk memuat game Clash of Clans juga cukup cepat, yakni sekitar 9.4 detik.

Secara keseluruhan, performa Advan G1 cukup mumpuni untuk penggunaan normal sehari-hari dan untuk bermain game 2D dan 3D dengan laju frame yang tidak terlalu tinggi, namun masih dapat dimainkan.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Advan G1 memiliki sistem operasi Android 6.0 Marshmallow dengan balutan tema khas Advan yang dinamai idOS. Tampilannya sangat berbeda dari sistem operasi Advan yang berbasis Android 5.1 Lollipop.


Tampilan Home

Halaman 2

Sistem operasi

idOS hadir dengan icon sederhana yang dibalut dengan kotak membulat mirip dengan icon di Apple iOS. Di sini tidak terdapat menu aplikasi seperti sebelumnya. Semua aplikasi yang terpasang langsung muncul di tampilan home, sama dengan konsep dari iOS dan MIUI.


Tampilan notifikasi

Kendali perangkat

Tampilan notifikasi dan kendali perangkat dapat diakses dengan menariknya dari bagian atas layar. Tampilan ini agak unik karena bagian notifikasi dan kendali perangkat terpisah menjadi dua bagian berbeda. Tampilan notifikasi muncul pertama kalinya, sementara untuk masuk ke bagian kendali perangkat harus men-tap menu “Beralih” atau “Toggle” di kanan bawah.

Hal ini agak merepotkan jika ada kendali yang harus diakses dengan cepat. Namun bisa diakali dengan memasang widget kendali perangkat yang menyediakan kendali Wifi, Bluetooth, Kecerahan Layar dan Rotasi Layar langsung di tampilan home.

Berikut mari kita lihat aplikasi dasar yang terpasang.


Aplikasi panggilan

Kontak

Pesan


Kotak masuk

Album

Alarm


Kalender

Kalkulator biasa

Kalkulator ilmiah

Aplikasi dasar yang terpasang di Advan G1 mampu memberikan fungsinya dengan baik. Tampilannya pun rapih, sederhana dan mudah digunakan. Seluruh aplikasi dasar tersedia langsung sejak awal, seperti aplikasi panggilan, pesan, kontak, album, kalender, kalkulator dan alarm.

Selain itu terdapat beberapa aplikasi dasar Google yang sudah terpasang seperti Gmail, Play Store, Google, Google Search dan Maps. Sayangnya tidak ada Play Music untuk memutar musik. Aplikasi ini juga tidak dapat diunduh langsung dari Play Store, jadi untuk memutar musik harus menggunakan aplikasi bawaan atau aplikasi pihak ketiga dari Play Store.


Aplikasi Google

Aplikasi Advan

Advan juga memasang beberapa aplikasi bawaan yang beberapa di antaranya adalah bloatware, seperti Hiburan, 9Apps, UC Browser dan Baca. Aplikasi Whatsapp dan Panduan Muslim juga terpasang, jadi tidak perlu repot mengunduhnya lagi dari Play Store.

Advan G1 dilengkapi dengan fitur EyePro yang dapat mengatur temperatur layar. Tujuannya adalah untuk mengurangi cahaya biru yang dipancarkan oleh layar. Cahaya biru disebut dapat membuat mata lebih cepat lelah. Fitur ini cukup berguna saat menggunakan ponsel di tempat gelap atau dalam waktu lama.

Berikut tampilan aplikasi-aplikasi yang terpasang.


Aplikasi Notes

Edit Notes

Musik, daftar lagu


Tampilan Now Playing

Aplikasi EyePro

Pengaturan EyePro

Kinerja Baterai

Advan memasangkan baterai berkapasitas 2,600mAh ke ponsel ini. Baterai ini cukup kecil untuk ukuran ponsel berlayar 5 inci. Sebagai pembanding, Xiaomi Redmi 3 dibekali baterai berkapasitas hampir dua kali lipat yaitu 4,000mAh.

Saat digunakan untuk penggunaan normal sehari-hari, baterai Advan G1 hanya mampu bertahan selama 7 jam 20 menit saja dengan waktu aktif layar totalnya mencapai 3 jam dan akses jaringan melalui WiFi aktif terus. Penggunaannya campuran dari bermain game, akses konten situs berita, bersosial media dan mengambil gambar melalui kamera utama.


