Galaxy J5 Pro – Ulasan

Galaxy J5 Pro

Rating UlasAbis:
8

Desain

8.6

Performance

8.2

Fitur

7.8

Value for Money

7.6
Keunggulan:
+ Kamera depan 13MP + flash LED
+ Layar tipe S-AMOLED
+ Perfoma mumpuni
Kekurangan:
- Tidak ada fitur Always-On Display meski layarnya S-AMOLED
- Tidak dilengkapi lampu LED notifikasi


 
Samsung memperbaharui lini ponsel kelas menengah Galaxy J dengan seri Galaxy J Pro di tahun 2017. Seri ini meneruskan seri Galaxy J Prime sebagai model ponsel kelas menengah Samsung yang cukup sukses di pasar Indonesia.

Galaxy J5 Pro 2017 menawarkan berbagai peningkatan dibanding model setaranya Galaxy J5 Prime, salah satunya kemampuan merekam video sampai resolusi Full HD melalui kamera depan 13MP. Samsung Indonesia menekankan fitur tersebut, dipadu dengan fitur kekuatan sinyal “Signal Max” dan penghemat kuota data “Ultra Data Saving”.


Samsung Galaxy J5 Pro

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Samsung Galaxy J5 Pro:

  • Harga Rp. 3.6 juta (per Juli 2017)
  • Layar tipe S-AMOLED 5.2 inci resolusi maksimum HD 1280 x 720 (282 ppi)
  • Bodi berbahan metal, Layar dengan desain 2.5D
  • Chipset Samsung Exynos 7870 terdiri dari 8-inti CPU Cortex-A53 @1.6GHz
  • RAM 3GB, ROM 32GB tipe eMMC 5.1 dan slot kartu microSD sampai 256GB
  • Android Nougat 7.0 dengan Tampilan Samsung UX terbaru
  • Kamera Utama 13MP diafragma f/1.7 dengan lampu flash LED
  • Kamera Depan 13MP diafragma f/1.9 dengan lampu flash LED
  • Baterai kapasitas 3,000mAh
  • Slot SIM card ganda dan dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, FM Radio, NFC dan USB OTG
  • Sensor: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas / Magnetik dan Sensor Pemindai Sidik Jari

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Tidak ada lampu LED notifikasi
  • Tidak ada fitur “Always-on Display”
  • Tidak ada fitur isi daya cepat

Samsung Indonesia meluncurkan Galaxy J5 Pro lebih dulu dari model “kakak” Galaxy J7 Pro dengan perbedaan spesifikasi yang minimal, yaitu pada spesifikasi baterai, ukuran dan resolusi layar. Baterai J5 Pro lebih kecil 3,000mAh sementara J7 Pro kapasitasnya 3,600mAh. Ukuran layar J5 Pro 5.2 inci dengan resolusi HD 1280 x 720, sementara J7 Pro 5.5 inci resolusi Full HD 1920 x 1080.

Dibanding Galaxy J5 Prime, hampir seluruh spesifikasi ditingkatkan, seperti kapasitas RAM dan ROM yang hanya 2GB+16GB pada J5 Prime sekarang 3GB+32GB pada J5 Pro. Bodi J5 Pro sudah dibuat dari bahan metal, sementara J5 Prime sebagian besar masih berbahan plastik. Kamera depan dari 5MP ditingkatkan menjadi 13MP plus lampu flash LED pada J5 Pro.

Cek: Perbandingan lengkap Galaxy J5 Pro vs. Galaxy J5 Prime di tautan ini.

Cek: Spesifikasi lengkap Galaxy J5 Pro di database UlasAbis.

Selanjutnya UlasAbis akan membahas dengan lengkap Galaxy J5 Pro.

Paket Penjualan


Kemasan Galaxy J5 Pro berwarna biru, dibundle dengan jelly case terpisah dan disatukan dengan selongsong putih

Galaxy J5 Pro yang dijual di Indonesia dikemas dalam selongsong putih dengan gambar perangkat. Di dalam selongsong putih terdapat kotak berwarna biru yang berisi perangkat utama dan sebuah kotak lainnya yang berisi casing jeli transparan yang disatukan dengan selongsong berwarna putih.


