Moto G5s Plus – Ulasan

Moto G5s Plus

Rating UlasAbis:
8.5

Desain

8.8

Performance

8.4

Fitur

8.3

Value for Money

8.5
Keunggulan:
+ Kamera ganda 13MP
+ Bodi elegan berbahan metal
+ Performa mumpuni, RAM 4GB
+ Dukungan isi daya cepat TurboPower
Kekurangan:
- Banyak app bloatware terpasang
- Hasil jepretan banyak noise saat cahaya kurang


 
Motorola merilis ponsel kelas menengah seri Moto G5s Plus pada bulan Agustus 2017 lalu dengan mengandalkan fitur baru pada seri Moto G yaitu kamera belakang ganda. Fitur ini sudah diadopsi juga oleh jajaran ponsel di kelas yang sama.

Apakah fitur unggulan utama Moto G5s Plus lebih baik atau sama saja dengan model ponsel setaranya? Simak ulasan lengkap khas UlasAbis di bawah ini.


Motorola Moto G5s Plus

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Motorola Moto G5s Plus:

  • Harga Rp. 2.990 juta (per Oktober 2017)
  • Layar tipe IPS 5.5 inci resolusi maksimum Full HD 1920 x 1080 (401 ppi)
  • Bodi berbahan metal, Layar dengan desain 2.5D
  • Ketebalan hanya 9.5mm, atau 7.5mm tanpa menghitung tonjolan kamera
  • Platform Qualcomm Snapdragon 625 terdiri dari 8-inti CPU Cortex-A53 Max @2.0GHz
  • RAM 4GB, ROM 32GB tipe eMMC 5.1 dan slot kartu microSD sampai 128GB
  • Android Nougat 7.1.1 dengan antarmuka khas Moto
  • Kamera Utama ganda dengan sensor 13MP diafragma f/2.0 lensa lebar dan sensor sekunder 13MP monokrom f/2.0, PDAF dengan lampu flash LED ganda
  • Kamera Depan 8MP diafragma f/2.0 sensor BSI dan lampu flash LED
  • Baterai kapasitas 3,000mAh dengan dukungan TurboPower & QuickCharge 3.0
  • Slot SIM card ganda (nano-SIM) hybrid dan dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi a/b/g/n, Bluetooth 4.2, NFC dan USB OTG
  • Sensor: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas / Magnetik dan Sensor Pemindai Sidik Jari

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Kualitas audio standar
  • Banyak bloatware (4 terpasang, 20+ opsional untuk dipasang)
  • Kualitas jepretan saat kondisi cahaya redup kurang bagus

Di atas kertas, spesifikasi dan fitur Moto G5s Plus tergolong kelas menengah untuk ukuran ponsel keluaran tahun 2017. Fitur andalan ponsel ini adalah kamera belakang ganda yang di tahun ini mulai banyak dipasangkan di model kelas menengah setelah sebelumnya hanya terdapat di lini ponsel kelas atas.

Chip Snapdragon 625 dari Qualcomm dipadu dengan RAM berkapasitas 4GB dan ROM 32GB. Spesifikasi lainnya cukup standar dan terbilang lengkap, seperti sensor sidik jari, sensor gyro dan sensor kompas / magnetik terpasang pada Moto G5s Plus.

Cek: Spesifikasi lengkap Moto G5s Plus di database UlasAbis.

Seri Moto G5s Plus memiliki varian dengan ukuran yang lebih kecil yakni Moto G5s standar. Moto G5s memiliki layar 5.2 inci, platform Qualcomm Snapdragon 430 dan kamera belakang tunggal namun dengan resolusi lebih tinggi mencapai 16MP. Moto G5s ini sendiri belum dirilis secara resmi di Indonesia.

Cek: Perbandingan lengkap Moto G5s Plus vs. Moto G5s di tautan ini.

Paket Penjualan


Kemasan Motorola Moto G5s Plus

Motorola mengemas Moto G5s Plus di dalam kotak sederhana penuh warna dengan warna dominan hijau cerah dan biru langit. Di bagian depan kotak terdapat tulisan Special Edition, kemungkinan merujuk ke aplikasi khusus yang terpasang.


