Blackberry Aurora – Ulasan

Blackberry Aurora

Rating UlasAbis:
7.1

Desain

7.5

Performance

7

Fitur

7.2

Value for Money

6.8
Keunggulan:
+ Keamanan ponsel khas Blackberry
+ Kapasitas RAM besar
+ Aksesoris lengkap
Kekurangan:
- Desain kurang menarik
- Material bodi dari plastik, kurang berkesan elegan
- Tidak ada sensor sidik jari & FM Radio
- Kamera belakang kurang bagus


 

Blackberry Aurora merupakan ponsel berbasis Android pertama yang dirilis oleh PT BB Merah Putih sebagai pemegang lisensi merek Blackberry di Indonesia. Ponsel ini mengandalkan desain, teknologi, layar lebar dan baterai yang handal untuk pemasarannya.

PT BB Merah Putih (BBMP) merupakan perusahaan patungan yang mengaet pabrikan ponsel kawakan nasional yaitu Evercoss. Di situs resminya, PT BB Merah Putih ingin memproduksi ponsel yang inovatif dan berkualitas tinggi untuk konsumen Indonesia dengan memanfaatkan teknologi Blackberry.

Lalu seperti apa ponsel pintar keluaran pertama dari BBMP, Blackberry Aurora? Simak ulasan khas UlasAbis berikut ini.


Blackberry Aurora

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Blackberry Aurora:

  • Kisaran harga Rp. 3.5 juta (per Maret 2017)
  • Layar IPS 5.5 inci resolusi HD 1280 x 720 (267 ppi)
  • Bodi berbahan plastik dengan bagian belakang bertekstur
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 425 dengan 4-inti CPU Cortex-A53 @1.4GHz dan GPU Adreno 308
  • RAM 4GB LPDDR3 dan ROM 32GB
  • Slot expansi MicroSD terdedikasi mendukung sampai 128GB
  • Sistem operasi Android Nougat 7.0 dengan Blackberry Launcher & Blackberry Hub
  • Ketebalan hanya 8.5mm, Bobot 178gr
  • Kamera Utama 13MP dan Kamera Depan 8MP
  • Baterai kapasitas 3,000mAh, tidak dapat diganti
  • Dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia dengan Dual SIM card
  • Wifi b/g/n, Bluetooth 4.1
  • Sensor lengkap: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas atau Magnetik dan Sensor Langkah

Kekurangan:

  • Tidak ada sensor pemindai sidik jari
  • Resolusi layar HD, kurang tajam
  • Kualitas kamera kurang bagus pada kondisi cahaya minim
  • Bahan bodi plastik, kurang memberikan kesan elegan

Di atas kertas, Blackberry Aurora tergolong ponsel kelas menengah dengan beberapa aspek plus, seperti RAM berkapasitas tinggi dan sistem operasi Android 7.0 Nougat dengan aplikasi khas Blackberry. Tentunya, sebuah ponsel Blackberry bukanlah Blackberry tanpa aplikasi khusus yang khas. Aplikasi ini ditujukan untuk menambah produktivitas pengguna dalam melakukan pekerjaan khususnya di kantor.

Namun apakah ponsel ini memiliki fitur dan pengalaman penggunaan ponsel yang sepadan dengan banderol harganya di kisaran Rp. 3.5 juta?

Paket Penjualan


Kemasan perangkat utama


Bonus flip cover (kiri) dan Speaker Bluetooth JBL Go (kanan)

Blackberry Aurora dibundel dengan paket penjualan yang cukup wah pada saat dirilis. Paket penjualannya disertai dengan speaker Bluetooth merek JBL dan sebuah flip cover yang kompatibel dengan Aurora.


Isi dari dalam kotak: Perangkat utama, charger 5V/1A, kabel charger, earphone dan panduan

Kemasan yang memuat perangkat tampil sederhana dengan di bagian depan tergambar ponsel dengan layar aktif pada tampilan home. Di dalamnya terdapat perangkat utama, panduan penggunaan, charger 5V / 1A, kabel micro-USB sepanjang 1 meter dan sebuah earphone tipe in-ear, semuanya berwarna hitam.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Blackberry Aurora


Bagian belakang

Blackberry Aurora memiliki desain yang sederhana dengan bahan bodi terbuat dari plastik dengan tekstur permukaan mirip karet. Bagian depan ditutupi oleh kaca dengan desain 2.5D. Tidak ada bahan metal sedikit pun pada permukaan bodi Blackberry Aurora.


