Galaxy J7 Pro – Ulasan

Galaxy J7 Pro

Rating UlasAbis:
8.2

Desain

8.6

Performance

8.2

Fitur

8.2

Value for Money

7.9
Keunggulan:
+ Perfoma mumpuni
+ Kamera depan 13MP + flash LED
+ Fitur "Always-On Display"
+ Kapasitas baterai cukup besar 3,600mAh
Kekurangan:
- Hasil foto malam hari banyak noise


 
Samsung memperbaharui lini ponsel kelas menengah Galaxy J dengan seri Galaxy J Pro di tahun 2017. Seri ini meneruskan seri Galaxy J Prime sebagai model ponsel kelas menengah Samsung yang cukup sukses di pasar Indonesia.

Diluncurkan setelah “adik”-nya Galaxy J5 Pro, Galaxy J7 Pro 2017 menawarkan berbagai peningkatan dibanding model setaranya Galaxy J7 Prime dan memiliki diferensiasi yang jelas dibanding sang “adik” Galaxy J5 Pro. Samsung Indonesia menekankan fitur tersebut, dipadu dengan fitur kekuatan sinyal “Signal Max” dan penghemat kuota data “Ultra Data Saving”.


Samsung Galaxy J7 Pro

Spesifikasi umum Samsung Galaxy J7 Pro:

  • Harga Rp. 3.999 juta (per Juli 2017)
  • Layar tipe S-AMOLED 5.5 inci resolusi maksimum Full HD 1920 x 1080 (401 ppi)
  • Bodi berbahan metal, Layar dengan desain 2.5D
  • Fitur “Always-On Display”
  • Chipset Samsung Exynos 7870 terdiri dari 8-inti CPU Cortex-A53 @1.6GHz
  • RAM 3GB, ROM 32GB tipe eMMC 5.1 dan slot kartu microSD sampai 256GB
  • Android Nougat 7.0 dengan Tampilan Samsung UX terbaru
  • Kamera Utama 13MP diafragma f/1.7 dengan lampu flash LED
  • Kamera Depan 13MP diafragma f/1.9 dengan lampu flash LED
  • Baterai kapasitas 3,600mAh
  • Slot SIM card ganda dan dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi a/b/g/n/ac, Bluetooth 4.2, FM Radio, NFC dan USB OTG
  • Sensor: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas / Magnetik dan Sensor Pemindai Sidik Jari

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Tidak ada fitur isi daya cepat

Perbedaan Dengan Galaxy J5 Pro 2017


Galaxy J7 Pro (kanan) dengan J5 Pro, keduanya Blue-Silver

Samsung Indonesia meluncurkan Galaxy J5 Pro lebih dulu dari model “kakak” Galaxy J7 Pro dengan perbedaan spesifikasi yang minimal, yaitu pada spesifikasi baterai, ukuran dan resolusi layar.

  • Baterai J5 Pro lebih kecil 3,000mAh sementara J7 Pro kapasitasnya 3,600mAh
  • Layar J5 Pro 5.2 inci beresolusi HD 1280 x 720, J7 Pro 5.5 inci resolusi Full HD 1920 x 1080
  • Fitur Always-On Display khas Samsung tersedia pada J7 Pro, absen di J5 Pro

Cek: Ulasan lengkap khas UlasAbis Galaxy J5 Pro di tautan ini.

Perbedaan Dengan Galaxy J7 Prime


Galaxy J7 Prime White-Gold dengan J7 Pro Blue-Silver

Dibanding Galaxy J7 Prime, J7 Pro menawarkan beberapa peningkatan dalam hal spesifikasi dan kelengkapan fitur. Perbedaan terletak pada tipe layar yang sudah mengusung S-AMOLED sementara J7 Prime hanya dibekali layar IPS. Baterai juga ditingkatkan dari 3,300mAh ke 3,600mAh. Resolusi kamera depan juga lebih baik yaitu 13MP dibanding 8MP pada J7 Prime.

Galaxy J7 Pro kini dibekali dengan sensor yang lengkap, yaitu sensor cahaya, proximity, akselerometer, gyro dan kompas atau magnetik. Dua sensor terakhir tersebut tidak tersedia pada J7 Prime, sehingga J7 Pro lebih baik dalam menjalankan aplikasi yang membutuhkan sensor kompas seperti Google Maps dan Pokemon Go.