Isi kemasan: perangkat utama, kabel data, charger, earphone, pin slot SIM dan dokumen

Di dalam kemasan terdapat perangkat utama Moto G5s Plus, kabel data micro-USB, charger yang mendukung isi daya cepat TurboPower, pin pembuka slot kartu SIM, dokumen petunjuk pemakaian dan sebuah earphone standar. Semua aksesoris bawaan berwarna hitam kecuali earphone.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Bagian depan Moto G5s Plus

Bagian belakang Moto G5s Plus

Moto G5s Plus dibuat dengan bahan metal pada bagian belakang dan samping dan bahan kaca Gorilla Glass 3 menutupi layar depan. Bahan metal sudah menjadi norma pada ponsel kelas menengah. Pabrikan lain seperti Xiaomi, Samsung, Meizu dan LG sudah menggunakan bahan metal pada jajaran ponsel di kisaran Rp. 3 jutaan.

Bahasa desain Moto G5s masih mirip dengan model generasi sebelumnya Moto G5 Plus, namun dengan sedikit perubahan di desain panel belakang khususnya di rumah kamera dan garis antena yang lebih tegas. Jika dibanding Moto G4 Plus, desain Moto G5s berubah cukup banyak di seluruh bagian.

Berikutnya kita simak setiap sudut Moto G5s Plus dengan lebih detail.


Bagian depan atas layar

Bagian depan Moto G5s mengusung desain standar dengan bezel layar yang tebal di bagian atas dan bawahnya. Di atas layar terdapat speaker panggilan dan logo Moto di tengah. Di sebelah kirinya terdapat kamera depan dan jendela letak sensor proximity dan cahaya. Sementara di sebelah kanannya terletak lampu flash LED. Motorola tidak menyediakan lampu LED notifikasi pada model ini.


Bagian bawah layar

Di bawah layar terdapat sensor pemindai sidik jari yang juga berfungsi sebagai pembuka dan pengunci layar. Permukaan sensor ini sedikit lebih rendah dari permukaan di sekitarnya dan dikelilingi bingkai dari kaca mengkilap, menghasilkan bentuk yang elegan. Bentuk ini mirip dengan desain sensor sidik jari pada OnePlus 3T.

Moto G5s Plus tidak dilengkapi tombol navigasi fisik. Namun di tampilan layar terdapat tombol navitasi. Sensor sidik jari pun tidak berfungsi sebagai tombol home, melainkan berfungsi untuk membuka kunci layar dan juga menguncinya.


Bagian belakang

Pada bagian belakang sebelah atas terdapat rumah kamera yang berisi kamera ganda dan lampu flash LED ganda di bawahnya. Rumah kamera tersebut sedikit lebih menonjol dibanding permukaan sekitarnya. Tonjolan kamera ini berukuran sekitar 2mm. Saat diletakkan di permukaan yang datar, tonjolan kamera sangat terasa sehingga perangkat tidak bisa rata di permukaan, namun cukup stabil karena letaknya di tengah.


Bagian belakang bawah

Di bagian tengah panel belakang terdapat logo Motorola yang berada di bulatan yang lebih rendah dari permukaan di sekelilingnya, memberikan kesan bulatan ini memiliki warna yang berbeda. Di bawahnya terdapat informasi nomor IMEI dan nomor seri perangkat di atas stiker yang dapat dilepas bersih. Di ujung bawah terletak informasi sertifikasi perangkat dan keterangan nomor model serta lokasi pembuatnya, yakni di Indonesia.


Gambar atas ke bawah: Sisi kanan, sisi bawah, sisi kiri dan sisi atas

Pada bagian samping kanan terdapat dua tombol yaitu tombol volume sebelah atas dan tombol kunci / daya di bawahnya. Tombol volume memiliki permukaan yang halus, sementara tombol kunci / daya memiliki permukaan bergerigi sehingga dapat mudah dibedakan hanya dengan sentuhan jari. Di kedua ujung sisi ini terdapat garis antena sambungan dari bagian belakang.

Di sisi bawah terpasang port micro-USB di tengah, diapit oleh speaker lantang di sebelah kanan dan lubang mikrofon di sebelah kiri. Di kedua ujung sisi bawah juga terdapat garis antena sambungan dari bagian belakang.

