Galaxy S8 – Ulasan

Galaxy S8

Rating UlasAbis:
9.1

Desain

9.7

Performance

9.3

Fitur

9.5

Value for Money

8
Keunggulan:
+ Desain sangat menawan
+ Performa tinggi
+ Layar S-AMOLED yang tajam dan cerah
+ Hasil jepretan sangat tajam
Kekurangan:
- Sensor sidik jari agak sulit dicapai
- Aplikasi Bixby belum mendukung bahasa Indonesia


 

Ponsel flagship baru dari Samsung, Galaxy S8, diluncurkan dengan berbagai fitur dan desain baru yang berbeda dari model sebelumnya seri S7. Dengan tagline “Unbox Your Phone” Samsung ingin pengguna keluar dari desain ponsel yang selama ini berbentuk kotak.

Galaxy S8 menjadi pertaruhan Samsung setelah gagal pada model Galaxy Note 7 akibat masalah pada baterainya. Namun apakah fitur dan desain yang ditawarkan Galaxy S8 mampu membawa kepercayaan konsumen akan kualitas produk Samsung? Simak ulasan khas UlasAbis berikut ini untuk cari tahu seperti apa Samsung Galaxy S8!


Samsung Galaxy S8

Pantauan Harga:

Spesifikasi umum Samsung Galaxy S8:

  • Kisaran harga Rp. 10.5 juta (per Mei 2017)
  • Layar tipe S-AMOLED 5.8 inci resolusi maksimum Quad HD+ 2960×1440 (568 ppi)
  • Desain layar lengkung 3D di tepi kiri dan kanan dan perlindungan Gorilla Glass 5
  • Bodi berbingkai metal dan bagian belakang dari kaca berlapis Gorilla Glass 5
  • Chipset 10nm Samsung Exynos 8895 terdiri dari 8-inti CPU Mongoose M2 + Cortex-A53
  • Pengolah grafis GPU Mali-G71 20-inti @900MHz
  • RAM 4GB tipe LPDDR4 Dual Channel, ROM 64GB tipe UFS 2.1
  • Android Nougat 7.0
  • Kamera Utama 12MP Dual Pixel diafragma f/1.7, PDAF, Smart OIS
  • Kamera Depan 8MP ISOCELL diafragma f/1.7 lensa wide-angle
  • Baterai kapasitas 3,000mAh dengan dukungan Isi Daya Cepat
  • Slot SIM Card ganda dan dukungan seluruh jaringan 4G-LTE di Indonesia
  • Wifi a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, NFC dan USB OTG
  • Port USB 3.0 tipe-C dan port Audio 3.5mm
  • Sensor lengkap: Proximity, Gyro, Akselerometer, Cahaya, Kompas / Magnetik, Barometer, Sensor Langkah, Sensor Iris Mata, Pengenalan Wajah dan Sensor Pemindai Sidik Jari

Kekurangan:

  • Baterai tidak dapat diganti
  • Slot SIM card 2 hybrid dengan kartu microSD
  • Letak sensor sidik jari aneh, sulit dicapai bagi yang jarinya pendek

Cek: Spesifikasi lengkap Galaxy S8 (Exynos) di database UlasAbis.

Di atas kertas, Galaxy S8 memiliki spesifikasi teratas dan teknologi terdepan yang tersedia di pasaran saat ini. Ponsel ini salah satu yang pertama hadir dengan chipset berteknologi 10 nanometer. ROM UFS 2.1 dan LPDDR4 juga teknologi teratas, namun sudah umum digunakan sejak pertengahan 2016 lalu di berbagai model ponsel kelas atas.

Sensor iris mata yang pernah diusung pada Galaxy Note 7 belum sempat banyak dinikmati oleh para penggunanya. Samsung kembali memasangkan sensor tersebut di Galaxy S8 kali ini. Sensor biometrik ini ditemani dengan sensor pemindai wajah dan sensor pemindai sidik jari, menawarkan pilihan keamanan perangkat bagi penggunanya.

Dibanding model generasi sebelumnya Galaxy S7 Edge, Galaxy S8 menawarkan peningkatan yang sangat tinggi dalam hal spesifikasi. Seperti apa perbedaan spesifikasinya, cek perbandingannya di laman berikut ini.

Selanjutnya UlasAbis akan membahas detail aspek fitur, desain, bentuk dan kemampuan Galaxy S8 berikut ini!

Paket Penjualan


Kotak penjualan Galaxy S8

Isi kotak penjualan: Banyak aksesoris seperti Adapter OTG, Adapter micro-USB, Earphone AKG, Kabel USB dan Charger Adaptive

Galaxy S8 terbungkus dalam kotak berwarna hitam yang tampil lebih mewah dibanding ponsel di kelas bawahnya. Tulisan S8 beraksen biru mengkilap dengan tulisan informasi lainnya berwarna putih. Tentunya setiap orang memiliki ekspektasi tinggi terhadap kemasan ponsel yang dibanderol di atas Rp. 10 juta.