Bagian belakang dapat dibuka tempat slot SIM card (2x) dan microSD, tapi baterainya tidak dapat dilepas

Berbeda dengan kebanyakan bodi ponsel saat ini, bagian belakang perangkat Aurora dapat dibuka. Setelah dibuka, slot kartu SIM dan kartu microSD dapat diakses. Sayangnya, meskipun bagian belakang dapat dibuka, baterainya tidak dapat dilepas begitu saja. Hal ini cukup unik, karena biasanya ponsel yang didesain dapat dibuka panel belakangnya, baterainya dapat dilepas untuk diganti.

Bagian depan perangkat didominasi oleh layar tampilan utama dengan bezel yang cukup tebal sekitar 5mm di kiri dan kanan layar, serta 15mm di atas dan bawah layar.


Bagian depan atas layar, dari kiri ke kanan: lampu notifikasi LED, sensor cahaya & proximity, grill speaker, kamera depan dan lampu flash LED


Lampu LED notifikasi saat menyala

Di atas layar terdapat gril speaker panggilan di tengah, diapit oleh lampu notifikasi LED, sensor cahaya dan sensor proximity di sisi kiri dan kamera depan dan lampu flash LED di sisi kanan. Sensor cahaya dan proximity tampak menyatu dengan sekelilingnya sehingga tidak mudah terlihat dan terkesan rapih.


Bagian depan bawah layar, hanya logo dan tulisan Blackberry

Di bawah layar tidak ada tombol navigasi sentuh maupun tombol mekanis. Hanya ada logo dan tulisan Blackberry berwarna putih yang tercetak di bawah lapisan kaca bagian depan.


Bagian belakang, terdapat kamera utama dan lampu flash LED ganda, serta logo Blackberry di tengah

Bagian belakang perangkat memiliki permukaan bertekstur bulatan kecil yang seluruhnya terbuat dari bahan plasti dengan tekstur yang sama dengan pinggiran ponsel, terasa seperti karet. Permukaan ini tidak licin sama sekali.


Bagian belakang bagian bawah terletak speaker keras

Di bagian belakang sebelah atas, terdapat kamera utama di tengah dan lampu flash ganda dengan dua tone. Di bawahnya terdapat logo Blackberry mengkilap seperti cermin. Di bagian paling bawah panel belakang terdapat lubang memanjang yang merupakan tempat keluar suara dari speaker keras.

Selanjutnya kita simak bagian samping perangkat.


Gambar atas ke bawah: sisi bawah, sisi kiri, sisi atas dan sisi kanan

Blackberry Aurora memiliki tiga tombol di sisi kiri dan kanan. Satu tombol di sisi kiri merupakan tombol power / kunci. Dua tombol di sisi kanan berfungsi sebagai tombol volume di sebelah atas, dan tombol khusus di bawahnya.

Tombol khusus ini disebut Tombol Praktis yang dapat diprogram untuk tindakan tertentu di menu pengaturan perangkat. Tindakan yang dapat dipilih antara lain mengunci perangkat, buka aplikasi, panggil cepat, kirim pesan dan berbagai tindakan lainnya. Total, ada 26 tindakan yang dapat ditugaskan ke tombol ini. Sayangnya tidak ada pilihan tindakan membuka perangkat, hanya ada untuk menguncinya saja.

Di sisi atas perangkat terdapat port audio 3.5mm di sebelah kiri. Di sisi bawah perangkat ada lubang kecil yang merupakan posisi mikrofon di sebelah ujung kiri dan port micro-USB di ujung sebelah kanan.

Blackberry Aurora memiliki dimensi yang standard untuk ponsel dengan layar 5.5 inci, yaitu 152 x 76.8 x 8.5 mm. Saat digenggam, Aurora terbilang mantap berkat bodi plastik yang tidak terlalu licin dan beratnya yang mencapai 178 gr, yang tergolong cukup berat. Rata-rata ponsel dengan layar 5.5 inci di database UlasAbis memiliki berat 163 gr.


Ukuran perangkat pas di tangan. Material bodi terbuat dari plastik

Sayangnya bodi plastik Aurora membuat kesan menggenggam ponsel ini tidak terasa elegan dan premium. Material bodi ponsel di rentang harga Rp. 3.5 jutaan umumnya sudah mengadopsi bodi metal, seperti Samsung Galaxy J Prime, Vivo V5 dan Oppo F1s. Bagi yang mencari ponsel berdesain elegan, Blackberry Aurora mungkin kurang sesuai.

Layar dan Tampilan

Layar utama Blackberry Aurora memiliki ukuran 5.5 inci dengan resolusi HD 1280 x 720 yang diterjemahkan ke kepadatan piksel 267 ppi. Angka tersebut jauh dari tampilan “Retina” di kisaran 312 ppi.


Tulisan kurang terlihat tajam, karena kepadatan piksel 267 ppi

Akibatnya tulisan dan gambar di layar tampil kurang tajam. Bagi pengguna yang terbiasa melihat layar dengan kepadatan piksel tinggi, melihat tampilan di layar Blackberry Aurora bisa agak melelahkan dan kurang memuaskan.

