LG G6 – Ulasan

LG G6

Rating UlasAbis:
8.9

Desain

9.5

Performance

9.2

Fitur

9.2

Value for Money

7.9
Keunggulan:
+ Kamera utama ganda, hasil OK
+ Desain kokoh namun menawan
+ Tahan air dan debu IP68
+ Kualitas audio jernih, minim noise
Kekurangan:
- Tidak ada fitur bokeh pada kamera
- Fitur equalizer dan tuning audio tidak lengkap


 
Seri ponsel flagship generasi ke-6 dari LG, model G6, memasuki babak baru. LG mengadopsi bahasa desain baru pada LG G6, yaitu dengan bezel layar yang tipis dan rasio aspek baru 18:9 yang dinamai Full Vision Display. LG menawarkan G6 sebagai ponsel dengan layar besar yang pas di tangan.

Sebagai ponsel flagship, banyak fitur yang tersedia di G6 selain spesifikasi tinggi. Seperti apa fitur, spesifikasi dan pengalaman menggunakan G6? Simak ulasan khas UlasAbis berikut ini!


LG G6 warna Platinum Silver

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum LG G6:

  • Kisaran harga Rp. 9.5 juta (per Mei 2017)
  • Layar tipe IPS Full Vision 5.7 inci resolusi maksimum Quad HD+ 2880×1440 (564 ppi)
  • Desain layar flat dengan bezel tipis
  • Layar depan dilindungi Gorilla Glass 3
  • Bodi berbingkai aluminium dan bagian belakang dari kaca berlapis Gorilla Glass 5
  • Ketahanan air dan debu IP68, serta sertifikasi standard militer MIL-STD-801
  • Chipset 14nm Qualcomm Snapdragon 821
  • RAM 4GB tipe LPDDR4 Dual Channel, ROM 64GB tipe UFS 2.0
  • Android Nougat 7.0 dengan Google Assistant
  • Kamera Utama Ganda 13MP diafragma f/1.8, sudut normal Laser AF, OIS + 13MP diafgrama f/2.4 sudut lebar 125 derajat
  • Kamera Depan 5MP diafragma f/2.2 lensa wide-angle
  • Baterai kapasitas 3,300mAh dengan dukungan Quick Charge 3.0
  • Slot SIM Card ganda hybrid dan dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, NFC dan USB OTG
  • Port USB 3.0 tipe-C dan port Audio 3.5mm
  • Chip amplifier audio Quad DAC generasi ke-2
  • Sensor lengkap: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas / Magnetik, Barometer, Sensor Langkah dan Sensor Pemindai Sidik Jari

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Fitur equalizer dan tuning audio kurang lengkap
  • Tidak ada fitur bokeh pada aplikasi kamera, meski memiliki kamera ganda

Dibanding LG G5, G6 memiliki perbedaan desain dan fitur yang signifikan. G6 tidak lagi mengusung desain ponsel modular sehingga tidak ada komponen yang dapat ditukar tambah seperti di G5. Layar G6 lebih luas dan bezelnya jauh lebih tipis, sehingga ukuran diagonal layar G6 lebih lebar meski secara dimensi perangkat lebih kecil dari G5. Namun G6 tidak lagi memiliki layar sekunder seperti yang ada pada G5 dan V20.

Cek: Perbandingan LG G6 vs. LG G5 di tautan ini.

LG G6 lebih pantas disebut sebagai penerus LG V20. Desain dan fiturnya mirip, seperti IP68, ketahanan durabel standard militer dan fitur audio Quad DAC. Layarnya sama-sama berukuran 5.7 inci, namun berkat bezel yang tipis dimensi LG G6 jauh lebih kecil dibanding V20. Selebihnya bisa dibilang sama, Snapdragon 821, Android 7.0 Nougat dan kamera belakang ganda.

Cek: Perbandingan LG G6 vs. LG V20 di tautan ini.

Selanjutnya, UlasAbis akan memaparkan setiap aspek LG G6.