Dari segi chipset, tidak ada perbedaan antara J7 Pro dan J7 Prime. Keduanya dibekali chipset Exynos 7870 dengan RAM berkapasitas 3GB dan ROM sebesar 32GB.

Cek: Perbandingan lengkap Galaxy J7 Pro vs. Galaxy J7 Prime di tautan ini.

Cek: Spesifikasi lengkap Galaxy J7 Pro di database UlasAbis.

Selanjutnya UlasAbis akan membahas dengan lengkap Galaxy J7 Pro.

Paket Penjualan


Kemasan Galaxy J7 Pro berwarna biru, dibundle dengan jelly case terpisah dan disatukan dengan selongsong putih

Galaxy J7 Pro dikemas dalam selongsong putih dengan gambar perangkat. Di dalam selongsong putih terdapat kotak berwarna biru yang berisi perangkat utama dan sebuah kotak lainnya yang berisi casing jeli transparan.


Isi kemasan: Perangkat utama, kartu garansi dan panduan singkat, pin pembuka kartu SIM, charger, kabel dan earphone

Di dalam kemasan biru, terdapat perangkat utama Galaxy J7 Pro, kartu garansi, petunjuk penggunaan dan aksesoris lengkap yaitu charger dengan rating 5V / 1.55A (7.75W), kabel micro-USB untuk isi daya dan transfer data sepanjang 1 meter, sebuah earphone dan pin pembuka slot kartu SIM. Seluruh aksesoris berwarna putih.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Tampak depan Galaxy J7 Pro

Galaxy J7 Pro memiliki bodi berbahan metal dan desain panel belakang penyegaran dari model ponsel Samsung sebelumnya Galaxy J7 Prime. Dari depan, sekilas bentuk dan desain ponsel ini mirip dengan seri Galaxy A 2017 yaitu desain layar 2.5D dengan lengkungan halus di seluruh tepi layar.


Tampak belakang Galaxy J7 Pro dengan bodi full metal dan desain garis antena baru

Dibanding Galaxy J7 Prime, Galaxy J7 Pro terlihat lebih elegan berkat bahan metal dan tepi kiri dan kanan yang membulat. Namun masih kalah elegan dibanding Galaxy A7 2017 yang memiliki bodi metal dan bagian belakang berbahan kaca dengan kontur membulat yang sama.

Berikutnya, kita simak lebih detail desain Galaxy J7 Pro.


Bagian atas layar

Di bagian atas layar terletak speaker panggilan yang diapit oleh kamera depan di sebelah kirinya dan sensor proximity serta cahaya di sebelah kanannya. Di bagian paling kanan terdapat lampu flash LED. Logo Samsung berwarna perak metalik terdapat di bawah speaker, sebuah ciri khas Samsung.


Bagian bawah layar

Di bagian bawah layar terdapat tombol home khas Samsung yang juga menjadi rumah sensor sidik jari. Di sebelah kiri dan kanannya terdapat tombol akses aplikasi cepat dan tombol back. Kedua tombol tersebut tidak dilengkapi dengan lampu backlight, namun tercetak dari bahan yang reflektif sehingga mudah terlihat di tempat yang terang.


Bagian belakang sebelah atas

Pada bagian belakang terletak kamera belakang dengan lampu flash LED tunggal. Kedua komponen ini tersusun secara vertikal di dalam “rumah” berlatar hitam reflektif dan dikelilingi bingkai beraksen metalik. Permukaan “rumah” kamera ini lebih rendah dari permukaan sekitarnya, desain yang baik untuk mencegah tergoresnya kaca pelindung kamera.


Bagian belakang bawah

Di bawahnya terdapat logo Samsung yang memiliki karakter reflektif, berbeda dari seri Galaxy J Prime yang memiliki logo Samsung berwarna hitam tidak mengkilap. Di bawahnya lagi, terletak stiker informasi kode model, nomor IMEI dan nomor seri perangkat. Stiker ini dapat dilepas dengan sedikit usaha. Paling bawah terdapat informasi CE dan keterangan desain serta nomor IMEI dan nomor seri yang tidak dapat dihapus, tercetak dengan samar.