Di samping kiri hanya ada slot kartu SIM dan microSD, terletak di tengah. Posisi slot tidak pas di tengah namun lebih dekat ke bagian belakang perangkat. Hal yang sama juga berlaku untuk port audio 3.5mm di sisi atas yang peletakannya agak ke bawah, bahkan memotong sedikit bagian mengkilap dari bingkai. Tampaknya tim desain Motorola berusaha keras menipiskan perangkat sehingga mengorbankan sedikit estetika kedua fitur tersebut.


Ukuran Moto G5s Plus pas di tangan, terasa mantap digenggam

Secara keseluruhan Moto G5s Plus nyaman digenggam berkat bingkai yang agak melengkung pada bagian tingginya dan bahan metal bertekstur tidak licin. Bingkai hanya memiliki ketebalan kurang lebih 7.5mm juga menambah kenyamanan saat digenggam. Ponsel ini juga cukup indah dilihat dan berbeda dari kebanyakan ponsel lainnya berkat bagian bingkai atas yang agak melengkung dan sudut yang membulat.

Berat Moto G5s Plus mencapai 170gr, tergolong berat untuk ukuran ponsel dengan layar 5.5 inci berbezel normal dan baterai 3,000mAh. Sebagai pembanding, Redmi Note 4 memiliki bobot 175gr dengan dimensi yang mirip namun dengan baterai lebih besar 4,100mAh. Tampaknya berat Moto G5s Plus dikontribusikan oleh rumah kamera yang besar. Namun berat ini menambah kesan mantap, sejalan dengan bodi metal yang membalut ponsel.

Layar dan Tampilan


Layar Moto G5s Plus dengan ukuran 5.5 inci dan resolusi Full HD 1920 x 1080

Layar Moto G5s Plus memiliki ukuran 5.5 inci dengan teknologi layar IPS beresolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Kepadatan piksel layarnya mencapai 401 piksel per inci yang mampu menghasilkan tampilan layar yang tajam. Ketajaman ini tetap terjaga meski dilihat dari jarak dekat.


Tampilan dari jarak dekat

Warna yang dihasilkan ponsel ini terbilang standar untuk ukuran layar IPS. Warna terlihat cukup menonjol dengan saturasi yang baik. Namun kontras antara warna hitam dan putih tidak setinggi layar berbasis AMOLED. Hal ini cukup wajar pada layar IPS.

Layar IPS pada Moto G5s Plus memiliki tingkat kecerahan layar maksimal yang tinggi, sehingga mampu dengan mudah digunakan pada luar ruang, bahkan ketika di bawah sinar matahari langsung, meski dengan kontras dan saturasi warna yang menurun. Namun tulisan dan gambar masih dapat terbaca.

Performa

Motorola menyematkan platform Qualcomm Snapdragon 625. Platform ini memiliki 8-inti CPU Cortex-A53 @2.0Ghz dan pengolah grafis Adreno 506. RAM yang digunakan memiliki kapasitas 4GB tipe LPDDR3, sementara ROM yang dipasang mencapai 64GB berjenis eMMC 5.1. Spesifikasi performa ini di atas kertas tergolong kelas menengah atas.


Uji AnTuTu 64,162

Spesifikasi

Uji memori AndroBench

Di uji benchmark AnTuTu, Moto G5s Plus meraih skor 64,162, mengolongkan performa ponsel ini di kelas menengah atas. Seharusnya performa grafis maupun komputasi dapat berjalan dengan lancar dan mulus, bahkan pada aplikasi berat.

Saat dites, aplikasi game populer seperti Clash of Clans, Clash Royale dan Mobile Legends dengan pengaturan grafis High dapat berjalan dengan mulus tanpa lag bahkan pada animasi intens.

Berkat RAM berkapasitas 4GB, aplikasi ringan seperti Facebook, BBM, WhatsApp, Instagram dan Twitter dapat berjalan dengan mulus secara bersamaan. Jadi untuk penggunaan sehari-hari, Moto G5s Plus sangat mumpuni.

Performa Sensor Sidik Jari

Sensor sidik jari Moto G5s Plus terletak pada bagian bawah layar. Saat dites, sensor sidik jari dapat dengan cepat mengenali sidik jari dan masuk ke tampilan home dalam waktu kurang dari 1 detik. Tidak ada masalah dengan letak sensor sidik jari, mudah dijangkau baik oleh jempol tangan kiri maupun tangan kanan.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Sistem operasi yang terpasang pada Moto G5s Plus adalah Android 7.1.1 Nougat saat dibuka dari kemasan. Antarmukanya dibalut dengan beberapa aplikasi khas Motorola, namun di beberapa laman masih terdapat elemen Android murni seperti di pengaturan, tampilan bilah status dan bilah pengaturan cepat.