Baterai cepat habis

Pengisian daya sekitar 2 jam

Tampaknya selain baterai yang kecil, chipset MediaTek MT8735P dan layar IPS cukup memakan banyak daya baterai. Layar sendiri mengkontribusi konsumsi 50% dari keseluruhan sementara aplikasi berat seperti game memakan 36%. Artinya saat digunakan bermain game, Advan G1 sangat boros baterai.

Untuk pengisian daya, Advan G1 tidak dilengkapi fitur isi daya cepat. Saat menggunakan charger bawaan, ponsel ini menyedot sekitar 1A / 4.9V atau 4.9W. Untuk mengisi daya dari 15% ke 100% dibutuhkan waktu 2 jam 3 menit. Durasi ini cukup wajar karena tidak ada dukungan isi daya cepat.

Kualitas Kamera

Advan G1 disebut memiliki “Smart Camera” berkat sensor kamera utama 13MP dan kamera depan 8MP. Kamera utama dilengkapi dengan optik Largan 5-elemen, bukaan lensa f/2.0 dan sensor berukuran piksel 1.4 mikron. Di atas kertas, spesifikasi kamera utama memang tampak bagus. Namun bagaimana dengan hasil jepretannya?


Foto 1: Modus Auto, Kondisi mendung berkabut, Rasio Aspek 4:3


Foto 2: Modus Auto, Kondisi cerah, Rasio Aspek 4:3


Zoom Foto 2: Modus Auto, Kondisi cerah, Rasio Aspek 4:3, Tingkat Zoom 70%


Foto 3: Modus Auto, Kondisi cerah, Rasio Aspek 4:3


Zoom Foto 3: Modus Auto, Kondisi cerah, Rasio Aspek 4:3, Tingkat Zoom 90%

Kualitas jepretan pada kondisi cahaya terang cukup baik. Bentuk dan detail foto tertangkap cukup tajam walaupun sedikit kurang tegas. Warna yang dihasilkan cenderung under-saturated meskipun dalam kondisi cahaya cukup.


Zoom Foto 2 (2): Modus Auto, Kondisi cerah, Rasio Aspek 4:3, Tingkat Zoom 100%. Simak bulir (noise) pada jalanan aspal

Jika disimak lebih detail dengan tingkat Zoom di atas 90% detail foto tampak berbulir (grainy) alias noise. Awalnya UlasAbis menduga gambar yang berbulir ini diakibatkan oleh pengaturan ISO auto yang lebih tinggi dari seharusnya sehingga sensor kamera menjadi lebih sensitif, menghasilkan bulir-bulir pada gambar. Namun saat nilai ISO diatur ke angka 100 (paling rendah), bulir ini tetap muncul. Sepertinya noise ini dihasilkan oleh sensor yang tidak dapat dihilang kecuali dengan fungsi de-noise melalui aplikasi pengolah foto.


Foto 4: Modus Auto, Kondisi Malam hari, Rasio Aspek 4:3


Zoom Foto 4: Modus Auto, Kondisi Malam hari, Rasio Aspek 4:3, Tingkat Zoom 80%

Untuk fotografi malam hari, kamera utama Advan G1 memiliki bukaan lensa f/2.0 yang seharusnya mampu menangkap cahaya yang cukup. Jepretan gambar foto 1 pada malam hari menghasilkan foto yang cukup baik namun kurang memiliki detail dan ketegasan. Selain itu hasilnya memiliki cukup banyak noise.

Hasil foto malam hari Advan G1 terbilang setara dengan hasil dari kamera ponsel kelas menengah lainnya seperti Galaxy J7 Prime, Xiaomi Redmi 3 dan Vivo V5. Cukup disayangkan karena salah satu fitur yang ditekankan Advan yaitu “Smart Camera” tidak berhubungan dengan hasil jepretan malam hari. “Smart Camera” sepertinya merujuk kepada fitur gestur pengaktifan kamera melalui goyangan + sensor sidik jari.