Desain garis antena yang terlihat di bagian belakang sangat berbeda dari seri Galaxy J Prime. Garis antena pada J7 Pro berbentuk huruf U yang melengkung dan menyambung ke arah sisi atas dan bawah perangkat. Secara keseluruhan, desain baru garis antena ini cukup menarik dan cocok dengan desain ponsel yang memiliki banyak lengkungan.

Selanjutnya kita lihat sisi samping perangkat.


Dari atas ke bawah: Sisi kanan, bawah, kiri dan atas

Desain bagian samping perangkat tidak berbeda jauh dari seri Galaxy J7 Prime dalam hal posisi tombol, port microUSB dan port audio 3.5mm. Perbedaan ada pada garis antena yang menyambung dari bagian belakang perangkat hingga ke sisi atas dan bawah. Selain itu permukaan bagian samping memiliki kontur yang sedikit membulat.

Pada sisi sebelah kanan terdapat tombol power / kunci dan lubang speaker keras mono di ujung atasnya. Pada sisi bawah terletak port micro-USB di bagian tengah, diapit oleh port audio 3.5mm di sebelah kanannya dan lubang kecil yang berisi mikrofon di sebelah kirinya. Garis antena terpasang di kedua ujungnya.

Di sisi kiri perangkat terpasang tombol volume naik dan turun terpisah. Di bawah atau kanannya terdapat dua slot. Slot pertama yang lebih kecil memuat kartu SIM 1 berukuran nano, sementara slot kedua dapat diisi kartu SIM 2 berukuran nano juga dan kartu microSD di sebelahnya. SIM 2 dan kartu microSD dapat digunakan secara bersamaan. Bagian sisi atas tidak memiliki fitur apa pun selain garis antena di kedua ujungnya.

Desain dan bentuk Galaxy J7 Pro terbilang cukup menawan dan elegan. Berat yang mencapai 170gr menambah kesan mantap, meski tergolong agak berat untuk ukuran ponsel dengan layar 5.5 inci. Tipis J7 Pro yang hanya 7.9mm terbilang cukup tipis dan cukup nyaman digenggam. Dimensinya cukup pas di tangan, namun agak besar saat ditaruh di kantung kemeja.

Layar dan Tampilan

Galaxy J7 Pro dibekali layar berukuran 5.5 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080, yang berarti kepadatan piksel sebesar 401 piksel per inci. Kepadatan sebesar ini menghasilkan gambar yang tajam jika dilihat dari jarak normal.


Tampilan layar S-AMOLED Galaxy J7 Pro dengan kepadatan piksel 401 ppi dengan warna cerah, putih yang terang dan hitam yang gelap


Tampilan layar pada jarak dekat

Samsung memasangkan layar bertipe S-AMOLED pada Galaxy J7 Pro. Tipe layar ini sama dengan yang dipakai pada seri Galaxy A 2017 dan beberapa generasi Galaxy S sebelumnya. Layar canggih ini mampu menghadirkan tampilan dengan kontras yang sangat tinggi serta penggunaan daya yang rendah dibanding layar tipe IPS yang dipasangkan pada Galaxy J7 Prime.

Meski bertipe AMOLED, layar ini juga mampu memancarkan kecerahan yang cukup tinggi. Di bawah sinar matahari, layar J7 Pro masih dapat terlihat dengan mudah, meski dengan saturasi dan kontras yang berkurang.


Tampilan Fitur “Always-On Display”

Fitur “Always-On Display” tersedia di Galaxy J7 Pro. Fitur ini menampilkan informasi di layar ponsel ketika ponsel dalam keadaan terkunci namun tetap irit baterai. Berbagai informasi dapat diatur untuk ditampilkan, antara lain jam, notifikasi yang masuk dan foto. Fitur ini tidak tersedia pada model “adik”-nya yaitu Galaxy J5 Pro, meskipun layarnya sama-sama S-AMOLED.

Performa

Samsung menanamkan chipset besutannya yaitu Exynos 7870 yang memiliki 8-inti CPU Cortex-A53 @1.6GHz dan pengolah grafis Mali-T830MP2. Chipset ini sebelumnya digunakan pada Galaxy J7 Prime dan Galaxy A3 2017, dan sama dengan chipset yang disematkan pada seluruh seri Galaxy J 2017. Chipset ini dipadu dengan RAM berkapasitas 3GB tipe LPDDR3 dan ROM tipe eMMC 5.1 sebesar 32GB.