Tampilan Home

Laman home 2

Daftar aplikasi


Daftar aplikasi 2

Tentang ponsel

Informasi spek

Seluruh aplikasi dasar tersedia lengkap, seperti untuk melakukan panggilan, pengelola pesan teks, kalender, kalkulator, alarm, galeri foto dan pemutar musik. Tampilan aplikasi-aplikasi tersebut sangat mirip dengan versi Android murni. Bahkan untuk galeri Foto, Motorola mengandalkan aplikasi Foto dari Google.


Aplikasi Google

Kontak

Panggilan


Aplikasi Google

Kalender

Galeri

Selain aplikasi dasar, Motorola juga memasangkan beberapa aplikasi bawaan yang bukan khas Motorola alias aplikasi bloatware. Aplikasi tersebut antara lain IN Store, Outlook, LinkedIn, Babe dan Catfiz. IN Store merupakan aplikasi toko bawaan Lenovo, sementara Outlook dan LinkedIn adalah aplikasi untuk pengelola email dan media sosial untuk kaum profesional. Babe adalah aplikasi konten berita sementara Catfiz tergolong aplikasi messenger. Semua aplikasi bloatware ini dapat dibongkar / di-uninstall.

Selain itu Motorola juga menawarkan aplikasi-aplikasi lain untuk dipasang saat memulai pertama kali. Ada sekitar 36 aplikasi yang dapat dipasang. Setidaknya aplikasi ini membutuhkan ruang memori penyimpanan internal perangkat untuk memuat file apk. Untungnya aplikasi-aplikasi ini bersifat opsional, meski beberapa aplikasi sudah terpilih untuk dipasang sejak awal.

Kinerja Baterai

Motorola memasangkan baterai berkapasitas 3,000mAh yang diklaim dapat bertahan seharian. Baterai ini tergolong berkapasitas kecil melihat beberapa ponsel dengan ukuran layar 5.5 inci sudah dipasangi baterai 4,000mAh. Namun ini adalah pertukaran untuk menghasilkan ponsel berbodi tipis.


Pemakaian baterai

Non-stop game

Informasi TurboPower

Saat diuji penggunaan normal, baterai Moto G5s Plus dapat bertahan selama kurang lebih 1 hari. Dimulai dari kapasitas 100% pada jam 8 pagi, ponsel dapat bertahan sampai jam 19:00 menyisakan 35% daya, dan pada jam 22:00 baterai tersisa 21%. Sayangnya daya yang tersisa tidak dapat mencapai jam 8 pagi keesokan harinya. Pemakaian normal tersebut mencakup 2 jam mengaktifkan GPS, 2 jam berselancar di internet, 1 jam membuka media sosial dan 2 jam bermain game 3D Mobile Legends.

Untuk penggunaan bermain game 3D Mobile Legends secara nonstop, Moto G5s Plus dapat bertahan sekitar 5 jam 25 menit. Sementara untuk menonton video, ponsel ini dapat melahap video berdurasi total 8 jam 13 menit dan menyisakan daya 23%.

Untuk mengisi daya, Motorola membekali Moto G5s Plus dengan teknologi isi daya TurboPower menggunakan charger bawaan. Charger ini dapat mengisi baterai dengan daya maksimal 18W. Saat fitur TurboPower aktif akan tercantum di tampilan layar depan.

TurboPower ini sebenarnya adalah teknologi Quick Charge 3.0 yang sama dengan yang diusung Qualcomm, sehingga fitur ini akan aktif saat charger Quick Charge 3.0 digunakan untuk mengisi daya Moto G5s Plus. Sebaliknya, charger TurboPower akan terdeteksi sebagai Quick Charge 3.0 saat mengisi daya ponsel lain yang mendukung fitur isi daya cepat tersebut.

