Luna G – Ulasan

Luna G

Rating UlasAbis:
7.9

Desain

8.2

Performance

7.7

Fitur

7.6

Value for Money

8.3
Keunggulan:
+ Layar Full HD yang jernih
+ Baterai kapasitas besar hingga 2 hari pemakaian
+ Performa mumpuni untuk sehari-hari
Kekurangan:
- Aplikasi kamera minim fitur
- Kualitas jepretan kurang bagus
- Kualitas produk kurang baik


 

Ponsel bermerek Luna diluncurkan pada September 2015 lalu di Korea Selatan dengan satu model yang disebut Luna V55. Ponsel ini dibuat di pabrik Foxconn sebagai kontraktor utama untuk pasar Korea Selatan. Sementara di pasar Indonesia, Luna menggandeng PT Evercoss Technology Indonesia sebagai perakit dan pengedar produk keluaran Luna, mengaitkan model ini dengan seri Elevate.

Luna merilis model lapis kedua untuk kelas menengah dengan nama Luna G dengan kode model G55. Ponsel ini mengandalkan performa “superpower”, baterai yang besar, bodi metal stylish, layar jernih dan dukungan 4G VoLTE.


Luna G

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Luna G:

  • Kisaran harga Rp. 2,699,000 (per Juni 2017)
  • Layar 2.5D berukuran 5.5 inci resolusi FHD 1920×1080 (401 ppi)
  • Bodi dan bingkai metal dengan ketebalan 8.2mm dan berat 170gr
  • Chipset MediaTek Helio P10 MT6755M dengan CPU 8-inti @1.8GHz dan GPU Mali-T860MP2
  • Kapasitas RAM 4GB tipe LPDDR3 dan ROM 32GB
  • Slot kartu microSD hybrid, mendukung sampai 256GB
  • Android Marshmallow 6.0
  • Kamera Utama 13MP dengan lampu flash LED ganda
  • Kamera Depan 5MP
  • Baterai kapasitas 4,000mAh
  • Slot kartu SIM Dual hybrid: nano-SIM + micro-SIM atau microSD
  • Wifi a/b/g/n, Bluetooth 4.0
  • Port Audio 3.5mm dan port micro USB
  • Sensor pemindai Sidik Jari di tombol home di bawah layar
  • Sensor: Proximity, Akselerometer, Gyro, Magnetik / Kompas dan Cahaya

Kekurangan:

  • Tidak ada FM Radio
  • Baterai tidak dapat dilepas
  • Aplikasi kamera minim fitur
  • Hasil jepretan kamera belakang penuh noise
  • Kualitas produk sedikit meragukan

Cek: Spesifikasi detail Luna G di tautan database UlasAbis.

Di atas kertas, Luna G memiliki spesifikasi dan fitur ponsel kelas menengah. Banderol ponsel di kisaran Rp. 2.7 juta termasuk cocok dengan semua yang ditawarkan di atas kertas.

Dibanding model Luna awal yang disebut Luna V55, Luna G diposisikan sekelas di bawahnya. Chipset, desain, fitur dan spesifikasi lainnya berbeda cukup signifikan.

Cek: Perbandingan Luna G G55 vs. Luna V55 di tautan ini.

Seperti apa fitur dan pengalaman menggunakan ponsel Luna G ini? Simak ulasan lengkapnya khas UlasAbis.com berikut ini!

Paket Penjualan

Luna G dikemas dalam kotak berwarna coklat dengan bahan karton kertas sederhana. Tulisan Luna G tercetak di bagian atas dengan beberapa karakter Korea di bagian bawahnya. Di bagian belakang kotak terdapat spesifikasi utama, dan tercetak produsennya PT Evercoss Technology Indonesia.

Di dalam kotak, selain perangkat ponsel, Luna menyertakan aksesoris cukup lengkap. Terdapat charger dengan rating 5V/2A, kabel USB ke micro-USB sepanjang 1 meter, earphone tipe in-ear dengan earbuds sudah terpasang, pin pembuka tray kartu SIM, kartu garansi dan petunjuk penggunaan singkat, casing tipe hardcase bening dan sebuah lapisan anti-gores.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Penampakan depan Luna G

Luna G hadir dengan desain ponsel Android pada umumnya saat ini, yaitu layar 2.5D, bingkai dan bagian belakang terbuat dari bahan metal. Tombol home terletak di bawah layar dengan speaker panggilan di atas layar. Kamera belakang terletak di bagian tengah, di atas lampu flash LED ganda.