Aplikasi kamera yang ada di Advan G1 memiliki tampilan sederhana. Tidak ada pilihan modus dan filter pada tampilan dasar. Modus dapat dipilih dengan mengakses menu pengaturan kamera.

Pilihan modusnya cukup lengkap mencakup modus auto, normal, malam, sunset, party, potret, landskap, potret malam, teater, pantai, salju, foto stabil, kembang api, aksi dan cahaya lilin. ISO, White Balance (WB) dan Angka Pencahayaan (EV) dapat diatur juga pada menu pengaturan. ISO dapat diatur dari 100 – 1600, sementara EV dari -3 sampai 3 dengan dengan step 1. WB dapat dipilih dengan pengaturan awal cahaya incandescent, daylight, fluorescent, cloudy, twilight, shade dan warm fluorescent.


Aplikasi Kamera

Pilihan modus

Pengaturan Kamera


Pengaturan Video

Pengaturan Gambar

Pilihan Modus

Untuk pengambilan video, aplikasi kamera Advan G1 dapat mengambil gambar time lapse dengan interval mulai dari 1 detik hingga 10 detik per gambar. Selain itu pengambilan video mendukung fitur EIS (Electronic Image Stabilisation) yang dapat membantu kestabilan gambar yang direkam dari goyangan halus.

Aplikasi kamera Advan G1 sebenarnya memiliki pengaturan cukup lengkap. Sayangnya penataan akses pengaturan agak sulit. Aplikasi kamera lain menyediakan modus manual yang dapat mengatur WB, EV dan ISO langsung dari tampilan luar. Selain itu pilihan modus juga dapat diakses lebih cepat tanpa harus masuk ke menu pengaturan terlebih dahulu.

Di aplikasi ini tidak terdapat pilihan filter untuk jepretan kreatif. Namun Advan G1 memiliki peng-edit foto setelah foto diambil yang termasuk menambah filter unik.

Kualitas Audio & FM Radio

Fitur audio juga diandalkan oleh Advan pada produknya ini dengan jargon “Professional Audio” dan “Titanium Acoustic” dengan kualitas Orkestra. Ini merujuk ke speaker besar yang tertanam di bagian belakang perangkat. Disebutkan bahwa speaker ini menghasilkan suara bass yang solid dan spektrum audio yang lebar.


Posisi speaker di bagian belakang perangkat. Speakernya cukup nyaring.

Saat diuji, memang speaker luar Advan G1 cukup nyaring dan suaranya jernih serta cukup detail. Saat volume maksimum, suara dari speaker Advan G1 mampu mencapai 85 decibel. Suara sekeras ini mampu dengan mudah mengalahkan suara yang dihasilkan ponsel pintar lainnya.

Sayangnya speaker ini menghadap ke bawah saat diletakkan di atas meja, sehingga suara yang dihasilkan tidak terdengar jelas. Jadi untuk bisa mendengarkan kerasnya suara speaker Advan G1, perangkat harus diletakkan layar di bawah atau dengan stand ponsel.

Jangan lupa bahwa Advan G1 dibundel dengan earphone in-ear premium. Saat dites, earphone ini memang menghasilkan suara bass yang cukup terasa, sangat berbeda dari earphone bawaan ponsel Samsung yang terdengar rata.

Earphone ini akan lebih terasa jika Advan G1 dilengkapi dengan pengaturan Equalizer untuk lebih menonjolkan suara bass dan trebel. Sayangnya fitur ini tidak ada di Advan G1. Pengguna hanya dapat mengatur satu tombol untuk menguatkan suara pada menu Setelan > Suara & Notifikasi > Penguatan Suara > BesAudEnh.

Uniknya, earphone bawaan Advan G1 ini lebih nyaman dipakai di ponsel lain yang memang memiliki chip audio terdedikasi dan aplikasi pengaturan suara seperti ZUK Z1 dan Vivo V5. Lagi, kekurangan Advan G1 adalah di aplikasi untuk mendukung fitur unggulan yang ditawarkan.