Ponsel dengan layar 5.5 inci umumnya menggunakan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel, seperti Samsung Galaxy J7 Prime dan Xiaomi Redmi Note 4. Bahkan Lenovo K4 Note yang dibanderol lebih murah dari Blackberry Aurora sudah mengusung layar 5.5 inci Full HD.


Layar IPS Blackberry Aurora di bawah sinar matahari, tingkat kecerahan diatur maksimum

Blackberry Aurora menggunakan layar bertipe IPS. Keunggulan layar IPS adalah tingkat kecerahan maksimum yang lebih tinggi dari tipe layar AMOLED. Layar Aurora tidak terkecuali, saat setelah kecerahan maksimum, tampilan di layar dapat dengan mudah terlihat meski di bawah sinar matahari langsung.

Warna di layar tergolong cukup baik, namun cenderung under-saturated atau tidak jenuh sehingga gambar berwarna terkesan flat, tidak vibrant. Sayangnya sistem operasi pada Aurora tidak menyediakan pengaturan saturasi warna tampilan.

Secara keseluruhan, layar Blackberry Aurora bisa lebih baik lagi. Resolusi Full HD setidaknya digunakan pada ponsel dengan ukuran layar 5.5 inci.

Performa

Blackberry Aurora ditenagai oleh chipset Snapdragon 425 dari Qualcomm. Chipset ini memiliki 4-inti CPU 64-bit Cortex-A53 dengan frekuensi 1.4GHz. Pengolah grafisnya mengandalkan GPU Adreno 308. Kapasitas RAM yang tersedia mencapai 4GB dengan tipe LPDDR3.

Dengan perangkat keras tersebut, performa Blackberry Aurora saat digunakan normal terbilang lancar tanpa patah-patah dan responsif. Animasi transisi buka kunci perangkat dan saat berpindah tampilan juga berjalan mulus dan tidak tersendat. Saat berpindah antar aplikasi aktif, transisi juga mulus.

Untuk bermain game, ponsel ini cukup mumpuni menjalankan game ringan seperti Clash of Clans. Waktu memuat game populer ini cukup cepat, yakni hanya 7.4 detik, berkat RAM berkapasitas 4GB dan sistem operasi Android 7.0 Nougat yang lebih efisien dalam membuka aplikasi.

Blackberry Aurora mencetak skor 36,773 yang tergolong agak rendah untuk ukuran ponsel saat ini. Skor ini sekelas dengan ponsel flagship tahun 2013 lalu seperti LG G2. Jika dilihat detil skor uji AnTuTu, ponsel ini terseok pada uji grafis 3D, sementara skor CPU cukup baik.


Skor AnTuTu: 36,773

Skor CPU OK, Skor 3D kurang

Spesifikasi

Jadi, secara performa, Blackberry Aurora dapat digunakan untuk membuka aplikasi sosial media, berselancar di dunia maya dan bermain game ringan dengan lancar. Dan berkat kapasitas RAM 4GB, semua aplikasi tersebut dapat aktif secara bersamaan.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Blackberry Aurora menggunakan sistem operasi Android 7.0 Nougat yang dilengkapi dengan berbagai aplikasi khas Blackberry seperti Blackberry Launcher, DTEK by Blackberry dan Blackberry Hub. Sisanya, sistem operasi ini seperti Android versi dasar alias Stock Android.

Blackberry Launcher merupakan balutan tampilan yang mencakup interaksi pengguna dengan perangkat seperti laci aplikasi (Application Drawer) dan panel pengaturan cepat (Quick Panel). Blackberry Hub membantu pengguna menyatukan seluruh pesan yang masuk ke perangkat dari berbagai aplikasi. DTEK by Blackberry membantu menjaga keamaan perangkat seperti pengaturan ijin aplikasi, enkripsi data, kunci layar dan akses jarak jauh.


Tampilan Home

Laman 2

Laman 3


Aplikasi Google

Laci Aplikasi 1

Laci Aplikasi 2

Aplikasi Google semuanya lengkap terpasang, seperti GMail, Play Music, Play Film, Drive, YouTube, Maps, Chrome dan Google. Untuk galeri, Blackberry Aurora mengandalkan aplikasi dari Google juga, yaitu Photos atau Foto.

Blackberry juga menyediakan beberapa aplikasi untuk memudahkan penggunaan ponsel seperti Password Keeper dan Transfer Konten. Yang pertama dapat digunakan untuk menyimpan password yang digunakan pada berbagai aplikasi atau situs, sementara yang kedua dapat membantu memindahkan data kontak dan pesan dari perangkat lain berbasis iOS, Android dan Blackberry.