Bagian belakang Luna G

Panel belakang memiliki pola garis halus yang menekankan bahan metal. Permukaannya tidak mengkilap atau glossy. Teksturnya terasa halus di tangan, namun tidak terasa licin di tangan.


Bagian atas layar

Pada bagian atas layar, speaker panggilan terdapat di bagian tengah, diapit oleh kamera depan di sebelah kiri dan sensor proximity dan cahaya di sebelah kanan. Ketiga fitur ini tersusun secara simetris.


Bagian bawah layar

Di bawah layar terdapat tombol home yang dapat ditekan yang dibingkai dengan garis metalik. Tombol ini juga berfungsi sebagai rumah sensor pemindai sidik jari untuk membuka ponsel dengan cepat. Namun, berbeda dari ponsel lain, di sebelah kiri dan kanannya tidak ada tombol navigasi. Tombol navigasi “Kembali” dan “Aplikasi Terkini” mengandalkan tombol di layar yang juga menampilkan tombol home di atas tombol home mekanik.


Tombol home terpasang miring

Sekilas tombol home pada Luna G terlihat bagus. Sayangnya jika dilihat dari dekat, tombol pada unit yang dibeli UlasAbis tampak miring, meninggalkan sedikit celah antara bingkai tombol dan kaca di sekelilingnya pada sudut kiri atas dan sudut kanan bawah. Ini adalah masalah kualitas pada proses produksi yang tampaknya lolos dari pantauan kendali kualitas. Belum diketahui apakah banyak unit yang terkena cacat ini, atau kami kebetulan kurang beruntung mendapatkan unit yang buruk kualitasnya.

Beralih ke bagian belakang, kamera belakang 13MP terletak di bagian tengah di atas lampu flash LED ganda. Di atas kamera terletak garis antena yang memiliki desain transparan dengan dasar metalik. Agak ke bawah, terdapat logo Luna berwarna abu-abu cukup besar.


Bagian belakang sebelah atas


Bagian belakang bawah

Di bagian bawah panel belakang terpasang stiker nomor IMEI dan nomor seri ponsel. Di bawahnya tertulis Elevate dan keterangan produksi perangkat. Elevate sendiri adalah nama seri ponsel keluaran Evercoss, menandakan bahwa ponsel ini diproduksi oleh pabrikan dalam negeri asal kota Semarang tersebut.


Dari atas ke bawah: Sisi kanan, bawah, kiri dan atas Luna G

Pada sisi kanan perangkat terdapat tombol volume dan tombol power / kunci. Tombol ini terbuat dari bahan metal dengan pinggiran metalik yang cocok dengan permukaan bingkai metal di sekelilingnya.

Sisi bawah menyediakan port micro-USB dan dua grill speaker di sebelahnya. Grill sebelah kanan menyimpan speaker keras, sementara grill di sebelah kiri terdapat mikrofon yang berfungsi saat panggilan maupun merekam suara.

Di sisi kiri perangkat hanya ada slot kartu SIM. Di dalamnya terdapat tray yang bersifat dual hybrid yang dapat menerima kartu SIM nano pada slot 1 dan kartu SIM micro atau kartu microSD pada slot 2. Di bagian sisi atas terletak port audio 3.5mm dan lubang kecil yang berfungsi sebagai tempat mikrofon kedua. Mikrofon kedua tersebut membantu mengurangi noise saat melakukan panggilan.


Bodi metal dan berat 170gr memberi kesan mantap

Luna G memiliki berat 170gr yang tergolong cukup berat. Hal ini wajar pada ponsel yang menawarkan baterai berkapasitas besar. Dibanding ponsel lain dengan baterai sekelas seperti Xiaomi Redmi Note 4 yang memiliki berat 175gr, Luna G tergolong ringan.

Pada ponsel berbahan metal seperti Luna G, berat tersebut sebenarnya dapat menambah kesan mantap saat digenggam. Ukuran Luna G pas di tangan. Ditambah dengan permukaan yang tidak licin, ponsel ini terkesan kokoh namun tetap elegan.

Layar dan Tampilan

Luna G dibekali layar IPS berukuran 5.5 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Kepadatan pikselnya mencapai 401 ppi, yang berarti layar ini menghasilkan piksel yang kecil dan gambar yang tajam.


Tampilan layar Luna G 401 ppi, tulisan tajam

Foto di atas memperlihatkan ketajaman layar Luna G. Saturasi warna pada layar terbilang cukup baik dan seimbang. Rasio kontras cukup baik juga.