Aplikasi FM Radio

Pengaturan

Tampilan Daftar Stasiun

Advan G1 dilengkapi dengan penangkap sinyal FM Radio. Resepsi sinyal ponsel ini terbilang cukup bagus dengan noise yang minimum. Untuk menikmati siaran radio, earphone harus dipasangkan. Aplikasi FM Radio-nya pun cukup standard, namun memiliki fungsi yang lengkap termasuk merekam siaran radio, sleep timer dan pencarian stasiun radio.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Advan G1 merupakan ponsel dengan fitur unggulan dari segi desain, kamera dan audio. Desainnya memang menawan dengan paduan bodi metal unibody dengan lekukan halus di bagian belakang dan kaca Gorilla Glass penuh di bagian depan berdesain 2.5D. Kameranya cukup mumpuni untuk fotografi dengan cahaya cukup. Untuk urusan audio, speakernya yang besar mampu menghasilkan suara yang jernih dan nyaring.

Dari segi performa, ponsel ini cukup mumpuni untuk penggunaan sehari-hari, namun agak tertinggal untuk bermain game 3D berat. Untuk bermain game ringan, ponsel ini cukup mampu menjalankannya dengan lancar. Tampilan transisi berpindah aplikasi dan layar cukup halus, namun agak terpatah saat menutup aplikasi berat.

Sayangnya ponsel ini butuh diasah pada dua aspek, yaitu pada (1) aspek tampilan antar muka: tampilan penggunaan bagian notifikasi, akses beberapa opsi aplikasi kamera dan (2) fitur pengaturan keluaran audio seperti equalizer atau penguat bass dan trebel. Jika ada fitur-fitur tersebut, banderol Rp. 2.3 juta terbilang cukup sepadan.

Ponsel Lain Untuk Pertimbangan

Pesaing Advan G1 di kisaran harga Rp. 2 juta – 2.5 juta cukup banyak dan rata-rata memiliki keunggulan dalam hal performa.

Redmi 4 Prime dari Xiaomi memiliki chipset yang 3 kali lebih bertenaga yakni Snapdragon 625 dari Qualcomm. Hasil jepretan kamera utama terbilang setara. Fitur juga sama lengkap, yakni sensor sidik jari, bodi metal dan kaca 2.5D. Namun ponsel Xiaomi ini jelas unggul dalam bermain game berat sekalipun, berkat chipset yang lebih unggul. Selain itu kapasitas baterai ponsel ini jauh lebih besar yakni 4,100mAh dibanding 2,600mAh pada Advan G1.

Sayangnya ponsel Xiaomi ini masih dijual oleh importir umum yang garansinya sulit diklaim, sementara Advan G1 memiliki garansi resmi 1 tahun dari produsennya langsung.


Xiaomi Redmi 4 Prime (32GB)

Cek: Perbandingan spesifikasi Advan G1 vs. Redmi 4 Prime di tautan ini.

Pesaing lainnya adalah ponsel buatan pabrikan China yaitu Meizu M3S. Ponsel ini memiliki harga sama dengan Advan G1 dan menawarkan fitur mirip, yakni sensor sidik jari, desain metal dan kaca 2.5D, kamera utama 13MP dan kapasitas RAM 3GB. Keunggulannya Meizu M3S memiliki chipset lebih bertenaga yakni MediaTek MT6750, ROM 32GB, dan baterai lebih besar 3,020mAh.


Meizu M3S (32GB)

Cek: Perbandingan spesifikasi Advan G1 vs. Meizu M3S 16GB di tautan ini.

Cek: Seluruh ponsel kelas menengah kisaran Rp. 1.5 – 2.5 juta di tautan ini.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Advan G1?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

16 Komentar

  • Usman:
    12 Jul 2017 · 18:54

    Menu pengaturan sistem pada advan G1 saya memang ndak ada menu kontrol gesture dan menu mode selfinya mas.
    Mungkin kawan2 lain juga ada yang mengalami kasus seperti saya.
    Saya mau kirim screen shootnya di laman ini ndak tahu caranya.
    Bagaimana mas solusinya ,apakah saya punya G1 ini palsu.terima kasih

    • 12 Jul 2017 · 19:48

      Gan Usman, coba gan cek versi sistem operasi yang terpasang di Advan G1 32GB. Di unit G1 ane, versinya G1_20170113-1603. Agan bisa cek nomor versi di menu Setelan > Tentang Ponsel > Pembaruan Nirkabel.