Isi kemasan: Perangkat utama, kartu garansi dan panduan singkat, pin pembuka kartu SIM, charger, kabel dan earphone

Di dalam kemasan biru, terdapat perangkat utama Galaxy J5 Pro, kartu garansi, petunjuk penggunaan dan aksesoris lengkap yaitu charger dengan rating 5V / 1.55A (7.75W), kabel micro-USB untuk isi daya dan transfer data sepanjang 1 meter, sebuah earphone dan pin pembuka slot kartu SIM. Seluruh aksesoris berwarna putih.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Tampak depan Galaxy J5 Pro

Samsung menawarkan Galaxy J5 Pro dengan bodi berbahan metal dan desain panel belakang baru yang belum pernah diadopsi di model ponsel Samsung sebelumnya. Dari depan, sekilas bentuk dan desain ponsel ini mirip dengan seri Galaxy A 2017 yaitu desain layar 2.5D dengan lengkungan halus di seluruh tepi layar.


Tampak belakang Galaxy J5 Pro dengan bodi full metal dan desain garis antena baru

Dibanding Galaxy J5 Prime, Galaxy J5 Pro terlihat lebih elegan berkat bahan metal dan tepi kiri dan kanan yang membulat. Namun masih kalah elegan dibanding Galaxy A5 2017 yang memiliki bodi metal dan bagian belakang berbahan kaca dengan kontur membulat yang sama.

Berikutnya, kita simak lebih detail desain Galaxy J5 Pro.


Bagian atas layar

Di bagian atas layar terletak speaker panggilan yang diapit oleh kamera depan di sebelah kirinya dan sensor proximity serta cahaya di sebelah kanannya. Di bagian paling kanan terdapat lampu flash LED. Logo Samsung berwarna perak metalik terdapat di bawah speaker, sebuah ciri khas Samsung.


Bagian bawah layar

Di bagian bawah layar terdapat tombol home khas Samsung yang juga menjadi rumah sensor sidik jari. Di sebelah kiri dan kanannya terdapat tombol akses aplikasi cepat dan tombol back. Kedua tombol tersebut tidak dilengkapi dengan lampu backlight, namun tercetak dari bahan yang reflektif sehingga mudah terlihat di tempat yang terang.


Bagian belakang sebelah atas

Pada bagian belakang terletak kamera belakang dengan lampu flash LED tunggal. Kedua komponen ini tersusun secara vertikal di dalam “rumah” berlatar hitam reflektif dan dikelilingi bingkai beraksen metalik. Permukaan “rumah” kamera ini lebih rendah dari permukaan sekitarnya, desain yang baik untuk mencegah tergoresnya kaca pelindung kamera.


Bagian belakang bawah

Di bawahnya terdapat logo Samsung yang memiliki karakter reflektif, berbeda dari seri Galaxy J Prime yang memiliki logo Samsung berwarna hitam tidak mengkilap. Di bawahnya lagi, terletak stiker informasi kode model, nomor IMEI dan nomor seri perangkat. Stiker ini dapat dilepas dengan sedikit usaha. Paling bawah terdapat informasi CE dan keterangan desain serta nomor IMEI dan nomor seri yang tidak dapat dihapus, tercetak dengan samar.

Desain garis antena yang terlihat di bagian belakang sangat berbeda dari seri Galaxy J Prime. Garis antena pada J5 Pro berbentuk huruf U yang melengkung dan menyambung ke arah sisi atas dan bawah perangkat. Secara keseluruhan, desain baru garis antena ini cukup menarik dan cocok dengan desain ponsel yang memiliki banyak lengkungan.

Selanjutnya kita lihat sisi samping perangkat.


Dari atas ke bawah: Sisi kanan, bawah, kiri dan atas

Desain bagian samping perangkat tidak berbeda jauh dari seri Galaxy J Prime dalam hal posisi tombol, port microUSB dan port audio 3.5mm. Perbedaan ada pada garis antena yang menyambung dari bagian belakang perangkat hingga ke sisi atas dan bawah. Selain itu permukaan bagian samping memiliki kontur yang sedikit membulat.