Ponsel ini memiliki sensor cahaya, sehingga kecerahan layar dapat diatur secara otomatis tergantung dari kondisi pencahayaan di sekitar. Tingkat kecerahan maksimum sekali lagi, terbilang cukup baik. Di bawah sinar matahari langsung, tampilan layar masih dapat terlihat meski tulisan yang tidak kontras sangat sulit terbaca.


Layar Luna G di bawah sinar matahari, kecerahan maksimal

Performa

Chipset MediaTek Helio P10 MT6755M terdapat dalam Luna G, memberikan performa yang cukup baik sebagai ponsel kelas menengah saat ini. Di dalam chipset ini terdapat 4-inti CPU Cortex-A53 @1.8GHz dan 4-inti CPU Cortex-A53 @1.4Ghz. Sebagai pengolah grafis terdapat Mali-T860MP2 yang memiliki 2-inti GPU.


Uji AnTuTu 37,552

Spek dari AnTuTu

Tes ROM AndroBench

Saat diuji dengan aplikasi benchmark AnTuTu, Luna G mencetak angka 37,552. Performa ini setara dengan ponsel flagship keluaran tahun 2015 lalu, seperti LG G2. Namun dibanding ponsel keluaran tahun 2017, performa ini tergolong menengah ke bawah. Pada uji kecepatan ROM, Luna G dapat membaca memori dengan kecepatan 241 MB/s, yang berarti tipe flash memori internal Luna G adalah eMMC 5.1.

Untuk penggunaan sehari-hari, performa Luna G lebih dari cukup. Aplikasi sosial media, browser untuk berselancar internet dan aplikasi belanja online favorit dapat berjalan dengan mulus tanpa lag. Berkat kapasitas RAM sebesar 4GB, seluruh aplikasi tersebut dapat dibuka sekaligus. Untuk bermain game ringan, Luna G mampu menjalankannya dengan mudah. Clash of Clans, Clash Royale berjalan dengan lancar.

Saat dites dengan game 3D berat seperti Mobile Legends, Luna G dapat menjalankannya dengan baik, namun gambar agak terpatah-patah saat animasi berat ditampilkan.

Performa Sensor Sidik Jari


Sensor sidik jari di bawah layar, berfungsi sebagai tombol home juga

Performa sensor pemindai sidik jari pada Luna G tergolong cepat. Hanya dalam waktu sekitar 1 detik sensor dapat membaca dan membuka kunci ponsel. Tidak ada keluhan pada performa sensor sidik jari Luna G.

Tetapi perlu diketahui bahwa sensor sidik jari Luna G diaktifkan dengan cara menekan tombolnya terlebih dahulu. Tombol ini juga berfungsi sebagai tombol navigasi home, dan untuk menampilkan aplikasi aktif jika ditekan selama beberapa detik.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Luna G dipasangi sistem operasi Android 6.0 Marshmallow dengan tampilan antarmuka yang mirip dengan Android versi stok. Bagian sistem operasi seperti panel cepat dan tampilan menu Pengaturan tidak diubah dari Android stok.


Tampilan Home

Aplikasi 1

Aplikasi 2

Tampilan Panel Atas

Menu Pengaturan

Aplikasi Google

Aplikasi tersedia lengkap, termasuk aplikasi Office dari Google. Kebanyakan aplikasi pendukung mengandalkan aplikasi Google, seperti pemutar Musik, Kalender, Jam, Kalkulator, Catatan dan Email.


File Manager

File Manager bawaan Android

Dapat membaca USB OTG

Aplikasi File Manager yang dipasang untuk mengakses file di dalam ROM internal. Namun aplikasi ini tidak dapat membaca USB yang tersambung melalui fitur OTG. Untuk mengakses file di USB, aplikasi Penjelajah File bawaan Android bisa dipakai.

Aplikasi dasar terpasang dengan lengkap, seperti untuk Panggilan, Pesan, Kontak dan Galeri. Tampilannya sederhana namun fungsinya lengkap.


Tampilan Panggilan

Kontak

Galeri

Selain itu juga terdapat aplikasi khas Evercoss yang dijumpai di ponsel buatannya. EC Nada Kita, ECbook dan Toko1001 terpasang sejak awal. Juga ada aplikasi Luna Box bawaan Luna yang menawarkan berbagai promosi. Sayangnnya aplikasi ini tidak berjalan dengan baik. Saat dibuka, tidak ada promosi atau kupon yang ditawarkan. Seluruh aplikasi ini tidak dapat dicopot pemasangannya, namun dapat dinonaktifkan.