Bacaan AnTuTu, max 1.6GHz

Bacaan CPU-X, max 1.6GHz

Di beberapa titik informasi resmi dari Samsung menyebutkan Galaxy J7 Pro dilengkapi CPU dengan frekuensi 1.9GHz. Sayangnya, beberapa aplikasi informasi piranti keras menunjukkan frekuensi maksimal berada di 1.6GHz, yang berarti ponsel ini memiliki chipset yang sama dengan Galaxy J5 Pro dan Galaxy J7 Prime. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji benchmark yang mirip antara ketiga ponsel tersebut.


Uji AnTuTu 47,992

Ranking AnTuTu > 50

Uji AndroBench, eMMC 5.1

Galaxy J7 Pro memiliki performa kelas menengah, dengan skor uji benchmark AnTuTu di angka 47,992. Angka ini setara dengan hasil uji Galaxy J7 Prime di angka 48,979 dan Galaxy J5 Pro di 46,145.

Untuk penggunaan sehari-hari, performa Galaxy J7 Pro terbilang mumpuni. Membuka aplikasi berjalan cepat, transisi halaman terasa lancar dan animasi terlihat mulus dan responsif. Game 3D berat seperti Mobile Legends, Modern Combat 5 dan Legend of Dischords Legacy dengan cukup mulus.

Performa Sensor Sidik Jari


Sensor pemindai sidik jari di tombol home di bawah layar

Ponsel ini dibekali dengan sensor sidik jari yang tertanam di tombol home di bawah layar. Sensor ini mampu mengenali sidik jari dan membuka kunci ponsel dengan cepat, di bawah 1 detik. Namun seperti pada Galaxy J Prime, sensor kesulitan membaca sidik jari yang agak kotor atau berminyak. Hal ini cukup wajar pada sensor sidik jari tipe optik.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Sistem operasi pada Galaxy J7 Pro sudah berbasis Android 7.0 Nougat yang dibalut dengan tampilan antarmuka khas Samsung versi terbaru yang disebut Samsung Experience 8.0. Tampilan sistem operasi ini sama dengan yang terpasang pada seri Galaxy S8. Secara keseluruhan, antarmuka pada Galaxy J7 Pro terasa mulus dengan animasi yang lancar dan mengalir.


Halaman Home

Laci Aplikasi 1

Aplikasi Cuaca


Tampilan kunci layar

Panel Atas 1

Panel Atas 2

Pada tampilan home, secara default tidak ada menu untuk membuka laci aplikasi. Laci aplikasi tersebut dapat dibuka dengan melakukan geseran layar dari atas ke bawah atau sebaliknya. Jika pengguna ingin menampilkan laci aplikasi, pengaturannya dapat diubah di menu Pengaturan > Tampilan > Layar Depan > Tombol Aplikasi > Tampilkan Tombol Aplikasi. Ini akan mengurangi ruang 1 pintasan aplikasi di bawah layar.


Folder Aplikasi Samsung

Aplikasi Google

Aplikasi Microsoft


Aplikasi Galaxy Apps

Samsung Notes

Folder Aman

Aplikasi dari Samsung tersedia dan diletakkan dalam satu folder. Aplikasi yang ada antara lain Samsung Health, Perekam Suara, Email, File Saya dan Internet. Di luar folder terdapat Galaxy Apps, Samsung Notes, Samsung Gift for Indonesia, mySamsung, Folder Aman dan Smart Tutor.

Aplikasi Google seluruhnya tersedia lengkap, demikian juga dengan aplikasi Office dari Microsoft seperti Excel, Powerpoint, Word, OneDrive dan Skype. Aplikasi Microsoft Office tersebut tersedia secara gratis untuk 1 bulan pertama, dan selanjutnya bisa menggunakan langganan Office 365.

Aplikasi dasar semuanya lengkap tersedia, seperti Pesan, Telepon, Kontak, Kalender, Galeri, Internet, Jam, Stopwatch, Kalkulator. Seluruh aplikasi dasar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tampilannya juga sederhana dan mudah dimengerti. Di bawah ini adalah tampilan aplikasi-aplikasi pada Galaxy J7 Pro.