Pada sisi sebelah kanan terdapat tombol power / kunci dan lubang speaker keras mono di ujung atasnya. Pada sisi bawah terletak port micro-USB di bagian tengah, diapit oleh port audio 3.5mm di sebelah kanannya dan lubang kecil yang berisi mikrofon di sebelah kirinya. Garis antena terpasang di kedua ujungnya.

Di sisi kiri perangkat terpasang tombol volume naik dan turun terpisah. Di bawah atau kanannya terdapat dua slot. Slot pertama yang lebih kecil memuat kartu SIM 1 berukuran nano, sementara slot kedua dapat diisi kartu SIM 2 berukuran nano juga dan kartu microSD di sebelahnya. SIM 2 dan kartu microSD dapat digunakan secara bersamaan. Bagian sisi atas tidak memiliki fitur apa pun selain garis antena di kedua ujungnya.

Desain dan bentuk Galaxy J5 Pro terbilang cukup menawan dan elegan. Berat yang mencapai 160gr menambah kesan mantap, meski tergolong agak berat untuk ukuran ponsel dengan layar 5.2 inci. Tipis J5 yang Pro hanya 7.9mm terbilang cukup tipis dan cukup nyaman digenggam. Dimensi J5 Pro yang kecil pas di tangan dan juga di kantong, cocok bagi yang tidak suka memasukkan ponsel besar di kantong.

Layar dan Tampilan

Galaxy J5 Pro dibekali layar berukuran 5.2 inci dengan resolusi HD 1280 x 720, yang berarti kepadatan piksel sebesar 282 piksel per inci. Kepadatan sebesar ini di bawah batas retina pada 312 ppi. Gambar layar di bawah memperlihatkan individu-individu piksel yang mudah terlihat pada jarak dekat, memberikan kesan tampilan yang tidak tajam.


Tampilan layar S-AMOLED Galaxy J5 Pro dengan kepadatan piksel 282 ppi dengan warna cerah, putih yang terang dan hitam yang gelap


Tampilan layar pada jarak dekat, kotak-kotak individu piksel terlihat

Samsung memasangkan layar bertipe S-AMOLED pada Galaxy J5 Pro. Tipe layar ini sama dengan yang dipakai pada seri Galaxy A 2017 dan beberapa generasi Galaxy S sebelumnya. Layar canggih ini mampu menghadirkan tampilan dengan kontras yang sangat tinggi serta penggunaan daya yang rendah dibanding layar tipe IPS yang dipasangkan pada Galaxy J Prime.


Di bawah sinar matahari, tampilan pada layar tetap terlihat

Meski bertipe AMOLED, layar ini juga mampu memancarkan kecerahan yang cukup tinggi. Di bawah sinar matahari, layar J5 Pro masih dapat terlihat dengan mudah, meski dengan saturasi dan kontras yang berkurang.

Performa

Samsung menanamkan chipset besutannya yaitu Exynos 7870 yang memiliki 8-inti CPU Cortex-A53 @1.6GHz dan pengolah grafis Mali-T830MP2. Chipset ini sebelumnya digunakan pada Galaxy J7 Prime dan Galaxy A3 2017, dan sama dengan chipset yang disematkan pada seluruh seri Galaxy J 2017. Chipset ini dipadu dengan RAM berkapasitas 3GB tipe LPDDR3 dan ROM tipe eMMC 5.1 sebesar 32GB.


Uji AnTuTu

Rangking AnTuTu

Uji AndroBench

Galaxy J5 Pro memiliki performa kelas menengah, dengan skor uji benchmark AnTuTu di angka 46,145. Untuk penggunaan sehari-hari, performa Galaxy J5 Pro terbilang mumpuni. Membuka aplikasi berjalan cepat, transisi halaman terasa lancar dan animasi terlihat mulus dan responsif. Game 3D berat seperti Mobile Legends, Modern Combat 5 dan Legend of Dischords Legacy dengan cukup mulus.