Paket Penjualan


Kotak Penjualan LG G6

LG G6 dikemas dengan kotak sederhana berwarna hitam sederhana bertuliskan G6 di bagian atasnya. Di samping terdapat moto LG Mobile, sementara di bagian bawah terdapat spesifikasi ponsel di dalamnya. Unit yang diulas adalah unit buatan Indonesia dengan nomor model LG-H870DS.


Isi Kotak: Perangkat utama, Charger Fast Charging, Kabel USB tipe-C, Earphone dan Buku Manual

Di dalam kemasan terdapat perangkat utama G6 yang sudah dilapisi anti gores dan terpasang dengan rapi. Charger bawaan warna putih mendukung isi daya cepat yang kompatibel dengan LG G6. Ratingnya tertulis 9V / 1.8A atau 5V / 1.8A. Kabel untuk data dan isi daya yang disertakan memiliki panjang 1 meter dan berwarna putih. Earphone dengan colokan 3.5mm juga disertakan. Selain itu, terdapat buku manual, kartu garansi dan pin pembuka tray SIM dan micro-SD.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material

Desain yang diusung pada LG G6 adalah yang pertama kalinya digunakan oleh LG. Secara umum, desain dengan bezel tipis digunakan untuk menyediakan lebih banyak ruang untuk layar tanpa membuat dimensi ponsel menjadi besar.


Bagian depan LG G6

Bagian belakang LG G6

LG G6 menggunakan perpaduan material aluminium dan kaca. Aluminium membalut seluruh bagian bingkai perangkat, sementara kaca Gorilla Glass 3 melindungi layar depan dan kaca Gorilla Glass 5 menutupi kaca di bagian belakang perangkat termasuk bagian kamera belakang.

LG sengaja membuat perlindungan bagian belakang lebih baik dari bagian depan, kemungkinan memang umumnya bagian belakang perangkat lebih sering kontak dengan permukaan keras. Tentunya Gorilla Glass 5 di kaca belakang akan tidak berguna jika perangkat dilindungi casing.

Selanjutnya kita lihat LG G6 lebih dekat lagi.


Bagian atas layar

Bagian bawah layar

Pada bagian atas layar terdapat kamera depan di posisi ujung kiri. Di tengah terdapat speaker panggilan dengan grill dari metal mengkilap. Di sebelah kirinya terletak sensor proximity dan sensor cahaya, sementara di kanan speaker tidak ada apa pun.

Di bawah layar tidak ada tombol navigasi apa pun, hanya ada logo LG yang berwarna abu-abu. Tombol navigasi di LG G6 mengandalkan tombol sistem.


Bagian atas panel belakang

Bagian bawah panel belakang

Di bagian belakang terdapat kamera ganda yang berada di tengah atas. Lensa kamera tersusun dalam konfigurasi horizontal, dengan lensa wide di kiri dan lensa normal di kanan. Di antara lensa terletak lampu flash LED ganda. Di bawah kamera belakang terdapat sensor pemindai sidik jari, dikelilingi dengan cincin metalik. Fitur di bagian belakang semuanya sama tinggi dengan permukaan di sekitarnya.

Di bagian bawah panel belakang terdapat stiker keterangan identitas perangkat. Di bawahnya tertulis logo G6 berwarna metalik dan logo CE.

Bagian belakang yang terbuat dari kaca memiliki tepi yang agak melengkung di seluruh sisi. Lengkungan halus ini membantu nyaman genggaman sehingga tidak mudah slip.


Bingkai terbuat dari bahan aluminium

Sisi perangkat G6 terbuat dari bahan aluminium yang dilapisi cat metalik yang tidak mengkilap di sekeliling bingkai, kecuali pada beberapa bagian tempat garis antena ditempatkan. Garis antena terbuat dari bahan plastik agar sinyal dapat menembus bingkai metal. Kontur sisi perangkat dibuat agak melengkung, menambah kenyamanan saat digenggam.