Panggilan

Kontak

Pesan


Internet

Galeri

Pengaturan


Stopwatch

Alarm

Tentang Ppnsel

Kinerja Baterai

Samsung memasangkan baterai terintegrasi berkapasitas 3,600mAh pada Galaxy J7 Pro. Kapasitas ini jauh meningkat dibanding baterai yang ada pada Galaxy J7 Prime yang hanya berkapasitas 3,300mAh. Samsung mengklaim baterai J7 Pro mampu bertahan selama 74 jam dalam memutar musik non-stop dan 20 jam waktu bicara di jaringan 3G.

Saat diuji, Galaxy J7 Pro mampu bertahan seharian penuh. Dimulai pada baterai 100% di jam 10 pagi, ponsel ini dapat melalui jam 6 sore dengan menyisakan daya 55%. Pemakaiannya saat diuji adalah normal cenderung ringan, dengan perkiraan waktu browsing 30 menit, bermain game 1.5 jam dan mengaktifkan GPS 50 menit.


Isi daya dengan port micro-USB

Untuk pengisian daya, J7 Pro tidak dilengkapi fitur isi daya cepat. Dengan mengandalkan charger bawaan 5V/1.55A, baterai dapat terisi dari 13% ke 100% dalam waktu 2 jam 10 menit. Pengisian daya dengan charger yang mendukung Quick Charge 3.0 tidak berbeda jauh dengan charger bawaan, yaitu 1 jam 56 menit dari 15% ke 100%.

Kualitas Kamera

Samsung menyematkan kamera belakang dan depan beresolusi 13MP pada Galaxy J7 Pro. Kamera belakang dilengkapi lensa dengan bukaan f/1.7 sementara kamera depan memiliki lensa f/1.9. Di atas kertas, lensa dengan bukaan sebesar ini mampu menghasilkan foto yang baik pada kondisi cahaya minim.

Kamera belakang dibekali sistem autofokus berbasis kontras, sementara kamera depan memiliki titik fokus tetap (fixed focus). Saat kamera belakang digunakan, performa autofokus cukup cepat, sekitar 1 detik untuk mengunci objek.

Berikut, kita lihat kualitas jepretan Galaxy J7 Pro.


Foto 1. Modus auto, kondisi cahaya cukup / mendung, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 2. Zoom Foto 1, detail cukup tajam dan tegas, noise minim


Foto 3. Modus auto, kondisi cahaya cukup / mendung, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 4. Zoom Foto 3, detail cukup tajam dan tegas, noise tidak tampak

Pada kondisi siang hari di Foto 1 dan dengan modus otomatis, hasil jepretan Galaxy J7 Pro terbilang baik, dengan detail terjaga, tegas dan cukup tajam. Noise yang dihasilkan pada bagian foto yang homogen tergolong minim hampir nihil.

Foto 3 juga memiliki kualitas yang baik, dengan detail terlihat baik, bahkan ketika di-zoom pada tingkat 100% pada Foto 4. Warna yang dihasilkan memiliki saturasi yang baik dan tonal warna seimbang. Noise yang muncul juga bisa dibilang minim.


Foto 5. Modus auto, kondisi cahaya cukup, HDR OFF, Rasio 4:3. Bokeh mudah dihasilkan.

Berkat bukaan lensa f/1.7, bokeh (latar belakang blur) dapat dihasilkan cukup mudah, yakni dengan hanya objek berjarak 50 cm dari lensa, seperti yang terlihat pada Foto 5.

Foto berikut memperlihatkan hasil jepretan J7 Pro pada malam hari.


Foto 6. Modus auto, kondisi cahaya minim / malam hari, HDR Off, Rasio 4:3


Foto 7. Zoom Foto 6, detail kabur, noise banyak


Foto 8. Modus Malam, kondisi cahaya minim / malam hari, HDR Off, Rasio 4:3

Dengan mengunakan modus otomatis, hasil jepretan J7 Pro malam hari di Foto 8 terlihat cukup baik secara umum, namun detailnya kurang tajam dan noise bermunculan pada bagian yang homogen, seperti di bagian langit. Ini di luar harapan lensa kamera belakang J7 Pro yang memiliki bukaan f/1.7 yang di atas kertas dapat menghasilkan foto malam hari dengan lebih baik.