Kualitas Kamera


Kamera ganda Moto G5s Plus

Kamera belakang ganda merupakan andalan utama dari Moto G5s Plus. Kamera ini dilengkapi dengan sensor ganda masing-masing beresolusi 13MP. Lensanya sama-sama memiliki bukaan f/2.0 dengan dukungan autofokus Phase-Detection Autofokus atau PDAF. Perbedaan kedua sensor terletak pada jenis cahaya yang dibaca. Satu sensor membaca warna normal (RGB) sementara sensor lainnya hanya membaca warna hitam dan putih atau disebut monokrom (monochrome).

Saat bekerja bersamaan, kedua sensor ini dapat memberikan efek kedalaman. Kombinasi sensor ini berbeda dari yang terdapat pada Mi A1, yang menggabungkan sensor lensa-lebar dengan sensor lensa-tele sehingga dapat mensimulasikan zoom optik hingga 2X. Kamera belakang Moto G5s Plus tidak memiliki fitur zoom optik.

Seperti apa kualitas jepretan kamera belakang Moto G5s Plus?


Foto 1: Modus Auto, HDR Auto, Rasio 4:3, Kondisi siang hari (mendung)


Foto 2: Zoom Foto 1, detail objek baik, noise sedikit, ketajaman sedikit kurang tegas


Foto 3: Modus Auto, HDR Auto, Rasio 4:3, Kondisi siang hari (mendung)


Foto 4: Zoom Foto 3, detail objek baik, ketajaman sedikit kurang tegas

Hasil jepretan Moto G5s Plus pada kondisi cahaya cukup tergolong bagus, dengan ketajaman yang cukup baik meski sedikit kurang tegas. Saturasi warna dan kontras baik dan detail cukup terjaga. Foto 1 sampai Foto 4 memperlihatkan kualitas jepretan ponsel ini pada siang hari.


Foto 5: Modus Auto, HDR Auto, Rasio 4:3, Kondisi malam hari


Foto 6: Zoom Foto 5, banyak noise, detail kabur, bentuk tidak tegas

Pada kondisi cahaya redup, jepretan Moto G5s Plus terlihat lebih buruk. Hasil foto dipenuhi noise pada bagian yang homogen. Bentuk objek tidak tegas dengan kontras yang kurang menonjol akibat noise, seperti yang terlihat pada Foto 7 dan Foto 8. Menggunakan modus malam pun tidak banyak membantu.


Foto 7: Modus Pro, HDR Auto, Rasio 4:3, ISO 800, Rana 1/4 detik, Kondisi malam hari


Foto 8: Zoom Foto 7, noise tetap banyak, detail kabur, bentuk tidak tegas

Hasil potret malam hari yang lebih baik dapat dihasilkan melalui modus Profesional yang tersedia pada aplikasi kamera. Sayangnya hasil tidak bisa sebagus ponsel papan atas, karena parameter pada modus Pro yang terbatas, khususnya pada pengaturan durasi rana (shutter speed) yang terbatas maksimal pada 1/4 detik. Pengaturan banyaknya cahaya yang masuk terpaksa dibantu oleh pengaturan angka ISO, yang pada angka ISO tinggi dapat memperbanyak noise yang muncul.

Kualitas foto pada kondisi cahaya redup tampaknya terbatas oleh platform Qualcomm Snapdragon 625 yang digunakan oleh Moto G5s Plus dan Mi A1. Ponsel Xioami tersebut juga memiliki kualitas jepretan malam hari yang sama buruknya, dipenuhi noise.

Tampilan Dan Fitur Aplikasi Kamera

Aplikasi kamera bawaan memiliki tampilan khas yang bukan berasal dari Android murni. Aplikasi ini bernama Moto Camera dan diupdate melalui aplikasi Play Store. Tampilannya terbilang sederhana dan cukup intuitif.


Aplikasi kamera

Pilihan modus

Modus redup

Di dalamnya tidak terdapat banyak pilihan modus. Hanya ada pilihan modus Malam di bagian atas, modus panorama, modus kedalaman dan mode Profesional yang dapat dipilih melalui menu di samping kanan tombol potret. Motorola tidak menyediakan pilihan filter.