Gambar atas ke bawah: Sisi kanan, sisi bawah, sisi kiri dan sisi atas perangkat

Di sisi kiri perangkat terdapat tempat tray SIM card dan microSD terletak. Slot kartu SIM ini bersifat dual hybrid dengan SIM 1 memuat kartu nano-SIM dan SIM 2 dapat dimasukkan micro-SIM atau kartu microSD. LG G6 menunjang kartu microSD sampai 2TB.

Di sisi bawah terdapat port USB tipe-C untuk koneksi data dan isi daya. Di kanan port USB terletak gril speaker keras tunggal, sementara di sebelah kirinya terdapat garis antena dan lubang kecil yang merupakan letak mikrofon saat panggilan.

Di sisi kanan bagian atas terdapat tombol volume terpisah antara naik dan turun. Di atasnya ada satu garis antena lagi. Di sisi atas terdapat port audio 3.5mm di ujung kanan dan dua garis antena di setiap bagian sisi atas.


LG G6 pas di tangan meski dengan layar phablet 5.7 inci

Secara keseluruhan, desain LG G6 cukup nyaman di genggaman tangan. Ukuran layar yang besar tidak serta merta membuat dimensi perangkat menjadi besar. G6 memiliki ukuran layaknya ponsel dengan layar 5.2 inci.

Saat memegang G6, kesan kokoh sangat terasa. Sekilas ponsel ini terasa berat, namun dengan berat 164 gr, ponsel ini adalah salah satu yang paling ringan pada ponsel berlayar 5.7 inci. Permukaan aluminium memberikan kesan premium dan terasa dingin di kulit. Jadi secara desain, LG G6 cocok disebut sebagai ponsel flagship yang bersaing dengan Samsung Galaxy S8 dan Apple iPhone 7.

Layar dan Tampilan


Layar “Full Vision” 5.7 inci LG G6, aspek rasio 18:9

LG G6 dibekali layar “Full Vision” dengan rasio aspek 18:9 atau 2:1 beresolusi Quad HD+ 2880 x 1440 piksel. Dengan ukuran layar 5.7 inci, kepadatan pikselnya mencapai 564 piksel per inci. Tampilan di layar ini tergolong sangat tajam, jauh di atas “Retina Display” 312 ppi. Ketajaman setinggi ini cocok digunakan untuk aplikasi “Virtual Reality” menggunakan headset VR.


Layar “Full Vision” dengan 564 ppi

Saat dilihat dari dekat, ketajamannya sangat terlihat. Tulisan dan bentuknya di layar tetap terlihat halus, individu piksel tidak dapat dibedakan.

Layar LG G6 dilengkapi dengan fitur HDR 10 dan Dolby Vision yang diklaim mampu menghasilkan warna yang lebih cerah dan lebih kaya, dan rasio kontras yang tinggi berkat hitam yang gelap dan putih yang cerah. Keseluruhan fitur ini sebenarnya adalah yang Anda dapatkan pada layar AMOLED dan OLED. Namun untuk dapat menirunya pada layar IPS adalah sesuatu yang cukup mengesankan.

Tampilan pada layar G6 tergolong menawan dengan warna yang cerah. Hitamnya juga sangat gelap, sehingga terkesan sangat kontras. Contoh pada foto layar di atas, warna merah pada icon terlihat menonjol, sementara warna hitam terlihat gelap.


Layar dengan kecerahan maksimal di bawah sinar matahari

Di bawah sinar matahari, layar IPS LG G6 dapat tetap terlihat dengan kecerahan layar maksmimum meskipun kontras dan kecerahan warnanya hilang karena beradu dengan sinar matahari langsung. Layarnya sendiri cukup reflektif, sehingga pada sudut tertentu tampilan di layar tidak dapat terlihat. LG G6 dilengkapi dengan sensor cahaya sehingga kecerahan layar dapat otomatis diatur tergantung dari kondisi cahaya sekitar.

Secara keseluruhan layar LG G6 sangat baik. Ketajamannya membuat nyaman berlama-lama digunakan. Warnanya yang cerah dan kontras tinggi merupakan nilai plus yang juga menambah kenyamanan bermain game, nonton film atau membaca berita di browser.