Foto 10 menggunakan modus Malam Hari, memperlihatkan noise yang lebih banyak dibanding modus otomatis. Sepertinya modus Malam Hari hanya meningkatkan angka ISO sensor, namun tidak mengatasi noise yang muncul akibat ISO yang bertambah.

Secara keseluruhan, kamera belakang pada J7 Pro dapat menghasilkan foto yang baik dan tajam pada kondisi cahaya cukup. Sayangnya pada kondisi malam hari dengan cahaya yang minim, bukaan lensa f/1.7 tidak membantu sebagaimana mestinya.

Tampilan Dan Fitur Aplikasi Kamera

Aplikasi kamera pada J7 Pro memiliki tampilan antarmuka yang sama dengan ponsel Samsung lainnya seperti seri Galaxy S8 dan Galaxy A7 2017. Namun beberapa fitur absen jika dibandingkan dengan dua model ponsel di kelas atasnya tersebut.


Aplikasi Kamera

Pilihan Filter

Pilihan Modus

Aplikasi kamera J7 Pro dilengkapi dengan berbagai pilihan modus seperti Pro, Panorama, Foto Rangkaian, HDR, Malam, Olahraga dan Sound & Shot. Pilihan modus tersebut dapat diakses dengan swipe dari kiri layar. Selain itu terdapat pilihan efek kamera yang diakses swipe dari kanan, antara lain Dalam, Retro, Warna Pastel, Fajar, Cemara, Tenang, Film dan Abu-abu.


Modus Pro, kendali EV

Kendali ISO

Kendali WB

Beberapa pengaturan pada modus Pro absen. J7 Pro hanya dibekali fitur Pro dengan pengaturan EV, WB dan ISO. Tidak ada pengaturan Durasi Exposure dan Jarak Fokus di J7 Pro, sehingga praktis tidak banyak pilihan saat melakukan beberapa teknik fotografi seperti eksposur jangka panjang.

Di modus Pro ini, EV dapat dikendalikan dalam rentang -2 sampai +2 dengan step 0.1. Kendali angka ISO mencakup 100 sampai 800, sementara Imbangan Putih atau White Balance tersedia dalam 4 pilihan yaitu Lampu Pijar, Neon, Siang Hari dan Berawan.


Pengaturan Aplikasi Kamera 1

Pengaturan Aplikasi Kamera 2

Aplikasi kamera pada J7 Pro terbilang standar untuk ponsel menengah Samsung. Fiturnya tidak sebanyak model ponsel seri Galaxy A ataupun Galaxy S. Namun fungsinya cukup lengkap untuk fotografi umum sehari-hari.

Kualitas Audio & FM Radio

Samsung tidak menonjolkan fitur audio pada Galaxy J7 Pro. Ponsel ini memiliki 1 speaker mono di sisi samping kanan perangkat dan port audio 3.5mm di sisi bawah.


Port audio 3.5mm di sisi bawah kanan perangkat

Speaker keras di sisi kanan

Saat digunakan pada volume maksimal, speaker lantang Galaxy J7 Pro mampu menghasilkan suara cukup nyaring mencapai 83 decibel. Detail suaranya pun cukup baik, jelas dan tidak terdistorsi.


Pemutar Musik “Play Musik”

Efek Suara 1

Efek Suara 2

Untuk memutar lagu MP3, J7 Pro mengandalkan aplikasi dari Google yaitu Play Musik. Keluaran suara dari ponsel ini dapat dituning dengan fitur equalizer yang tersedia. Fitur ini sama dengan yang terpasang pada ponsel Samsung lainnya. Berkat fitur tuning audio tersebut, musik terdengar relatif lebih “berisi”, walaupun bass dan trebel masih cenderung terasa rata / flat.


Aplikasi FM Radio

Pengaturan FM Radio

Aplikasi FM Radio tersedia pada Galaxy J7 Pro dengan tampilan baru. Kualitas resepsinya terdengar cukup baik. Siaran radio yang biasanya agak terdistorsi terdengar cukup jernih, namun tidak sejernih ponsel yang memiliki chip audio khusus seperti LG G6, ASUS ZenFone 3 atau LG V20.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Sebagai ponsel kelas menengah, Galaxy J7 Pro memiliki spesifikasi, performa dan fitur yang mumpuni dari berbagai aspek seperti chipset, layar, kamera dan berbagai sensor yang lengkap tersedia. Model ini meningkatkan fungsionalitas seri Galaxy J yang pada model-model sebelumnya banyak sedikit kekurangan dibanding ponsel lain di kelas menengah.