Modus Pro

Pilihan parameter

Pada modus Profesional, terdapat beberapa parameter fotografi yang dapat diatur, yaitu Jarak Fokus, Keseimbangan Putih (WB), Durasi Rana (Shutter Speed), angka ISO dan Kompensasi Paparan (EV). Jarak Fokus dapat diatur antara makro sampai tak hingga. Keseimbangan Putih tersedia dalam beberapa pilihan atau preset, sementara Durasi Rana tersedia dari 1/6000 sampai 1/4 detik. Angka ISO dapat dipilih dari 100 sampai 3200. Nilai kompensasi paparan atau EV dapat diatur dari -2 sampai +2 dengan langkah 1/6.

Sayangnya tidak ada pilihan untuk dapat mengaktifkan dan mengambil gambar menggunakan hanya sensor monokrom saja pada aplikasi kamera ini.

Kualitas Jepretan Kamera Ganda

Fitur kamera ganda dinamakan fitur Kedalaman pada aplikasi kamera. Moto G5s Plus mengusung kombinasi sensor berwarna RGB dan sensor monokrom. Kedua sensor ini digunakan terutama untuk menghasilkan efek kedalaman atau efek bokeh.


Foto 9: Modus Kedalaman, Tingkat kedalaman 4 dari 7, HDR Off


Foto 10: Modus Kedalaman, Tingkat kedalaman 7 dari 7, HDR Off, blur semakin intens

Pada aplikasi kamera, kedalaman dapat diatur menggunakan slider di bagian bawah tampilan. Pengaturannya dari 1 sampai 7, dengan pengaturan 7 menghasilkan bokeh yang lebih intens dan lebih dalam. Perlu dicatat bahwa pengaturan ini tersedia setelah aplikasi Moto Camera diupdate di Play Store.

Saat fitur kedalaman diaktifkan, hasilnya juga terbilang baik. Bokeh atau latar kabur yang dihasilkan cukup baik. Sayangnya pada batas antara bokeh dan objek fokus terlihat agak kabur dan tidak tegas. Hasil ini berbeda dari yang diperoleh melalui kamera ganda Mi A1, yang memperlihatkan batas yang lebih tegas. Foto 5 dan Foto 6 menunjukkan perbedaan tersebut.

Di bawah ini adalah hasil jepretan kamera ganda Moto G5s Plus disandingkan dengan hasil dari Mi A1 dan Redmi Pro pada kondisi cahaya cukup. Kamera ganda ponsel Motorola tersebut cukup baik menghasilkan bokeh dan tingkat detail yang baik.


Foto 11 (referensi Xiaomi Mi A1): Modus Portrait (Dual Lens), Rasio 4:3, HDR Off


Foto 12 (referensi Xiaomi Redmi Pro): Modus Portrait (Dual Lens) simulasi f/2.8, Rasio 4:3, HDR Off

Kualitas Kamera Depan

Kamera depan Moto G5s Plus memiliki sensor beresolusi 8MP dengan jenis sensor Back-Side Illumination (BSI). Lensa yang terpasang menggunakan lensa sudut-lebar, sehingga dapat dipakai untuk melakukan group selfie.


Foto 13: Kamera depan, Modus Auto, Beautifikasi Aktif, Rasio 4:3

Kualitas jepretan selfie terbilang cukup baik. Aplikasi kamera bawaan menyediakan fitur pemercantik yang dapat diatur. Selain itu modus Profesional juga tersedia untuk selfie, memberikan ruang bagi yang ingin kreatif dalam ber-selfie ria.

Kualitas Audio & FM Radio

Moto G5s Plus memiliki port audio 3.5mm dan sebuah speaker lantang tunggal di sisi kanan bagian bawah perangkat. Ponsel ini tidak menyediakan fitur spesial pada aspek audio, namun menyediakan penerima siaran radio FM.

Saat dites, keluaran suara dari speaker lantang cukup nyaring, mampu mencapai 81 decibel pada volume maksimum. Hasil tersebut sebanding dengan ponsel sekelas lainnya, dan dapat dengan mudah memenuhi 1 ruangan besar dengan suara dari speaker ini.


Equalizer audio

Efek speaker

FM Radio

Keluaran audio menggunakan port 3.5mm terbilang biasa saja, dengan bass dan trebel yang kurang menonjol. Motorola menyediakan pengaturan equalizer melalui aplikasi Play Musik bawaan, dan ini cukup membantu meningkatkan kedalaman bass dan trebel. Namun jika dibanding dengan ponsel lain yang memiliki amplifier, kualitas audio melalui port 3.5mm terbilang kalah bagus, mengindikasikan Moto G5s Plus tidak dilengkapi chip amplifier pada DAC.