Performa

LG membenamkan platform Qualcomm Snapdragon 821 yang merupakan chip teratas di tahun 2016 lalu. LG tidak sempat memasangkan platform yang lebih kuat Snapdragon 835 akibat masalah pasokan chip ini yang ditelan oleh Samsung untuk Galaxy S8-nya. Meskipun demikian, LG G6 tetap mampu memberikan performa tinggi baik untuk kegiatan sehari-hari maupun untuk bermain game.

Chip Snapdragon 821 dipadu dengan RAM 4GB tipe LPDDR4 dengan konfigurasi Dual Channel. Memori penyimpanan menggunakan tipe UFS 2.0 dengan kapasitas 64GB pada unit yang diulas ini.


Uji AnTuTu

Rangking AnTuTu

Uji AndroBench

Perpaduan perangkat keras ini mampu menghasilkan skor uji benchmark AnTuTu 138,937, setara dengan ponsel berbasis Snapdragon 821 lainnya. Uji kecepatan baca memori penyimpanan juga mengkonfirmasi tipe ROM flash UFS 2.0 dengan kecepatan baca mencapai 437 MBps.

Dengan spesifikasi tinggi ini, LG G6 dapat digunakan untuk segala jenis aplikasi, mulai dari game 3D berat sampai aplikasi sosial media seperti Facebook, Instagram, Twitter atau WhatsApp.

Saat diuji untuk memuat game populer Clash of Clans, LG G6 dapat membuka aplikasi tersebut dalam waktu 5.0 detik. Waktu untuk memuat ini masih di bawah ponsel flagship lainnya OnePlus 3T dan Samsung Galaxy S8. Kedua ponsel pesaing tersebut dibekali memori flash UFS 2.1 dan RAM LPDDR4X yang di atas kertas lebih cepat dari yang ada di G6 yakni UFS 2.0 dan LPDDR4, jadi hasil uji tersebut cukup wajar.

Kesimpulannya, performa LG G6 dapat digunakan untuk semua jenis aplikasi. Menjalankan aplikasi secara bersamaan terasa mulus, bahkan saat menggunakan dua aplikasi bersamaan dengan fitur “Multi window”. Game 3D terasa mulus dan aplikasi VR berat dapat berjalan dengan lancar dan halus.

Performa Sensor Pemindai Sidik Jari

Sensor sidik jari pada G6 terletak di bagian belakang perangkat di tengah tepat di bawah kamera belakang. Penempatan sensor ini cukup baik dan mudah diraih ujung jari baik oleh tangan kiri maupun tangan kanan.

Performa sensor juga terbilang cepat dan akurat. Saat diuji membaca 10 kali berturut-turut, sensor tidak gagal satu kali pun. Ponsel dapat terbuka kuncinya dalam waktu kurang dari 1 detik. Tidak ada keluhan pada sensor sidik jari, sesuai dengan harapan dari sebuah ponsel flagship.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

LG memasangkan sistem operasi terbaru pada G6, yaitu Android 7.0 Nougat dengan balutan antarmuka LG UX versi 4.9. Tampilannya sederhana dan mudah dipahami bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan ponsel Android. Di dalamnya tersedia aplikasi dasar, aplikasi dengan fitur khas LG dan beberapa aplikasi bloatware. Untuk aplikasi bloatware, semuanya dapat dibongkar melalui pengaturan aplikasi biasa.


Tampilan Home

Home halaman 2

Laci Aplikasi

Laci Aplikasi hal. 2

Panel notifikasi

Panel pengaturan cepat

Aplikasi dasar tersedia lengkap di LG G6. Pesan, kontak, panggilan, kalender, galeri, kalkulator dan Memo khas LG memiliki tampilan sederhana dan fungsi yang lengkap. Aplikasi jam terdiri dari Alarm, Timer, Stopwatch dan Jam Global.