Selain tampilan kotaknya, isi di dalamnya juga terbilang mewah. Perangkat utama diletakkan paling atas ditumpu oleh tatakan plastik yang pas dengan bentuk bodi ponsel. Aksesoris yang disertakan tergolong banyak, yaitu pin pembuka tray kartu SIM, kabel USB tipe-C sepanjang 1 meter, earphone buatan AKG beserta 2 pasang earbuds, charger dengan fitur “adaptive charging”, adapter OTG dengan ujung tipe-C dan adapter micro-USB ke USB tipe-C. Charger bawaan sudah mendukung pengisian daya cepat Galaxy S8. Rating daya charger ini di antara 9.6V / 1.67A atau 5V / 2A.

Dengan aksesoris adapter OTG, perangkat Galaxy S8 dapat membaca flash disk dan alat masukan lainnya seperti mouse dan keyboard yang biasa dipakai untuk PC Desktop. Adapter OTG ini sebenarnya tidak berbeda dari adapter serupa merek lainnya. Adapter OTG bawaan juga dapat digunakan di perangkat Android lainnya yang memiliki port USB tipe-C.

Desain, Bentuk dan Kualitas Material


Bodi Galaxy S8 dengan layar lengkung di sisi kiri dan kanan

Desain Galaxy S8 sangat berbeda dengan model generasi sebelumnya Galaxy S7 Edge. Bezel di bagian atas dan bawah layar kini sangat tipis sehingga layarnya dapat menjadi lebih panjang. Tombol home yang menjadi ciri khas Galaxy seri S sejak generasi pertama kini hilang di generasi ke-8 ini. Logo Samsung yang selalu hadir di seluruh ponsel Galaxy juga tidak muncul lagi di bagian depan perangkat, demi mencapai bezel yang tipis.

Sekilas, tampilan Galaxy S8 sangat unik. Hingga saat ini belum ada model ponsel lain yang menyerupai bentuk ponsel ini. Yang mendekati hanya LG G6 dengan layar yang juga panjang dan bezel yang tipis, namun bagian sampingnya masih rata.


Bagian atas layar

Di atas layar terdapat banyak sensor dan speaker panggilan. Di sebelah kiri speaker, terdapat sensor proximity dan cahaya di ujung paling kiri dan di sebelah kanannya terdapat penyinar iris mata yang akan menyala merah untuk menerangi iris sehingga dapat dibaca oleh kamera iris yang berada di paling ujung kanan. Kamera depan terletak di antara speaker dan kamera iris.

Khusus untuk Galaxy S8 berwarna hitam “Midnight” ini, deretan sensor tersaru dengan warna hitam di sekelilingnya. Jika Anda suka tampilan ponsel yang mulus, warna hitam ini adalah pilihan yang baik. Pada warna lainnya sensor-sensor di atas layar lebih mudah terlihat.


Bagian bawah layar

Di bagian bawah layar, tidak terdapat apa pun. Tombol navigasi seluruhnya hilang dan berpindah ke tombol navigasi sistem, termasuk tombol home. Yang unik, terdapat sensor yang dapat mengukur tekanan sentuhan pada sekitar tombol home. Saat ponsel terkunci dengan tampilan “Always-On Display” aktif, pengguna dapat mengaktifkan layar dengan menekan tombol home agak kuat.


Bagian belakang atas

Di belakang bagian atas terdapat kamera utama yang diapit oleh lampu flash LED dan sensor autofokus di sebelah kiri serta sensor sidik jari di sebelah kanannya. Rumah kamera utama rata dengan permukaan sekelilingnya dan dilapisi oleh kaca yang tahan gores.

Penempatan sensor sidik jari yang berada di kanan kamera utama agak aneh. Bagi orang yang jarinya mungil, agak sulit menggapai sensor sidik jari saat menggunakan tangan kanan tanpa mengubah posisi pegangan. Untungnya, Samsung menyediakan fitur biometrik lain seperti sensor iris mata dan pengenalan wajah bagi pengguna yang tidak nyaman menggunakan sensor sidik jari.


Bagian belakang atas

Di bagian tengah belakang, terdapat logo Samsung ditemani oleh dua stiker informasi nomor IMEI, nomor model dan nomor seri perangkat. Di bawahnya lagi terletak logo CE dan informasi yang sama yang terdapat di stiker di atasnya. Sayangnya stiker informasi ini cukup sulit dilepas, namun tidak mustahil dengan alat yang tepat.