EC Nada Kita

ECBook

Luna Box

Toko1001

Kinerja Baterai

Luna G dilengkapi dengan baterai berkapasitas besar 4,000mAh yang menjadi fitur andalan. Baterainya diklaim mampu memberikan tenaga seharian. Memang tidak didefinisikan dengan jelas “seharian” dalam pemasarannya. Kita akan simak apakah benar Luna G mampu bertahan seharian dengan penggunaan normal.

Setelah diuji, Luna G mampu bertahan dari baterai 100% di jam 9 pagi ke 53% di jam 6 sore. Penggunaan perangkat adalah normal, untuk browsing sekitar 1.5 jam, bermain game Clash of Clans 30 menit, mengakses peta di Google Maps dengan GPS aktif selama 1 jam dan bersosial media 1 jam serta melakukan panggilan telepon 30 menit. Totalnya sekitar 4 jam waktu aktif layar.

Jika diteruskan, baterai Luna G menyentuh tingkat 15% pada jam 11 pagi esok harinya. Artinya Luna G memang dapat dengan mudah bertahan 1 hari penuh, namun tidak bisa melewati 2 hari pemakaian.

Ponsel dengan baterai sebesar ini tidak mendukung fitur isi daya cepat. Dengan menggunakan charger bawaan 5V/2A, Luna G membutuhkan waktu isi daya hingga 3 jam 20 menit dari kapasitas 15% ke 100%. Saat menggunakan charger yang mendukung Quick Charge 3.0, waktu isi daya menjadi sedikit lebih cepat yakni 3 jam 5 menit berkat arus yang lebih tinggi dari charger Quick Charge.

Kualitas Kamera

Kamera belakang Luna G memiliki sensor beresolusi 13MP yang dilengkapi dengan lampu flash LED ganda. Tidak ada informasi mengenai bukaan lensa atau fitur autofokus pada kamera utamanya. Kamera depan dibekali sensor 5MP untuk selfie dan panggilan video.

Dari performa autofokus yang teramati, kamera belakang Luna G memiliki jenis autofokus kontras. Jenis ini adalah yang paling lambat dan “jadul” dibanding teknologi PDAF atau Laser AF. Waktu untuk mengunci fokus objek agak lama yaitu sekitar 1 detik pada kondisi cahaya terang, hingga 2 detik saat cahaya kurang.

Lalu bagaimana dengan hasil jepretan kamera belakang Luna G?


Foto 1: Modus Auto, HDR Off, Rasio 4:3, ISO Auto, WB Auto


Foto 2: Zoom 100% Foto 1, detail sedikit kabur, tidak tegas


Foto 3: Modus Auto, HDR ON, Rasio 4:3, ISO Auto, WB Auto. Bagian gelap dengan exposure lebih rata


Foto 4: Modus Auto, HDR Off, Rasio 4:3, ISO Auto, WB Auto


Foto 5: Zoom 100% Foto 4, detail kabur, tidak tegas, agak berbulir pada bagian yang monoton

Pada kondisi cahaya cukup, hasil jepretan memiliki warna kontras dan memiliki saturasi yang baik. Bagian langit biru pada Foto 1 tampak berbulir (noisy), hal yang seharusnya tidak tampak saat kondisi cahaya cukup.

Dari jauh, detail objek terlihat cukup baik. Namun saat di-zoom lebih dekat, detail terlihat kabur dan tidak tegas. Foto 2 dan Foto 4 memperlihatkan hasil zoom yang memperlihatkan kurang tegasnya detail objek.

Foto 3 memperlihatkan hasil jepretan Foto 1 namun dengan fungsi HDR diaktifkan. Tampak bagian bayangan terlihat lebih terang, namun secara keseluruhan exposure jepretan sedikit lebih tinggi, tampak dari warna merah rumah yang lebih rendah saturasinya.


Foto 6: Modus Auto, HDR Off, Rasio 4:3, ISO Auto, WB Auto. Bagian gelap dengan exposure lebih rata


Foto 7: Zoom 100% Foto 6, penuh noise, bentuk objek kabur, detail hilang

Pada kondisi cahaya kurang di Foto 6, noise yang muncul menjadi lebih banyak, hal yang sudah diprediksi saat menjepret foto di siang hari. Detail yang dihasilkan juga semakin kabur, menyebabkan objek tidak terlihat batas bentuknya. Untuk ponsel dengan harga di atas Rp. 2.5 juta, seharusnya dapur fotografi bisa lebih baik.