App Panggilan

Kalender

Pesan

Memo

Galeri

Kalkulator

Alarm

Timer

Stopwatch

Untuk membuka dan menyunting dokumen, LG menyediakan aplikasi dari Google, yaitu Sheets, Docs dan Slides, bersamaan dengan aplikasi Google lainnya yang lengkap terpasang seperti Play Music, Play Movies, Duo, YouTube, Maps, GMail, Drive dan Photos.

Untuk manajemen perangkat ada aplikasi khas LG yaitu Battery Saver, Smart Doctor, Battery Usage, LG Mobile Switch dan RemoteCall Service. File Manager tersedia untuk mengelola file di dalam perangkat.


Aplikasi Google

Aplikasi manajemen perangkat

File manager

LG juga menyediakan aplikasi yang mendukung gaya hidup penggunanya, seperti LG Health, LG Friends Manager dan Evernote, aplikasi pembuat catatan.


Aplikasi Evernote

Aplikasi LG Friends Manager

LG Health

Sayangnya LG G6 mengandung aplikasi bloatware atau titipan. Ada tiga aplikasi bloatware yaitu InStore, Kompas dan Alfacart. Untungnya ketiga aplikasi ini dapat dibongkar (uninstall) secara utuh.


InStore

Kompas

Alfcart dapat di-uninstal

Kinerja Baterai

LG membenamkan baterai berkapasitas 3,300mAh pada G6. Kapasitas sebesar ini terbilang cukup untuk memberikan tenaga ke layar Quad HD+ dan platform Snapdragon 821. Saat digunakan normal, G6 dapat bertahan selama 1 hari penuh.


Daya tahan baterai 1 hari penuh

Layar memakan daya terbanyak

Perangkat dipakai dari daya 100% pada pagi hari dan menyisakan 60% setelah 8 jam pemakaian. Dengan penggunaan yang sama, baterai masih dapat dipakai selama 15 jam ke depan. Penggunaan selama 8 jam tersebut mencakup standby jaringan, melakukan panggilan 20 menit, berselancar internet menggunakan Chrome selama 1 jam, menggunakan kamera 10 menit dan bermain game kurang lebih 1 jam.

Konsumsi baterai terbesar berasal dari layar dan standby jaringan. Hal ini cukup wajar meskipun fitur layar “Always-On” selalu aktif.

Berikut kita lihat performa isi daya cepat pada LG G6.


Indikasi Fast Charging

Dari 26% ke 100%: 85 menit

LG G6 mendukung fitur isi daya cepat Quick Charge 3.0. Fitur ini dapat menelan daya hingga 18W (9V / 2A). Saat diuji menggunakan charger yang mendukung QC 3.0, baterai G6 terisi dari 26% ke 100% dalam waktu 1 jam 25 menit.

Kualitas Kamera

LG G6 dibekali kamera belakang ganda dengan resolusi kedua sensornya 13MP. Satu lensa memiliki sudut-lebar 125 derajat, sementara satunya memiliki sudut-normal 72 derajat. Fitur yang terdapat pada sensor dengan lensa sudut normal adalah OIS, Laser AF dan f/1.7. Sementara pada lensa sudut-lebar bukaan lensanya f/2.4.

Di bawah ini hasil foto dengan sudut-normal (Foto 1) dan sudut-lebar (Foto 2). Tampak cakupan lensa sudut-lebar jauh lebih besar untuk foto objek yang jauh. Efek fish-eye atau distorsi tampak terlihat pada bagian bawah foto yang agak melengkung ke bawah. Hal ini wajar untuk lensa sudut-lebar.


Foto 1: Hasil foto dengan kamera lensa sudut-normal


Foto 2: Hasil foto dengan kamera lensa sudut-lebar

Seperti apa hasil jepretan LG G6? Simak hasilnya berikut ini:


Foto 3: Modus Auto, Siang hari, HDR Auto, Lensa sudut-normal, Rasio Aspek 18:9

Foto 4: Zoom 80% foto 3, detail tajam


Foto 5: Modus Auto, Siang hari, HDR Auto, Lensa sudut-normal, Rasio Aspek 18:9

Foto 6: Zoom 80% foto 5, detail tajam, bentuk tegas

Hasil jepretan LG G6 memiliki detail yang sangat tajam dan jelas. Noise tidak tampak sama sekali. Warna yang ditampilkan juga cukup akurat dengan aslinya. Exposure pada bagian yang ada bayangan dapat terbaca dengan baik sehingga tidak gelap berkat fitur HDR.