Meski demikian, banderol Galaxy J7 Pro setingkat lebih tinggi. Dihargai Rp. 3.990 juta saat peluncuran, ponsel ini memiliki harga di atas dengan Galaxy J7 Prime dengan chipset, kapasitas RAM dan ROM yang sama pada saat dirilis pertama kali di November tahun lalu.

Keunggulan utama Galaxy J7 Pro terletak pada bodi dan desain yang menawan berkat bodi metal dan lengkungan halus di seluruh bagian ponsel. Performa pun tidak kalah dengan ponsel kelas menengah lain. Namun kekurangannya terletak pada sisi kamera belakang yang masih belum dapat menghasilkan foto kualitas tinggi pada malam hari. Fitur baru pada Galaxy J7 Pro yang patut dicatat adalah “Always-On Display” yang sebelumnya hanya tersedia di seri Galaxy S dan Galaxy A saja.

Di kisaran harga Rp. 3.5 jutaan, pesaing terdekat Galaxy J7 Pro adalah ASUS ZenFone 3 ZE552KL. Saat ini, ponsel andalan ASUS tahun 2016 ini dibanderol Rp. 4.3 jutaan saat ini. ZenFone 3 dengan layar Full HD 5.5 inci tersebut unggul pada performa chipset Snapdragon 625 dan aspek fotografinya. Kamera belakang memiliki fitur TriTech AF untuk autofokus yang sangat cepat, fitur yang absen pada Galaxy J7 Pro.


ASUS ZenFone 3 ZE552KL

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy J7 Pro vs. ASUS ZenFone 3 ZE552KL di tautan ini.

Cek: Ulasan lengkap ASUS ZenFone 3 ZE520KL khas UlasAbis.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Galaxy J7 Pro?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

7 Komentar

  • Rona:
    15 Aug 2017 · 08:25

    Gan ane mau nanya, untuk pencinta game sg j7 pro recomended banget atau ngga soalnya prosesornya 1.6 ghz ditakutkan lemot, apa ngaruh untuk 1.6 ghz tersebut??

    • 15 Aug 2017 · 20:26

      Halo gan Rona. Untuk game 3D berat, sebenarnya masih OK. Ane sudah coba game Mobile Legends, Legacy dan Modern Combat 5 masih bisa dimainkan di J7 Pro. Kalau untuk bermain game 2D di J7 Pro lancar jaya, gan.

      Agan rencana mau bermain game apa? Ane bisa tes dulu di unit J7 Pro ane.

  • dini:
    11 Aug 2017 · 18:26

    halo. Numpang nanya gan, dari segala aspek bagusan sg j7 pro apa oppo f3 ya? Tq

    • 11 Aug 2017 · 18:33

      Halo gan Dini. Galaxy J7 Pro dan Oppo F3 memiliki keunggulan masing-masing. Jadi untuk memilih di antara keduanya tergantung dari kebutuhan ane.

      Ane menyarankan Oppo F3 JIKA agan hobi Selfie / Wefie karena kamera depannya jauh lebih baik dari J7 Pro.
      Ane menyarankan Galaxy J7 Pro JIKA agan ingin hp yang baterainya tahan lama dan ingin bermain game yang membutuhkan sensor gyro dan kompas, karena Oppo F3 tidak memiliki kedua sensor tersebut.

      Dari segi performa, keduanya terbilang setara, dengan Oppo F3 sedikit lebih unggul berkat RAM dan ROM yang lebih besar dari J7 Pro.

      Perbandingan spesifikasi lengkapnya ada di tautan ini ya, gan.

      • dini:
        11 Aug 2017 · 20:39

        oke mksh ya info nya. Sangat membantu gan (y)

  • rere:
    10 Aug 2017 · 04:59

    Kenapa blum ada ulasan ttg kamera depan nya.??
    Tolong di bantu ulasan kamera dpan nya juga min..
    Tq..

    • 11 Aug 2017 · 18:40

      Siaapp laksanakan, gan Rere. Ditunggu yaa untuk ulasan kamera depannya..

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).