Performa Sensor Sidik Jari


Sensor pemindai sidik jari di tombol home di bawah layar

Ponsel ini dibekali dengan sensor sidik jari yang tertanam di tombol home di bawah layar. Sensor ini mampu mengenali sidik jari dan membuka kunci ponsel dengan cepat, di bawah 1 detik. Namun seperti pada Galaxy J Prime, sensor kesulitan membaca sidik jari yang agak kotor atau berminyak. Hal ini cukup wajar pada sensor sidik jari tipe optik.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Sistem operasi pada Galaxy J5 Pro sudah berbasis Android 7.0 Nougat yang dibalut dengan tampilan antarmuka khas Samsung versi terbaru. Tampilan sistem operasi ini sama dengan yang terpasang pada seri Galaxy S8. Secara keseluruhan, antarmuka pada Galaxy J5 Pro terasa mulus dengan animasi yang lancar dan mengalir.


Halaman Home

Laci Aplikasi 1

Laci Aplikasi 2


Tampilan kunci layar

Menu Pengaturan

Tentang Ponsel, Perangkat Lunak

Pada tampilan home, secara default tidak ada menu untuk membuka laci aplikasi. Laci aplikasi tersebut dapat dibuka dengan melakukan geseran layar dari atas ke bawah atau sebaliknya. Jika pengguna ingin menampilkan laci aplikasi, pengaturannya dapat diubah di menu Pengaturan > Tampilan > Layar Depan > Tombol Aplikasi > Tampilkan Tombol Aplikasi. Ini akan mengurangi ruang 1 pintasan aplikasi di bawah layar.


Folder Aplikasi Samsung

Aplikasi Google

Aplikasi Microsoft


Aplikasi Galaxy Apps

Samsung Notes

Folder Aman

Aplikasi dari Samsung tersedia dan diletakkan dalam satu folder. Aplikasi yang ada antara lain Samsung Health, Perekam Suara, Email, File Saya dan Internet. Di luar folder terdapat Galaxy Apps, Samsung Notes, Samsung Gift for Indonesia, mySamsung, Folder Aman dan Smart Tutor.

Aplikasi Google seluruhnya tersedia lengkap, demikian juga dengan aplikasi Office dari Microsoft seperti Excel, Powerpoint, Word, OneDrive dan Skype. Aplikasi Microsoft Office tersebut tersedia secara gratis untuk 1 bulan pertama, dan selanjutnya bisa menggunakan langganan Office 365.

Aplikasi dasar semuanya lengkap tersedia, seperti Pesan, Telepon, Kontak, Kalender, Galeri, Internet, Jam, Stopwatch, Kalkulator. Seluruh aplikasi dasar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tampilannya juga sederhana dan mudah dimengerti. Di bawah ini adalah tampilan aplikasi-aplikasi pada Galaxy J5 Pro.


Panggilan

Kontak

Pesan


Internet

Galeri

Galeri – Album


Stopwatch

Kalkulator

Pengkonversi

Kinerja Baterai

Samsung memasangkan baterai terintegrasi berkapasitas 3,000mAh pada Galaxy J5 Pro. Kapasitas ini jauh meningkat dibanding baterai yang ada pada Galaxy J5 Prime yang hanya berkapasitas 2,600mAh. Samsung mengklaim baterai J5 Pro mampu bertahan selama 74 jam dalam memutar musik non-stop dan 20 jam waktu bicara di jaringan 3G.


Konsumi baterai

Konsumsi daya komponen

Isi daya baterai 2 jam

Saat diuji, Galaxy J5 Pro mampu bertahan seharian penuh. Dimulai pada baterai 100% di jam 10 pagi, ponsel ini dapat melalui jam 6 sore dengan menyisakan daya 55%. Pemakaiannya saat diuji adalah normal cenderung ringan, dengan perkiraan waktu browsing 30 menit, bermain game 1.5 jam dan mengaktifkan GPS 50 menit.