Selanjutnya kita simak hasil jepretan pada malam hari.


Foto 7: Modus Auto, Malam hari, HDR Auto, Lensa sudut-normal, Rasio Aspek 18:9

Foto 8: Zoom 80% foto 7, detail tajam, bentuk tegas

Dengan modus auto, tampak detail cukup baik namun noise yang dihasilkan cukup banyak, seperti yang terlihat pada Foto 7 di bagian langit. Modus auto mengatur ISO pada angka 3000 untuk mencapai shutter 1/9 detik, jadi wajar noise cukup banyak. Lalu apakah dengan ISO minim hasil jepretan akan lebih baik?


Foto 9: Modus Manual, Malam hari, HDR Auto, ISO 50, Shutter time 4 detik, Fokus tak-hingga, Lensa sudut-normal, Rasio Aspek 18:9

Foto 10: Zoom 80% foto 9, detail tajam, bentuk tegas

Jepretan dengan modus Manual dengan ISO 50 mampu menghasilkan foto yang minim noise. Dengan membandingkan Foto 8 dan Foto 10 hal ini tampak jelas. Detail foto tampak lebih tegas dan jelas, berkat waktu exposure yang lebih panjang.

Aplikasi kamera LG G6 menawarkan cukup banyak fitur untuk menunjang pengguna yang hobi fotografi mobile.


Tampilan Aplikasi Kamera

Pengaturan Kamera

Pilihan Modus

Pilihan Filter

Pilihan Modus Cepat

Di G6 terdapat modus Pro yang dapat mengatur berbagai parameter fotografi, yaitu White Balance, Jarak Fokus, Exposure Value, Angka ISO dan Durasi Shutter. White Balance dapat dikendalikan dengan angka Kelvin dari 2400 – 7400 K. Exposure Value memiliki rentang -2 sampai +2 dengan step 1/6. Angka ISO tersedia dari 50 sampai 3200. Durasi shutter dapat diatur dari 1/4000 sampai 30 detik.


Modus Manual

Kendali WB

Kendali Focus

Kendali EV

Kendali ISO

Kendali Shutter

Meskipun memiliki kamera ganda, LG G6 tidak menyediakan fitur pengaturan bokeh yang umumnya tersedia di ponsel pintar dengan kamera ganda, seperti Xiaomi Redmi Pro dan Vivo V5 Plus pada kamera depan gandanya. Bahkan Galaxy S8 menyediakan fitur tersebut dengan 1 kamera namun memerlukan dua kali jepret.

Kamera ganda di LG G6 hanya bermanfaat dalam memilih sudut pengambilan gambar saja, yaitu antara sudut-normal atau sudut-lebar. Modus Popout sebenarnya memanfaatkan kedua kamera belakang G6, namun dilakukan melalui jepretan terpisah. Fitur bokeh menggunakan hasil jepretan dua kamera sekaligus lalu menggabungkannya dengan program khusus. Tampaknya LG agak tertinggal dalam fitur ini.

Namun secara keseluruhan kamera LG G6 sangat mumpuni bagi pecinta fotografi mobile. Hasilnya tajam dan tegas pada kondisi cahaya cukup maupun di malam hari. Fitur modus Pro memiliki banyak pilihan untuk mengambil gambar yang sesuai keinginan.

Kualitas Audio & FM Radio

LG G6 dilengkapi dengan chip audio khusus Quad DAC yang berarti 4-inti chip pengolah sinyal Digital ke Analog. Chip ini mampu memisahkan dua channel kiri dan kanan untuk diolah terpisah sehingga hasil keluarannya jernih.