Aplikasi Blackberry Hub

Tampilan Blackberry Hub

Blackberry Hub+


Aplikasi DTEK by Blackberry

Transfer Konten

Aplikasi dasar lainnya tersedia lengkap, dan dengan tampilan yang rapih dan fungsional. Pesan, Kontak, Panggilan, Catatan, Kalender, Tugas, Kalkulator dan Jam. Berikut ini tampilan berbagai aplikasi di dalam Blackberry Aurora.


Aplikasi Foto

Aplikasi Catatan

Aplikasi Jam


Aplikasi Alarm

Aplikasi Timer

Aplikasi Stopwatch


Aplikasi Kalkulator

Aplikasi Kalkulator 2

Aplikasi Tugas


Panel samping khas Blackberry

Notification Panel

Quick Panel

Secara keseluruhan, aplikasi di Blackberry Aurora cukup lengkap dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tidak ada bloatware terpasang di sini, dan ini merupakan nilai plus. Aplikasi khas Blackberry dapat membantu aktivitas dan produktivitas sehari-hari, khususnya bagi pekerja kantoran berkat aplikasi Google Office yang dapat mengolah spreadsheet, slide dan dokumen.

Kinerja Baterai

Baterai yang dipasangkan dalam Blackberry Aurora memiliki kapasitas 3,000mAh. Dengan kapasitas ini, ponsel dapat digunakan selama 1 hari penuh untuk beraktivitas. Dimulai dengan baterai penuh di pagi hari, Aurora menyisakan kapasitas 26% pada jam 7 malamnya. Pemakaiannya mencakup 1 jam melakukan panggilan telepon, berselancar di internet dengan Chrome selama 2 jam, bermain game ringan 1 jam dan sekitar 50 menit navigasi dengan aplikasi Maps.

Untuk pengisian daya, ponsel ini tidak didukung teknologi isi daya cepat seperti Quick Charge. Charger bawaan memiliki rating 5V / 1A atau 5W. Ponsel dapat terisi dari 15% ke 100% dalam waktu sekitar 2 jam 16 menit, waktu yang cukup lama.

Kualitas Kamera

Kamera utama Blackberry Aurora memiliki sensor beresolusi 13MP dengan fitur autofokus PDAF. Tidak ada informasi fitur kamera lainnya lensa elemen jamak, sudut lensa atau diafragma lensa. Namun setelah membandingkannya dengan ponsel lain, sudut lensa Aurora adalah wide-angle dan diafragma lensa sekitar f/2.4.

Dilihat dari fisik lensanya, kamera utama tergolong kecil, yang berarti ukuran sensornya juga kecil. Teorinya, sensor yang kecil dan diafragma yang tergolong kecil kurang bagus saat menjepret objek dalam keadaan kurang cahaya.

Kita simak hasil jepretan Blackberry Aurora berikut ini.


Foto 1: Modus Auto, Kondisi luar ruang, Cerah, HDR Off, Spot Metering, Rasio 4:3


Foto 2: Modus Auto, Kondisi luar ruang, Cerah, HDR Off, Rasio 4:3


Zoom Foto 2: Tampak detail hilang, bentuk objek tidak tegas, agak berbulir atau grainy

Pada kondisi cahaya mencukupi, kamera utama menghasilkan jepretan yang rata-rata saja. Modus auto menghasilkan gambar yang cenderung under-expose. Detail tampak kurang tajam meskipun sensornya memiliki resolusi 13MP, seperti yang terlihat pada Zoom Foto 2.

Dengan banderol Rp. 3 juta lebih, kualitas kamera Blackberry Aurora terbilang kurang bagus bahkan pada kondisi cahaya yang cukup. Lalu bagaimana kualitas foto pada kondisi cahaya kurang seperti di petang hari?


Foto 3: Modus Auto, Kondisi luar ruang, Petang, HDR Off, Spot Metering, Rasio 4:3


Foto 4: Modus Auto, Kondisi luar ruang, Petang, HDR Off, Rasio 4:3

Hasilnya sesuai dugaan, kamera utama Blackberry Aurora tidak bisa menghasilkan jepretan yang baik pada kondisi cahaya minim. Hasilnya sangat berbulir alias banyak noise di bagian yang monoton seperti langit pada Foto 3 dan Foto 4. Objek yang tertangkap juga tampak blur dengan bentuk tidak tegas.

Pada Foto 4, efek vignetting tampak sangat jelas. Efek ini tidak diharapkan terjadi. Seluruh sudut gambar terlihat lebih gelap dibanding bagian tengahnya. Foto 3 juga menunjukkan vignetting ringan. Kami menduga ini adalah jenis vignetting optikal akibat ketidaksesuaian susunan lensa optik di depan sensor.