Untuk pengisian daya, J5 Pro tidak dilengkapi fitur isi daya cepat. Dengan mengandalkan charger bawaan 5V/1.55A, baterai dapat terisi dari 13% ke 100% dalam waktu 2 jam 10 menit. Pengisian daya dengan charger yang mendukung Quick Charge 3.0 tidak berbeda jauh dengan charger bawaan, yaitu 1 jam 56 menit dari 15% ke 100%.

Kualitas Kamera

Samsung menyematkan kamera belakang dan depan beresolusi 13MP. Kamera belakang dilengkapi lensa dengan bukaan f/1.7 sementara kamera depan memiliki lensa f/1.9. Di atas kertas, lensa dengan bukaan sebesar ini mampu menghasilkan foto yang baik pada kondisi cahaya minim.

Kamera belakang dibekali sistem autofokus berbasis kontras, sementara kamera depan memiliki titik fokus tetap (fixed focus). Saat kamera belakang digunakan, performa autofokus cukup cepat, sekitar 1 detik untuk mengunci objek.

Berikut, kita lihat kualitas jepretan Galaxy J5 Pro.


Foto 1. Modus auto, kondisi cahaya cukup / mendung, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 2. Zoom Foto 1, detail cukup tajam dan tegas, noise minim


Foto 3. Modus auto, kondisi cahaya cukup / mendung, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 4. Zoom Foto 3, detail cukup tajam dan tegas, noise tidak tampak


Foto 5. Modus auto, kondisi cahaya cukup / sore hari, HDR OFF, Rasio 4:3


Foto 6. Modus auto, kondisi cahaya cukup / sore hari, HDR ON, Rasio 4:3. White Balance berubah dari Mod Auto.

Pada kondisi siang hari di Foto 1 dan dengan modus otomatis, hasil jepretan Galaxy J5 Pro terbilang baik, dengan detail terjaga, tegas dan cukup tajam. Noise yang dihasilkan pada bagian foto yang homogen tergolong minim hampir nihil.

Foto 3 dan Foto 5 juga memiliki kualitas yang baik, dengan detail terlihat baik, bahkan ketika di-zoom pada tingkat 100% pada Foto 4. Warna yang dihasilkan memiliki saturasi yang baik dan tonal warna seimbang. Noise yang muncul juga bisa dibilang minim.

Fungsi HDR berfungsi dengan baik seperti yang ditunjukkan pada Foto 6 dengan objek dan kondisi cahaya yang sama dengan Foto 5. Namun fungsi HDR tampak memiliki pengaturan White Balance (Imbangan Putih) yang berbeda dari Modus Auto, terlihat dari warna objek yang “lebih merah”.


Foto 7. Modus auto, kondisi cahaya cukup, HDR OFF, Rasio 4:3. Bokeh mudah dihasilkan.

Berkat bukaan lensa f/1.7, bokeh (latar belakang blur) dapat dihasilkan cukup mudah, yakni dengan hanya objek berjarak 50 cm dari lensa, seperti yang terlihat pada Foto 7.

Foto berikut memperlihatkan hasil jepretan J5 Pro pada malam hari.


Foto 8. Modus auto, kondisi cahaya minim / malam hari, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 9. Zoom Foto 8, detail kabur, noise banyak


Foto 10. Modus Malam, kondisi cahaya minim / malam hari, HDR Off, Rasio 4:3

Dengan mengunakan modus otomatis, hasil jepretan J5 Pro malam hari di Foto 8 terlihat cukup baik secara umum, namun detailnya kurang tajam dan noise bermunculan pada bagian yang homogen, seperti di bagian langit. Ini di luar harapan lensa kamera belakang J5 Pro yang memiliki bukaan f/1.7 yang di atas kertas dapat menghasilkan foto malam hari dengan lebih baik.

Foto 10 menggunakan modus Malam Hari, memperlihatkan noise yang lebih banyak dibanding modus otomatis. Sepertinya modus Malam Hari hanya meningkatkan angka ISO sensor, namun tidak mengatasi noise yang muncul akibat ISO yang bertambah.