Aplikasi Play Musik

Pengaturan HiFi Quad DAC

Saat diuji, memang benar hasil audio melalui port 3.5mm sangat jernih. Nyaris tidak ada noise saat mendengarkan musik MP3 melalui aplikasi Play Musik. Bass dan treble terdengar dengan jelas. Pada pengaturan HiFi Quad DAC, pengguna dapat mengatur keseimbangan antara keluaran audio channel kiri dan channel kanan.

Melalui aplikasi Musik bawaan, LG menyediakan pengaturan equalizer audio melalui pengaturan yang tersedia maupun kustom melalui equalizer 5 bar. Sayangnya tidak ada efek suara Surround atau pengaturan cepat Bass dan Treble secara terpisah. Kebebasan pengaturan untuk mendapatkan keluaran audio yang cocok agak terbatas.


Aplikasi Musik bawaan

Tampilan Now Playing

Pengaturan audio

Pengaturan Pitch dan Speed

Equalizer kustom

Meskipun hasil audio dari Quad DAC jernih, namun ini bukan yang terbaik yang pernah UlasAbis temui. Sejauh ini, hasil audio dari ZUK Z1 masih menjadi yang terdepan berkat pengaturan tuning audio dan equalizer yang banyak sehingga bass dan trebel dapat diatur sesuai selera. Audio dari Vivo V5 dan Asus ZenFone 3 juga bisa dibilang tidak kalah dari LG G6. Kedua ponsel tersebut didukung dengan chip audio terdedikasi juga.

LG G6 dilengkapi dengan penerima siaran FM Radio. Fitur ini tidak umum pada ponsel flagship dari merek lain seperti Samsung, Xiaomi dan HTC. Hanya LG yang menyediakan FM Radio di ponsel flagshipnya.

Aplikasi FM Radio yang tersedia cukup standard. Siaran radio dapat direkam untuk disimpan di ponsel. Tuning otomatis juga tersedia, selain fitur auto-stop semacam timer yang dapat mengatur kapan siaran FM Radio dimatikan, mulai 5 menit sampai 1 jam.

Berkat chip Quad DAC, siaran radio yang ditangkap LG G6 terdengar sangat jernih, nyaris tidak ada noise yang terdengar. Bahkan saat diuji mendengarkan stasiun yang biasanya penuh noise (suara kresek-kresek di latar), LG G6 dapat menghasilkan suara yang jernih.


Aplikasi FM Radio

Aplikasi HD Audio Recorder

Tampilan HD Audio Recorder

Fitur audio LG G6 tidak sampai di sana saja. Terdapat aplikasi perekam audio HD yang dapat merekam dengan kualitas 24bit / 192 kHz. Pengguna dapat merekam pada kondisi normal ataupun kondisi konser yang dibantu dengan fitur noise cancellation pada ponsel.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Itulah flagship terbaru dari LG. Ponsel ini memiliki banyak fitur selain desain barunya dan spesifikasi yang tinggi. Fitur LG G6 dititik-beratkan pada aspek audio, kamera dan layar lebar 5.7 inci “Full Vision”.

Bagi yang gemar menikmati lantunan musik audiophile kualitas tinggi tentu akan menyukai keluaran audio jernih Quad DAC. Penggemar fotografi juga dapat memanfaatkan fitur modus Pro pada G6 dan fleksibelitas pilihan sudut foto antara sudut-normal atau sudut-lebar hanya dengan menekan tombol di aplikasi kamera.

Ponsel yang dibanderol sekitar Rp. 9.5 juta ini bersaing langsung dengan model flagship Samsung Galaxy S8 yang diluncurkan berselang 1 bulan. Ponsel yang ditenagai Exynos 8895 ini dibanderol sedikit lebih mahal dari G6 yaitu di Rp. 10.5 juta. Secara performa, desain dan fitur biometrik, Galaxy S8 jelas unggul berkat Exynos 8895, layar lengkung 3D dan 3 sensor biometrik canggih.