Selanjutnya, kita bedah fitur yang ditawarkan pada aplikasi kamera Luna G.

Tampilan aplikasi kamera terlihat sederhana dan cukup unik. Tombol shutter untuk mengambil gambar dan video terletak bersebelahan sama besar. Di bagian samping kanan terdapat pengaturan cepat HDR, lampu flash, mode pengambilan video gerak lambat dan pengubah antara kamera belakang dan kamera depan.


Tampilan Aplikasi Kamera

Gambar dalam Gambar (PIP)

Pilihan Filter

Di bagian atas terletak modus pengambilan gambar panorama, gambar-dalam-gambar (PIP) dan normal. Dan, ya, hanya dua modus yang tersedia. Tidak ada modus malam hari, modus jepret makanan atau landscape. Untungnya ada 15 pilihan filter yang dapat digunakan, seperti mono, sepia, negatif, poster, aqua, elegan dan seterusnya.


Pengaturan Umum

Pengaturan Gambar

Pengaturan Video

Aplikasi kamera tidak menyediakan modus manual. Namun keseimbangan putih atau White Balance dapat diatur pada menu pengaturan kamera dalam beberapa pilihan preset yakni berpijar, siang hari, fluoresens, berawan, senja, bayangan dan fluoresen hangat. Selain itu ISO juga dapat dikendalikan, dari 100 sampai 1600 atau otomatis.

Untuk selfie dengan kamera depan, terdapat fitur pemercantik yang dapat diatur secara otomatis maupun manual. Fungsi pemercantik manual meliputi “Penghilang Kerut” dan “Warna Kulit”. Tidak ada fungsi menguruskan wajah atau memperbesar mata.

Secara keseluruhan, fitur fotografi Luna G terbilang kurang banyak, dengan hasil yang cukup pada kondisi cahaya cukup dan kurang memuaskan saat cahaya kurang.

Kualitas Audio & FM Radio

Aspek audio bukanlah sisi yang ditonjolkan pada Luna G. Dan tampaknya bagian ini agak terlupakan. Ponsel ini tidak menyediakan aplikasi bawaan untuk memutar musik selain dari Google yaitu Play Musik.


Pengaturan Audio / Equalizer

Pilihan Efek Gema

Luna G dilengkapi dengan port audio 3.5mm di bagian atas perangkat untuk memasang headphone atau earphone. Keluaran suara dari ponsel ini tergolong datar, bahkan dengan menggunakan setelan equalizer bawaan Play Musik, suara masih terdengar membosankan dengan bass yang hilang dan trebel yang terbenam. Jika dipaksakan dengan pengaturan bass maksimal dan batang equalizer paling kiri dipentokkan ke atas, suara bass terdengar pecah dan terdistoris, bukan suara yang nyaman didengar.

Mendengarkan musik dengan speaker keras pada volume menengah cukup jernih. Namun saat disetel dengan volume maksimum, suara terdengar agak pecah. Meskipun demikian suaranya tetap nyaring, mampu mencapai 83 decibel, cukup untuk membangunkan orang di kamar sebelah saat alarm berbunyi dengan volume maksimum.

FM Radio tidak didukung di Luna G. Fitur ini seharusnya lazim di ponsel kelas menengah. Untuk mendengarkan siaran radio, pengguna harus menggunakan aplikasi streaming dari stasiun kesayangannya, jika ada.

Secara keseluruhan, aspek audio pada Luna G kurang cukup untuk ponsel seharga di atas Rp. 2.5 juta. Ponsel lain di kelas harga ini dilengkapi FM Radio, fitur yang absen di Luna G, dan dengan keluaran suara yang lebih baik.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Luna G memang hadir dengan performa mumpuni dan desain yang terlihat mewah. Bodi berbahan metal dan berat yang mencapai 170gr mampu menghadirkan kesan mantap dan kokoh saat digenggam, sekaligus memberikan kesan elegan dari desain minimalisnya. Baterai berkapasitas 4,000mAh mampu memberikan tenaga selama 1 hari penuh dengan mudah.

Sayangnya banyak fitur pada Luna G yang lebih baik di ponsel pesaingnya. Aspek audio yang kurang bagus dan fitur fotografi yang kurang kualitasnya di bawah rata-rata serta absennya FM Radio menjadi kekurangan yang paling terasa dari harapan penggunannya untuk ponsel di atas Rp. 2.5 juta.