Secara keseluruhan, kamera belakang pada J5 Pro dapat menghasilkan foto yang baik dan tajam pada kondisi cahaya cukup. Sayangnya pada kondisi malam hari dengan cahaya yang minim, bukaan lensa f/1.7 tidak membantu sebagaimana mestinya.

Tampilan Dan Fitur Aplikasi Kamera

Aplikasi kamera pada J5 Pro memiliki tampilan antarmuka yang sama dengan ponsel Samsung lainnya seperti seri Galaxy S8 dan Galaxy A5 2017. Namun beberapa fitur absen jika dibandingkan dengan dua model ponsel di kelas atasnya tersebut.


Aplikasi Kamera

Pilihan Filter

Pilihan Modus

Aplikasi kamera J5 Pro dilengkapi dengan berbagai pilihan modus seperti Pro, Panorama, Foto Rangkaian, HDR, Malam, Olahraga dan Sound & Shot. Pilihan modus tersebut dapat diakses dengan swipe dari kiri layar. Selain itu terdapat pilihan efek kamera yang diakses swipe dari kanan, antara lain Dalam, Retro, Warna Pastel, Fajar, Cemara, Tenang, Film dan Abu-abu.


Modus Pro, kendali EV

Kendali ISO

Kendali WB

Beberapa pengaturan pada modus Pro absen. J5 Pro hanya dibekali fitur Pro dengan pengaturan EV, WB dan ISO. Tidak ada pengaturan Durasi Exposure dan Jarak Fokus di J5 Pro, sehingga praktis tidak banyak pilihan saat melakukan beberapa teknik fotografi seperti eksposur jangka panjang.

Di modus Pro ini, EV dapat dikendalikan dalam rentang -2 sampai +2 dengan step 0.1. Kendali angka ISO mencakup 100 sampai 800, sementara Imbangan Putih atau White Balance tersedia dalam 4 pilihan yaitu Lampu Pijar, Neon, Siang Hari dan Berawan.


Pengaturan Aplikasi Kamera 1

Pengaturan Aplikasi Kamera 2

Aplikasi kamera pada J5 Pro terbilang standar untuk ponsel menengah Samsung. Fiturnya tidak sebanyak model ponsel seri Galaxy A ataupun Galaxy S. Namun fungsinya cukup lengkap untuk fotografi umum sehari-hari.

Kualitas Audio & FM Radio

Samsung tidak menonjolkan fitur audio pada Galaxy J5 Pro. Ponsel ini memiliki 1 speaker mono di sisi samping kanan perangkat dan port audio 3.5mm di sisi bawah.


Port audio 3.5mm di sisi bawah kanan perangkat

Speaker keras di sisi kanan

Saat digunakan pada volume maksimal, speaker lantang Galaxy J5 Pro mampu menghasilkan suara cukup nyaring mencapai 83 decibel. Detail suaranya pun cukup baik, jelas dan tidak terdistorsi.


Pemutar Musik “Play Musik”

Efek Suara 1

Efek Suara 2

Untuk memutar lagu MP3, J5 Pro mengandalkan aplikasi dari Google yaitu Play Musik. Keluaran suara dari ponsel ini dapat dituning dengan fitur equalizer yang tersedia. Fitur ini sama dengan yang terpasang pada ponsel Samsung lainnya. Berkat fitur tuning audio tersebut, musik terdengar relatif lebih “berisi”, walaupun bass dan trebel masih cenderung terasa rata / flat.


Aplikasi FM Radio

Pengaturan FM Radio

Aplikasi FM Radio tersedia pada Galaxy J5 Pro dengan tampilan baru. Kualitas resepsinya terdengar cukup baik. Siaran radio yang biasanya agak terdistorsi terdengar cukup jernih, namun tidak sejernih ponsel yang memiliki chip audio khusus seperti LG G6, ASUS ZenFone 3 atau LG V20.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Sebagai ponsel kelas menengah, Galaxy J5 Pro memiliki spesifikasi, performa dan fitur yang mumpuni dari berbagai aspek seperti chipset, layar, kamera dan berbagai sensor yang lengkap tersedia. Model ini meningkatkan fungsionalitas seri Galaxy J yang pada model-model sebelumnya banyak sedikit kekurangan dibanding ponsel lain di kelas menengah.