Setelan FM Radio

Setelan FM Radio 2

Setelan FM Radio 3

Aplikasi FM Radio tersedia secara bawaan, dan memiliki fungsi yang lengkap, termasuk merekam siaran radio, pemindai stasiun otomatis dan pewaktu tidur. Hasil keluaran siaran radio terdengar biasa saja tanpa ada filter penghilang noise.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Motorola Moto G5s Plus menawarkan fitur dan spesifikasi kelas menengah dengan harga yang terjangkau. Dibanderol hanya Rp. 2,990 juta, ponsel ini menjadi model yang paling tinggi value for money-nya di jajaran ponsel Motorola di Indonesia hingga saat ini.

Bagi pecinta fotografi kreatif, Moto G5s Plus dapat memenuhi tuntutan untuk menghasilkan foto berkualitas baik, ditambah dengan kemampuan menghasilkan efek bokeh / blur yang baik untuk fotografi objek jarak dekat.

Untuk penggunaan normal sehari-hari, ponsel ini sangat mumpuni berkat platform Snapdragon 625 dan RAM berkapasitas besar 4GB. Seluruh aplikasi dapat berjalan normal. Layarnya juga besar dan nyaman dipandang dengan baterai yang mencukupi untuk pemakaian 1 hari.

Sayangnya sistem operasi yang terpasang dibebani cukup banyak bloatware. Setidaknya ada 4 aplikasi bloatware yang sudah pasti dipasang dan sekitar 30+ yang dapat dipasang secara opsional pada saat pertama kali ponsel dinyalakan. Untungnya aplikasi ini dapat dihapus pemasangannya.

Di harga Rp. 3 jutaan, Moto G5s Plus bersaing ketat dengan Xiaomi Mi A1, ponsel Android One pertama dari Xiaomi yang diluncurkan di Indonesia selang 1 minggu setelah Moto G5s Plus tersedia di pasar. Ponsel Xiaomi tersebut juga mengunggulkan kamera belakang ganda dan platform yang sama Snapdragon 625 plus RAM 4GB namun dengan ROM yang lebih tinggi mencapai 64GB.

Kualitas foto melalui kamera belakang pada Moto G5s Plus sedikit lebih baik dibanding Mi A1 khususnya pada kondisi cahaya redup. Namun Mi A1 jelas unggul dalam fitur audionya berkat adanya chip DAC khusus untuk amplifikasi keluaran audio melalui port 3.5mm. Untuk selfie, Moto G5s Plus lebih baik berkat sensor 8MP bersudut lebar dan lampu flash LED.


Xiaomi Mi A1

Cek: Spesifikasi Motorola Moto G5s Plus vs. Xiaomi Mi A1 di tautan ini.

Cek: Ulasan lengkap khas UlasAbis Xiaomi Mi A1 di tautan ini.

Ponsel lainnya adalah model lawas dari Xiaomi yaitu Redmi Pro. Ponsel ini dibanderol di bawah Moto G5S Plus yaitu hanya sekitar Rp. 2.5 juta untuk ROM 64GB. Redmi Pro juga memiliki kamera ganda dan hadir dengan chipset Helio X25 dengan 10-inti CPU dan baterai lebih besar 4,000mAh. Kualitas jepretan kamera utama sepadan dengan Moto G5S Plus. Namun ponsel ini tidak dijual resmi di Indonesia sehingga tidak ada perlindungan garansi yang baik.


Xiaomi Redmi Pro

Cek: Spesifikasi Moto G5S Plus vs. Xiaomi Redmi Pro di tautan ini.

Cek: Ulasan Lengkap dari UlasAbis terhadap Xiaomi Redmi Pro di sini.

(umc)

Ada pertanyaan mengenai Moto G5s Plus?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

2 Komentar

  • Imam:
    13 Feb 2018 · 10:52

    Cara hidupkan lampu led gimn ya. Pas ada pesan tidak terjawab biar bisa berkedip.

    • 21 Feb 2018 · 21:32

      Halo gan Imam. Tidak ada lampu LED notifikasi di Moto G5s Plus, gan.

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).