Bagi yang hanya memerlukan ponsel dengan kinerja cukup dan baterai bertahan lama plus desain menarik, Luna G dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun jika ingin menikmati audio atau siaran radio atau fotografi yang memuaskan, mungkin Luna G bukan pilihan yang sesuai.

Pesaing Luna G paling dekat adalah Xiaomi Redmi Note 4. Ponsel ini memiliki desain yang mirip dengan bodi yang juga berbahan metal. Dari segi performa, Redmi Note 4 di atas Luna G. Ponsel Xiaomi ini dibanderol Rp. 2.5 juta versi resminya dengan Snapdragon 625, RAM 3GB dan ROM 32GB. Sayangnya tidak ada fitur Luna G yang jelas-jelas unggul dibanding Redmi Note 4. Jika ada, pembaca bisa menuliskannya di kolom komentar di bawah 🙂


Xiaomi Redmi Note 4

Cek: Ulasan lengkap Xiaomi Redmi Note 4 khas UlasAbis di tautan ini.

Cek: Perbandingan Luna G vs. Xiaomi Redmi Note 4 di tautan ini.

Pesaing terdekat selanjutnya adalah Lenovo K6 Note. Ponsel ini dibanderol di harga yang sama dengan Luna G yaitu Rp. 2.7 juta. Dari segi desain, Luna G sedikit unggul berkat layar 2.5D. Aspek performa, layar, tenaga baterai dan sensor di ponsel terbilang setara. Namun K6 Note dilengkapi dengan FM Radio dan fitur Dolby Atmos untuk keluaran suara yang lebih baik dengan bass dan trebel yang terasa dan bersih dari distorsi.


Lenovo K6 Note

Cek: Perbandingan Luna G vs. Lenovo K6 Note di tautan ini.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Luna G?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

6 Komentar

  • Suryo Hari:
    16 Nov 2017 · 00:00

    Saya ada kendala Luna G55 mengenai kamera. Apakah luna G55 memiliki kamera fitur kamera depan atau tidak…

    • 17 Nov 2017 · 21:44

      Halo gan Suryo Hari. Ya, Luna G55 memiliki kamera depan. Agan bisa menekan ikon “putar kamera” di bawah ikon flash pada aplikasi kamera. Setelah ditekan, kamera depan akan aktif.

  • Hendra:
    07 Oct 2017 · 23:26

    gan saya ada masalah dengan kamera si luna ini,saya ngebuka kamera nya sekali pas keluar dari kamera udah gabisa pake kamera lagi,malah jadi nge hang ada ada notif harus di restart ulang hp nya..
    minta saran nya gan

    • 08 Oct 2017 · 18:58

      Halo gan Hendra. Ane tes di Luna G ane, tidak ada masalah dengan aplikasi kameranya, bisa dipakai normal dan tidak hang meski digunakan berkali-kali (keluar masuk aplikasi). Ane curiga ada masalah dengan aplikasi kamera agan. Saran ane:
      1. Pastikan izin aplikasi sudah benar. Buka menu Setelan > Aplikasi > Kamera > Izin > semua aktif (kecuali Lokasi bersifat opsional). Cek apakah aplikasi kamera masih suka hang.
      2. Jika cara 1 masih tidak sukses, agan bisa bersihkan cache dan hapus data aplikasi. Caranya menu Setelan > Aplikasi > Kamera > Penyimpanan > Hapus Data > Oke. Cek apakah aplikasi kamera masih suka hang.
      3. Agan bisa menggunakan aplikasi kamera alternatif, yaitu Open Camera dari Play Store. Cek apakah aplikasi kamera ini juga bermasalah.
      4. Cara terakhir, agan bisa melakukan reset ulang sistem operasi. Cara ini menghapus semua aplikasi dan data di memori internal hp.

  • chris:
    30 Aug 2017 · 05:44

    hp luna saya dari kemarin pengisian batreinya ga bs lebih dari 65%, pemakaian normal, pembelian juga kira-kira Juli kemarin. kenapa ya kira-kira. padahal yang diunggulkan di luna G55 salahssatunya batreinya .

    • 31 Aug 2017 · 23:11

      Halo gan Chris. Jika baterainya “nyangkut” pada kapasitas tertentu, tandanya ada masalah di sel baterai yang terpasang. Ini adalah cacat baterai jika terjadi pada hp baru. Saran ane, sebaiknya diklaim garansi saja, gan, mumpung masih dalam masa garansi.

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).