Bagi pecinta fotografi malam hari, ponsel ini bukanlah pilihan yang terbaik. Banyak ponsel dengan kamera lebih baik di rentang harga yang lebih rendah dari Blackberry Aurora.

Aplikasi kamera pada Blackberry Aurora terbilang cukup lengkap. Modus Pro tersedia dengan pilihan kendali yang cukup banyak. Selain itu ada modus Aperture Elektronik yang mirip modus Pro namun dengan tambahan kendali diafragma. Kendali diafragma ini dilakukan secara digital, bukan mekanikal dengan menggeser lensa.

Modus Pro memungkinkan pengguna mengatur Durasi Rana atau eksposur, Keseimbangan Putih, Angka ISO dan Jarak Fokus. Durasi Rana dapat diatur dari 1/60000 sampai maksimum 2 detik. Keseimbangan Putih dapat dikendalikan dari 2500 – 7500 K. Angka ISO tersedia dari 100 sampai 3200, sementara jarak fokus dapat diatur dari makro sampai tak hingga.

Pada modus Aperture Elektronik, Keseimbangan Putih dan Jarak Fokus dapat dikendalikan, selain kendali diafragma dari f/2.8 sampai f/44. Kompensasi Rana juga dapat diatur dari -3 sampai +3 dengan langkah 1 step.


Aplikasi Kamera, Modus Auto

Modus Pro

Modus Aperture Elektronik

Selain itu ada fitur Kloning Kamera. Fitur Kloning Kamera dapat menggabungkan dua atau lebih foto menjadi satu dengan foto pertama sebagai latar dan objek pilihan di foto kedua akan digabungkan ke foto pertama. Objek dipilih dengan menandakan bagian mana yang akan digabungkan. Hal ini tidak mudah dilakukan karena sulitnya mengatur batas objek yang akan digabungkan. Hasilnya pun cenderung kurang rapih.


Fitur Kloning Kamera

Fotografi Selang Waktu

Modus video tersedia dengan dua pilihan resolusi, yaitu 1080p dan 720p. Keduanya memiliki kecepatan frame 30 fps. Untuk merekam video, kamera utama tidak dilengkapi dengan fitur stabilisasi OIS maupun EIS, sehingga getaran saat merekam video akan terekam.

Secara keseluruhan, kamera yang dibekali di Blackberry Aurora bisa lebih baik lagi. Kualitas sensor dan lensa seharusnya bisa lebih bagus untuk mengurangi cacat seperti vignetting dan noise. Cukup banyak ponsel dengan banderol sekelas Blackberry atau lebih murah namun memiliki kualitas jepretan yang lebih baik.

Kualitas Audio & FM Radio

Blackberry Aurora dibekali speaker mono yang terdapat di bagian belakang perangkat. Speaker ini cukup nyaring, dan dengan volume maksimum, suara yang dihasilkan mencapai 82 decibel. Sebagai pembanding, Advan G1 yang membanggakan speaker “Titanium Acoustic”-nya dapat menyemburkan suara 83 decibel, yang mana sedikit lebih nyaring.


Speaker keras (Loudspeaker) menghadap ke belakang

Sayangnya speaker pada Blackberry Aurora terletak di belakang perangkat, sehingga saat diletakkan di atas meja, suara keluaran speaker ini terdengar mendem. Untuk menikmati musik dari speaker keras, ponsel harus dalam keadaan terbalik atau dimiringkan.

Untuk memutar musik, Aurora mengandalkan aplikasi asli Google yaitu Play Music. Aplikasi ini dapat memutar musik dengan baik, serta membuat daftar putar atau playlist. Di setelan Play Music, terdapat equalizer yang terbilang sangat baik. Anda bisa mengatur bass dan trebel serta efek surround untuk memperkaya keluaran musik dengan menggunakan earphone atau headphone.

Ponsel ini tidak dilengkapi penangkap siaran FM Radio. Hal ini cukup disayangkan karena siaran radio masih cukup populer di Indonesia. Namun bagi Anda yang tidak bisa ketinggalan siaran radio favorit, masih dapat menggunakan aplikasi streaming stasiun radio kesayangan Anda dari Play Store, jika ada tentunya.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Blackberry Aurora merupakan ponsel kelas menengah dengan aplikasi khas Blackberry dengan dasar sistem operasi Android 7.0 Nougat. Aplikasi yang ditawarkan Blackberry terbilang mampu meningkatkan produktivitas berkat kemudahan mengakses pesan dan email melalui Blackberry Hub dan fitur keamanan perangkat DTEK oleh Blackberry.