Namun untuk fitur audio, LG G6 lebih baik dari Galaxy S8. Chip khusus Quad DAC dan resepsi FM Radio menjadi keunggulannya. Galaxy S8 tidak dilengkapi chip audio khusus dan tidak dipasangi penangkap siaran FM Radio. Fitur fotografi terbilang setara, Galaxy S8 dilengkapi kamera belakang tunggal dengan sensor 12MP yang juga dapat menghasilkan foto sangat tajam.


Samsung Galaxy S8

Cek: Ulasan lengkap Samsung Galaxy S8 khas UlasAbis.

Cek: Perbandingan LG G6 vs. Samsung Galaxy S8 di tautan ini.

Pesaing LG G6 lainnya adalah ASUS ZenFone 3 Zoom (dikenal juga sebagai ZenFone Zoom S). Ponsel keluaran pabrikan Taiwan ini memang tidak memiliki performa dan layar sebaik G6. Namun fitur fotografi dan audionya bersaing langsung dengan LG G6. ZenFone 3 Zoom juga dibekali kamera belakang ganda dan chip audio Hi-Res 192kHz/24-bit serta dukungan DTS untuk penggunaan headphone.

ZenFone 3 Zoom dijual resmi di Indonesia dengan banderol Rp. 6 juta. Ponsel ini memiliki spesifikasi Snapdragon 625 dengan RAM 4GB dan ROM 64GB. Layarnya tipe AMOLED berukuran 5.5 inci dengan resolusi Full HD. Jelas G6 lebih unggul secara spesifikasi performanya, namun ZenFone 3 Zoom banderolnya 35% lebih murah. Bagi yang budgetnya terbatas dan ingin memiliki ponsel dengan fitur kamera dan audio setara G6, ZenFone 3 Zoom dapat menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.


ASUS ZenFone 3 Zoom / ZenFone Zoom S ZE553KL

Cek: Perbandingan LG G6 vs. ASUS ZenFone Zoom S di tautan ini.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai LG G6?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

4 Komentar

  • Ponsyah:
    25 Sep 2017 · 12:47

    Pengen beli smartphone.. Tapi masih bingung antara s7 edge,lg g6, sama iphone 6s bantu dong gan

    • 25 Sep 2017 · 21:56

      Halo gan Ponsyah. Agan bisa sebutkan dulu apa yang agan ingin dapatkan dari smartphone agan nanti. Aspek fotografi, performa tinggi, desain keren, kualitas audio, fitur FM Radio atau daya tahan baterai? Tiga model hp yang agan sebutkan masing-masing memiliki kelebihan masing-masing.

  • Budirogo:
    27 Jun 2017 · 09:22

    Lagi milih untuk upgrade smartphone. Perbandingan kamera LG G6 dengan Xiaomi Mi6 bagus mana?

    • 28 Jun 2017 · 20:29

      Halo gan Budirogo. Kalau ane ditanya rekomendasinya, sudah pasti ane akan kembalikan ke agan lagi 🙂

      Jika agan peduli dengan fitur audio dan FM Radio, sudah pasti LG G6 jauh lebih unggul berkat Quad DAC. Ane sudah buktikan, siaran radio pakai LG G6 terdengar sangat jernih, dan musik MP3 juga terdengar bening. Xiaomi Mi 6 masih ketinggalan dalam hal audio, tidak ada FM Radio dan tidak dilengkapi DAC (chip audio khusus dedicated). Selain itu LG G6 sudah ada proteksi IP68, sementara Mi 6 gak boleh kena air.

      Kalau soal kamera belakang, meski sama-sama 2 sensor, Mi 6 masih lebih unggul karena ada fitur bokeh effect. LG G6 tidak menawarkan fitur ini, tapi bisa telephoto. Kalau dari kualitas ketajaman, keduanya sama saja, gan. Mi 6 juga memiliki chipset SD835 yang lebih powerful, meskipun secara prakteknya agan tidak akan merasakan perbedaan yang signifikan karena SD821 juga masih sangat mumpuni untuk semua aplikasi saat ini.

      Singkatnya, LG G6 jika agan hobby mendengarkan musik dan aman kena air. Xiaomi Mi 6 jika agan ingin hp yang powerful dan lebih terjangkau 🙂

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).