Meski demikian, banderol Galaxy J5 Pro setingkat lebih tinggi. Dihargai Rp. 3.6 juta saat peluncuran, ponsel ini memiliki harga setara dengan Galaxy J7 Prime yang memiliki layar lebih besar dan chipset yang sama pada saat dirilis pertama kali di November tahun lalu.

Keunggulan utama Galaxy J5 Pro terletak pada bodi dan desain yang menawan berkat bodi metal dan lengkungan halus di seluruh bagian ponsel. Performa pun tidak kalah dengan ponsel kelas menengah lain. Namun kekurangannya terletak pada sisi kamera belakang yang masih belum dapat menghasilkan foto kualitas tinggi pada malam hari. Selain itu ponsel ini kehilangan lampu notifikasi LED yang sebelumnya hadir di seri Galaxy J Prime.

Di kisaran harga Rp. 3.5 jutaan, pesaing terdekat Galaxy J5 Pro adalah ASUS ZenFone 3 ZE520KL. Saat ini, ponsel andalan ASUS tahun 2016 ini dibanderol Rp. 3.3 jutaan, lebih murah dari Galaxy J5 Pro. ZenFone 3 dengan layar Full HD 5.2 inci tersebut unggul pada performa chipset Snapdragon 625 dan aspek fotografinya. Kamera belakang memiliki fitur TriTech AF untuk autofokus yang sangat cepat, fitur yang absen pada Galaxy J5 Pro.


ASUS ZenFone 3 ZE520KL

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy J5 Pro vs. ASUS ZenFone 3 ZE520KL di tautan ini.

Cek: Ulasan lengkap ASUS ZenFone 3 ZE520KL khas UlasAbis.

Pilihan ponsel dengan layar 5.2 inci lain yang setara adalah Xiaomi Mi 5s. Ponsel ini memang berada di kelas lebih tinggi dari Galaxy J5 Pro, namun harganya tidak jauh berbeda saat ini, hal yang wajar jika membandingkan Samsung dan Xiaomi. Dibanderol Rp. 3.6 jutaan, Mi 5s dengan ROM 64GB memiliki spesifikasi, fitur dan performa yang jauh di atas Galaxy J5 Pro. Sayangnya, ponsel ini tersedia melalui importir umum yang tidak dilindungi garansi sebaik produk resmi Samsung Galaxy J5 Pro.


Xiaomi Mi 5s

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy J5 Pro vs. Xiaomi Mi 5s di tautan ini.

Cek: Ulasan lengkap Xiaomi Mi 5s khas UlasAbis.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Galaxy J5 Pro?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

6 Komentar

  • dina jumaedah:
    24 Jul 2017 · 21:53

    Halo gan,, samsung j5 pro tidak ada buat video selang waktu kya d hp oppo ngga??

    • 25 Jul 2017 · 17:45

      Halo ganwati Dina. Galaxy J5 Pro tidak memiliki fitur pengambilan video selang waktu (timelapse video). Untuk merekam video di J5 Pro hanya terdapat pengaturan resolusi rekamannya saja, tidak bisa merekam timelapse atau slowmotion video.

  • arif:
    22 Jul 2017 · 11:17

    min apa j5 pro menggunakan grace ux

    • 22 Jul 2017 · 15:52

      Halo gan Arif. Galaxy J5 Pro menggunakan Samsung Experience 8.1 (dulu namanya TouchWiz Grace UX). Tampilannya dan beberapa fitur sama dengan yang ada di Galaxy S8.

  • Sugandi:
    19 Jul 2017 · 21:38

    Min, j5 pro sudah bisa split screen untuk multitasking?

    • 19 Jul 2017 · 21:49

      Halo gan Sugandi. Sudah, gan, Galaxy J5 Pro menggunakan Android 7.0 Nougat yang memang sudah mendukung fitur Split-Screen secara native (alami). Ini screenshot contoh fitur Split-Screen dengan 2 aplikasi aktif (atas Chrome, bawah Pengaturan).

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).