Sayangnya piranti keras Blackberry Aurora seharusnya bisa lebih baik lagi di kisaran harga Rp. 3.5 juta. Ponsel lain di kelas harga segini menawarkan chipset yang lebih bertenaga, layar Full HD dan kamera utama yang lebih baik kualitasnya. Bahan material bodi juga lebih baik menggunakan metal karena lebih menawarkan kesan elegan dan premium seperti yang biasa ditawarkan ponsel kelas menengah saat ini.

Untungnya kualitas keluaran audio pada Aurora tidak mengecewakan. Speaker lantang-nya cukup nyaring. Dan bagi yang suka mendengarkan musik melalui earphone atau headphone, keluaran suara ponsel ini cukup baik, berkat pengaturan equalizer yang dapat mengendalikan Bass dan efek Surround.

Dengan harga Rp. 3.5 jutaan, banyak ponsel lain yang dapat bersaing dengan Blackberry Aurora. Samsung Galaxy J7 Prime yang dibanderol di kisaran harga Rp. 3.5 jutaan memiliki chipset, layar dan kamera utama yang lebih unggul dibanding Aurora. Ponsel Samsung ini juga dilengkapi aplikasi Microsoft Office yang dapat membantu produktivitas di jalan. Bodi dan material ponsel ini yang terbuat dari bahan metal juga berkesan lebih premium.


Samsung Galaxy J7 Prime

Cek: Perbandingan spesifikasi Blackberry Aurora vs. Samsung Galaxy J7 Prime di sini.
Cek: Ulasan khas UlasAbis Galaxy J7 Prime di sini.

Xiaomi Redmi Note 4 memiliki piranti keras yang lebih baik dibanding Blackberry Aurora. Chipset Helio X20 pada Redmi Note 4 atau Snapdragon 625 pada Redmi Note 4X jelas lebih unggul dari Snapdragon 425 pada Aurora. Kamera utama, Layar dan kapasitas baterai Redmi Note 4 lebih unggul juga. Terakhir, banderol harga Redmi Note 4 berada di kisaran Rp. 2.3 jutaan, jauh di bawah Aurora.


Xiaomi Redmi NOte 4

Cek: Perbandingan spesifikasi Blackberry Aurora vs. Xiaomi Redmi Note 4 di sini.
Cek: Ulasan khas UlasAbis Redmi Note 4 di sini.

Jika Anda memiliki budget lebih dan membutuhkan kamera lebih baik, maka ASUS ZenFone 3 ZE552KL patut dipertimbangkan. Ponsel ini memiliki spek, layar dan kamera utama lebih baik dibanding Blackberry Aurora. Namun banderolnya cukup tinggi, yaitu di kisaran Rp. 4.6 jutaan.


ASUS ZenFone 3 ZE552KL

Cek: Perbandingan spesifikasi Blackberry Aurora vs. ASUS ZenFone 3 ZE552KL di sini.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Blackberry Aurora?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

47 Komentar

  • Leonardo da vincit:
    14 Apr 2018 · 23:04

    Ini sih bb aurora dimana gallery fotonya yak.

    • 15 Apr 2018 · 20:19

      Gunakan aplikasi Photos, ini app gallery bawaan Google, gan.

  • oke:
    10 Apr 2018 · 14:26

    BB aurora saya semuanya berfungsi dengan baik dan untuk telp atau terima telp bisa dilakukan…. Tapi disaat telp sudah tersambung, maka tampilan layarnya langsung hilang. sehingga saya hanya bisa bicara dan setelah pembicaran selesai saya tidak bisa menghentikan pembicaraan karena tampilannya dilayar hilang (tapi tampilan notifikasi masih bisa muncul). Apakah bisa memberikan solusi? dan jika harus service, harus dibawa kemana? Terima kasih

  • Wulan:
    04 Apr 2018 · 15:28

    W beli aurora baru pake 1 bulan tombol power nya rusak Alhasil sarung nya/ flip cover maksudnya w pake lagi,😂 mungkin kemaren kena air pas kepantai trus solusinya gimana bro masak iya disekolahin/service

  • Hendra:
    11 Mar 2018 · 20:42

    Saya beli bb aurora, knp tdk bs dberopersi internet nya kalo pake simcard, tp pake wifi bs,

    • 14 Mar 2018 · 21:52

      Halo gan Hendra. Kemungkinan kartu SIM agan belum diregistrasi dengan benar. Saran ane, agan bawa kartu SIM ke layanan konsumen operator agan untuk dicek.

  • Angga:
    07 Mar 2018 · 22:13

    File galerinya kok tidak ada ya gan…???

  • chandra:
    06 Mar 2018 · 19:04

    ini kok hp bb aurora saya gak bisa ya stuck digmbar yg bulat mau masuk gak bisa hank total caranya gmna ya gan?