      Jika nomor versinya berbeda, kemungkinan besar isinya juga berbeda. Tapi memang disayangkan pengaturan fitur di model ponsel G1 32GB lebih sedikit dari yang versi 16GB..

  • Annisa:
    11 Jul 2017 · 16:22

    Sorry gan
    Udah bisa. Ternyata SIM-card ny yg error…. Hehehe

  • Annisa:
    11 Jul 2017 · 15:57

    Gan mau tanya. Saya baru beli hp Advan g1. Tapi kok ga bisa buat telpon atau terima telpon. Itu kenapa ya??

  • Usman:
    11 Jul 2017 · 03:04

    Koq Advan G1 saya ndak ada menu gesturenya dan mode selfinya.G1 saya yang ram 3 internal 32.
    Apa lagi beda yg lainnya dengan antara versi memori 32 GB dgn yg memori 16 GB.Selain masalah gesture tersebut.

    • 12 Jul 2017 · 19:45

      Halo gan Usman. Ane curiga sistem operasi yang tertanam di Advan G1 versi 32GB berbeda dengan yang 16GB.

  • Anang:
    04 Jul 2017 · 18:33

    Mautanya bos
    Untuk cara penggunaan OTG di Advan G1 gimana ya dan cara pindain file dari dari hp ke OTG nya .terima kasih gan sebelum nya

    • 04 Jul 2017 · 21:43

      Halo gan Anang. Setelah OTG drive dipasang ke port micro USB, di notifikasi akan muncul keterangan pintasan “Drive USB”. Jika diklik, agan akan langsung masuk ke aplikasi “Pengelolah Berkas” untuk browse file di dalam drive USB dan internal. Untuk memindahkan file:
      1. Tekan lama file yang ingin dipindahkan,
      2. Pilih “Salin” saat muncul opsi di bawah layar
      3. Masuk ke memori internal, tempat folder tujuan
      4. Pilih “Tempel” dari opsi di bawah layar

  • imas:
    24 May 2017 · 23:07

    kalo di iklan bisa nyetel musik. kalo bosan bisa beralih pada daftar musik berikutnya dengan cukup di goyang. pengaturannya lewat mana ya ?

    • 25 May 2017 · 14:10

      Halo gan Imas. Mungkin bukan beralih daftar musik kali gan? Di Advan G1 ada fitur goyang + tekan sensor sidik jari untuk masuk ke mode Selfie dengan cepat. Kalau ada yang untuk mengganti daftar lagu, bisa di-share ke sini link iklannya, gan..

  • Heru:
    23 May 2017 · 09:56

    Mas, kok gk ada di menu sistem ya untuk “Mode Selfie”. saya nyari-nyari tetep gk ada. Trus cara setting fingerprint yang ada di belakang supaya bisa untuk mengambil foto bagaimana?
    Mohon informasi nya!! (bales via email saja) terima kasih.

    • 23 May 2017 · 20:09

      Halo gan Heru. Pilihan “Mode Selfie” ada di menu Setelan bagian Sistem. Di bawah ini screenshot-nya, gan:

      Untuk pakai fingerprint tidak perlu disetting, gan, pengaturan awalnya sudah bisa pakai sensor fingerprint untuk ambil foto selfie.

      • Usman:
        12 Jul 2017 · 18:47

        Nah advan saya menunya ndak sama dengan screen shootnya yg mas kirim.apakah G1 saya ini palsu

  • Bakti:
    25 Apr 2017 · 19:49

    Mau nanya klo d iklan dengan d goyang saja sudah langsung kamera tp kenyata, an nya kog ngak bisa apa ada pengaturan lain

    • 25 Apr 2017 · 20:36

      Bisa, gan Bakti, caranya Advan G1 digoyang sambil menekan sensor sidik jari di belakang perangkat, kalau digoyang aja gak ditekan, gak bisa masuk ke selfie, gan. Pengaturannya ada di menu Setelan > Mode Selfie (di bagian Sistem) > Mode Selfie dalam keadaan aktif.

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).