Permukaan bagian belakang ini terbuat dari kaca yang tepi kiri dan kanannya melengkung, mengikuti lengkungan di bagian layar. Sambungan antara bingkai dan panel bagian belakang sangat halus sehingga terkesan menyatu. Di bagian atas dan bawah, tepi panel kaca tidak melengkung, namun lengkungan tetap ada pada bingkai metal.

Selanjutnya kita lihat bagian samping perangkat.


Sisi kanan perangkat, terdapat tombol kunci / daya

Sisi kiri perangkat, terdapat tombol volume dan tombol Bixby

Sisi kiri dan kanan perangkat terbuat dari metal dan menyambungkan lengkungan layar bagian depan dan panel kaca bagian belakang. Permukaan bingkai perangkat ini juga agak melengkung, mengikuti lengkungan layar dan panel belakang sehingga memberikan lengkungan yang tidak terputus dari depan hingga belakang.

Di sisi kanan terdapat tombol power / kunci, sementara di sisi kiri terletak tombol volume di bagian atas dan tombol khusus peluncur Bixby di bawahnya. Sayangnya fungsi tombol Bixby tidak dapat diubah.


Sisi atas perangkat, slot kartu SIM dan kartu microSD hybrid

Sisi bawah perangkat, terdapat port USB tipe-C, port audio 3.5mm dan speaker lantang

Di sisi atas dan bawah perangkat terdapat garis antena di ujung kiri dan kanannya untuk membantu resepsi berbagai sinyal. Sisi atas memuat slot kartu SIM dan kartu microSD. Slot tunggal ini bertipe hybrid, dapat memuat dua kartu SIM (satu nano dan satu berukuran micro) atau satu nano dan satu kartu memori microSD. Di sisi bawah terdapat port USB tipe-C di bagian tengah, diapit oleh port audio 3.5mm di sebelah kiri dan lubang mikrofon serta gril speaker lantang mono di sebelah kanan.

Desain yang penuh lekukan di hampir setiap sisi memberikan kenyamanan saat perangkat di genggam. Perpaduan metal dan kaca senantiasa memberikan kesan mewah dan elegan. Berat perangkat yang mencapai 155 gram berkontribusi menambah mantap saat digenggam. Kesimpulannya, secara desain dan kualitas bahan, Galaxy S8 sangat bagus, tentunya ini di luar letak sensor sidik jari yang kurang mudah digapai.

Layar dan Tampilan


Tampilan pada layar Galaxy S8

Galaxy S8 memiliki layar lengkung 3D di sisi kiri dan kanannya. Layarnya sendiri memiliki resolusi maksimum Quad HD+ atau WQHD+ 2960 x 1440. Ukurannya secara diagonal jika menghitung sudutnya secara persegi adalah 5.8 inci, sementara jika sudutnya dihitung membulat, ukuran layar efektifnya 5.6 inci.

Layar ini memiliki kepadatan piksel pada resolusi maksimum 568 piksel per inci yang berarti tampilannya sangat tajam. Saat dilihat dari dekat, jelas bahwa tampilan Galaxy S8 sangat tajam. Huruf dan bentuk tidak terlihat piksel individu.


Tampilan dari jarak dekat, resolusi Full HD+ 2220 x 1080

Tampilan Full HD+ dari jarak lebih dekat lagi

Pada gambar di atas, layar diatur ke resolusi Full HD+. Tampak meski di resolusi ini ketajamannya tetap terlihat jelas. Sebagai catatan, resolusi layar Galaxy S8 dapat diatur dengan maksimal Quad HD+ 2960 x 1440, Full HD+ 2220 x 1080 dan paling rendah HD+ 1480 x 720. Semakin rendah resolusi, maka semakin rendah pula konsumi dayanya. Fitur multi resolusi ini sangat berguna kala pengguna harus menghemat daya dan mengorbankan ketajaman tampilan.

Layar Super AMOLED buatan Samsung yang diusung Galaxy S8 terlihat sangat kontras, dengan warna putih yang cerah dan warna hitam yang gelap. Di atas kertas, rasio kontrasnya adalah tidak hingga. Pada tampilan berwarna, seluruh warna dapat dihasilkan dengan cerah.


Opsi Resolusi

Merubah keseimbangan warna

Namun jika dibandingkan dengan layar LCD, tampilan warna putih layar Galaxy S8 agak kemerahan. Hal ini ditimbulkan dari jenis piksel yang dipakai pada layar S-AMOLED yang lebih banyak piksel merahnya dibanding piksel hijau dan biru. Jika warna kemerahan ini tidak berkenan, Samsung sudah menghadirkan fitur optimalisasi keseimbangan warna tampilan layar yang dapat mengurangi dominasi warna merah pada layar.