  • herdy:
    20 Feb 2018 · 08:41

    buka folder untuk radionya gimana ya gan?

  • Yuni:
    17 Feb 2018 · 20:53

    Kenapa kalo saya live ,kualitas suaranya tidak bagus yaa..suara yg dihasilkan tidak bagus, apakah ada setingannya atau memang seperti itu ya kualitasnya)

  • firdaus:
    04 Feb 2018 · 00:25

    bb sy baru 4 hari beli knpa tiba tiba hang..layar ada bercak dan baru sebentar di pake terasa suhu hp meningkat panas..thxs mr chan

    • 12 Feb 2018 · 21:24

      Jika hp terasa panas saat bermain game atau menggunakan GPS dalam waktu yang lama, wajar-wajar saja, gan. Bercak pada layar bisa jadi karena LCD-nya rusak. Jika baru beli, saran ane agan tanyakan ke toko tempat agan membeli, jika memungkinkan ganti baru. Jika tidak bisa, minta klaim garansi perbaikan saja, gan.

  • firdaus:
    04 Feb 2018 · 00:22

    bb aurora saya beli baru 4 hari pake tiba tiba mati trus pas di nyalain ada spot pola kotak di layar..semua fitur masih berfungsi baik tp spot hitam gak hilang apa ini ada masalah sm hard ware nya ? apa harus di service ni hp..tolong pendapatnya mr chan thxs

    • 12 Feb 2018 · 21:22

      Halo gan Firdaus. Kemungkinan layar LCD-nya cacat, gan. Jika baru beli, saran ane diklaim garansi untuk diganti LCD-nya.

  • wiyonp:
    02 Feb 2018 · 18:22

    bagaimana caranya supaya ditutup dengan cover bisa ngunci?

  • Nia:
    31 Jan 2018 · 10:06

    Suara panggilan dan pesan tiba tiba gak bisa.. Jadi cuma getar aja… Baru pagi ini… Mohon infonya… Padahal udah cek pengaturan suara semua aktif

  • Washilul:
    30 Jan 2018 · 22:41

    Cara seting wifi nyambung tapi ada tanda x dan bacaan tidak ada koneksi internet, gmn caranya

    • 02 Feb 2018 · 19:59

      Halo gan Washilul. Itu berarti jaringan WiFi yang agan hubungkan tidak ada koneksi internetnya.

  • Tito:
    15 Jan 2018 · 21:27

    Please infonya, gmn cara utk buat s.cut bisa 3 menu jika kita swipe ke arah, kiri, kanan & ke atas, sy sdh pernah namun hilang s.cut tsb, thnks info nya

    • Derry:
      11 Apr 2018 · 11:42

      Iya nih dulu tombol pintasan dari home swipe ke atas bisa sekarang nggk bisa gimana ??

  • Wais:
    09 Jan 2018 · 15:15

    Bb aurora sy ko boros bgt batrenya gan, mohon ada solusi? Apa awal beli ngecash tdk smpai full atau apa yg salah?

    • 13 Jan 2018 · 22:15

      Halo gan Wais. Agan bisa cek penggunaan baterai di menu Pengaturan > Baterai. Agan bisa cek apakah ada aplikasi yang memakan baterai secara berlebih. Jika aplikasinya tidak agan kehendaki, agan bisa menghapusnya supaya tidak menyedot baterai.

      Pengisian daya sampai penuh pada saat awal tidak mempengaruhi kinerja baterai secara keseluruhan. Hal ini sudah tidak berlaku lagi pada baterai Li-ion yang ada di Blackberry Aurora.

  • Rachmat:
    07 Jan 2018 · 19:56

    Mau tanya gan. Hp BB ane gak bisa kebuka hanya di layar kunci doang. Pas ane geser ke atas malah muncul notifikasi doang, pas ane klik notofikasi itu malah di suruh open the cover to view notification. Mohon solusinya gan

    • 13 Jan 2018 · 21:59

      Halo gan Rachmat. Sepertinya sensor cover (hall sensor) mendeteksi magnet dari cover atau sumber lainnya. Pastikan tidak ada magnet di dekat hp.

      Jika masih bermasalah, kemungkinan sensor hall di hp agan rusak. Agan harus membawa hp agan ke tempat reparasi resmi untuk memperbaikinya.

  • Agus Setiawan:
    30 Dec 2017 · 06:30

    Pagi gan, mau tanya ketika kita mau foto pada BB Aurora timbul bacaan kartu SD tidak terdeteksi. Padahal sudah beberapa kali diganti dgn SD yg lain, mohon solusinya ya gan. Tks

    • 01 Jan 2018 · 19:46

      Halo gan Agus Setiawan. Apakah kartu SD yang sama bisa terbaca di hp lain? Di BB Aurora ane tidak ada masalah saat membaca kartu SD ane merek SanDisk 32GB.

    • Abang Malin:
      14 Jan 2018 · 18:32

      Solusi : Option -> Settings -> Apps -> Camera -> Permissions -> Storage ( pastikan di geser / On position )
      Kebetulan saya mengalami hal yg sama kemaren dan masalah solved..Semoga menbantu

      • 21 Jan 2018 · 20:54

        Terima Kasih atas informasinya, Gan Malin.

      • chandra:
        10 Apr 2018 · 22:44

        Saya udh coba sperti itu tp ko tetap tidak bisa ya, pdhl sy baru beli mmg 128Gb. Eh malah jd sperti itu. Ada no kontak yg bisa saya hubungi Call Center atau sjenisnya

  • Dian:
    02 Dec 2017 · 22:21

    Sy mau menggunakan aplikasi bawaan yang password keeper. Namun sy lupa password untuk login di password keepernya. Sudah sy coba sampai 8x. Sy tidak berani lagi mencoba. Khawatir akan terjadi apa2 dengan hp sy. Mohon bantuannya bagaimana solusinya. Terima kasih.

    • 04 Dec 2017 · 20:28

      Halo gan Dian. Agan bisa masukkan password salah sampai 10x lalu isi dari Password Keeper akan terhapus dan agan bisa ulangi pemakaiannya lagi, asalkan masih ingat dengan kombinasi username dan password yang agan masukkan sebelumnya ke aplikasi ini.

      Jika salah 10x, hp agan akan tetap aman karena yang akan terhapus hanya isi dari Password Keeper saja.

  • Eggy:
    19 Nov 2017 · 06:18

    Saya mau tanya ko suara dri bb Afrika buat musik / nada sering keluar nya dri speaker depan ya bukan belakang. Jd suara ga terdengar besar.. Mohon untuk pencerahan nya

  • Kenang sambu ardi wisesa:
    14 Nov 2017 · 18:32

    Bagaimana cara agar layar tak mati saat di gunakan telp tolong d bantu trimakasih

  • suket:
    14 Nov 2017 · 08:50

    mending dipikir lagi beli nih bb bootloop gak ada obatnya

  • Melly:
    07 Nov 2017 · 23:08

    Mau tanya hal yang mungkin sepele banget : galerinya dimana ya?

    • 08 Nov 2017 · 21:57

      Halo gan Melly. Untuk aplikasi Galeri, Blackberry mengandalkan aplikasi Foto yang ada di folder Google, gan.

  • Rooney:
    24 Aug 2017 · 21:05

    Bb aurora cukup baik kok. Masih di harga 2,5 saya dapat bonus jal speaker, flipcase, dan T.shirt BlackBerry Android Nauget.

    Lokasi Cileungsi dekat Taman Buah Mekar Sari.

    • 25 Aug 2017 · 20:53

      Halo gan Rooney. Iya, gan, di harga Rp. 2.5 juta memang lumayan pantas. Tapi saat pertama dirilis, banderolnya Rp. 3.5 juta, dengan spek yang terbilang menengah harganya overprice.

  • endra:
    22 Jun 2017 · 20:47

    beli aja gan mumpung ada diskon cashback 1 jt jadi 2,5 jt jadi menurut ane mantep nih kl harga 2,5jt

  • Hilman Taufiq Nurdin:
    14 Jun 2017 · 18:40

    Untuk pembelian flip cover bb aurora dmna ya? Dan sekitar berapa harganya?

    • 14 Jun 2017 · 21:51

      Halo gan Hilman. Ane juga belum pernah menemukan flip cover untuk BB Aurora dijual, gan, baik di toko online maupun toko ritel HP. Yang ada hanya cover plastik transparan, atau hardcase dari berbagai macam pola dan model.

  • Palala:
    02 Apr 2017 · 21:32

    Ada yg tau anti goresnya beli dimana ya?

    • 05 Apr 2017 · 19:13

      Belum ada yang jual anti gores khusus Blackberry Aurora, gan. :))

  • Palala:
    02 Apr 2017 · 21:30

    Sedikit kecewa beli urora harga segitu kameranya biasa saja

  • tedjakasim:
    31 Mar 2017 · 23:03

    saya beli aurora mengecewakan.jelek sekali.

  • Frida:
    19 Mar 2017 · 16:20

    Kualitas jbl speaker bonusnya gimana? Bagus ga, gan?

    • 19 Mar 2017 · 16:28

      Halo, ganwati Frida. Lumayan koq speakernya, untuk mendengarkan musik malam hari tanpa ribet sama kabel. Kalau suara bass-nya kurang keluar, maklum ukuran speakernya memang kecil. Tapi overall OK.

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).