Fitur tersebut dapat diakses melalui menu Pengaturan > Tampilan > Mode Layar > Tampilan Adaptif, lalu menggeser keseimbangan warna ke arah Dingin. Perlu diketahui bahwa fitur ini belum tersedia saat perangkat pertama kali dikeluarkan dari kotak, namun harus diunduh dan dipasang melalui update pembaharuan sistem operasi.

Secara keseluruhan, layar Galaxy S8 sangat memukau. Desain lengkung dan kaca yang tebal memberikan efek kedalaman semu yang berbeda dari tampilan ponsel lainnya dengan layar rata. Tidak ada komplain lain pada aspek layar Galaxy S8 selain keseimbangan warna yang agak kemerahan, namun bisa diatasi.

Performa

Unit Galaxy S8 yang diedarkan di Indonesia dibekali chipset buatan Samsung yaitu Exynos 8895. Ini merupakan peningkatan dari Exynos 8890 yang dipasang di Galaxy Note 7. Di dalam chipset ini terdapat 2-inti CPU Mongoose M2 @2.8GHz, 2-inti Mongoose M2 @2.5GHz dan 4-inti Cortex-A53 @1.7GHz. Untuk pengolah grafis, chipset ini dipasangi GPU Mali-G71MP20 yang memiliki 20-inti @900MHz.

Dengan tenaga sebanyak ini, Galaxy S8 mampu mencetak skor uji AnTuTu 170,986. Skor ini berada di atas chip Qualcomm Snapdragon 821, setara dengan Snapdragon 835, namun masih sedikit di bawah performa chipset Apple iPhone 7 Plus yang berada di kisaran 181,000.


Uji AnTuTu

Rangking AnTuTu

Uji AndroBench

Galaxy S8 dilengkapi dengan ROM tipe UFS 2.1. Saat diuji dengan aplikasi AndroBench, ponsel ini mampu mencetak kecepatan baca 782 Mbps dan kecepatan tulis 203 Mbps. Angka ini di atas rata-rata kecepatan baca UFS 2.1 yang berada dikisaran 700 Mbps. Saat diuji untuk menyalin file berukuran 89 MB menggunakan koneksi USB 3.0, operasi salin selesai dalam waktu kurang dari 2 detik.

Memuat aplikasi game seperti Clash of Clans terbilang sangat cepat, yakni hanya 4.9 detik, setara dengan ponsel flagship OnePlus 3T yang diperkuat Snapdragon 821 dan UFS 2.0.

Untuk bermain game, Galaxy S8 mampu melahap semua jenis game yang tersedia di Play Store. Game 3D berat dapat disetel dengan tingkat detail maksimum. Game seperti Legacy of Discord: Furious Wings dan Asphalt Xtreme! tampilannya lancar jaya tanpa lag. Hal ini sesuai ekspektasi karena Galaxy S8 memiliki 20-inti GPU.

Galaxy S8 dilengkapi teknologi terdepan saat ini tentunya tidak memiliki masalah dengan performanya. Seluruh animasi di sistem operasi berjalan sangat mulus tanpa terpatah-patah. Aplikasi juga berjalan mulus. Pergantian antara aplikasi aktif berjalan tanpa hambatan, demikian juga penggunaan fitur “Split-screen” yang menjalankan dua aplikasi bersamaan berjalan lancar.

Performa Sensor Biometrik

Galaxy S8 dilengkapi 3 fitur biometrik, yaitu fitur pengenalan wajah, fitur pemindai sidik jari dan fitur pemindai iris mata. Fitur pengenalan wajah tidak dapat berfungsi bersamaan dengan pemindai iris mata, namun keduanya dapat berfungsi bersamaan dengan sensor pemindai sidik jari.

Saat diuji, sensor pemindai sidik jari dan pengenalan wajah dapat mengenali sidik jari atau wajah yang sudah didaftarkan dalam waktu cepat, sekitar 1 detik. Akurasi kedua fitur biometrik ini tergolong baik.

Sensor pemindai iris mata juga cukup cepat dalam mengenali iris yang sudah didaftarkan, walau relatif lebih lama dibanding dua fitur biometrik sebelumnya, sekitar 2-3 detik. Pembacaan menjadi sangat sulit jika pengguna memakai kacamata meskipun dalam beberapa kali percobaan iris mata dapat terbaca. Bagi pengguna yang berkacamata, fitur biometrik yang ini mungkin bukan pilihan yang baik.

Galaxy S8 dapat menyimpan 5 sidik jari, sementara hanya 1 wajah dan 1 pasang iris mata yang dapat digunakan. Lagi, bagi yang berkacamata sepanjang hari, Anda harus mendaftarkan wajah Anda saat berkacamata, karena tampaknya sensor wajah mengenali wajah dengan kacamata berbeda dengan wajah tanpa kacamata.

Tampilan Antarmuka & Aplikasi Terpasang

Galaxy S8 dibekali sistem operasi Android 7.0 Nougat saat pertama kali dikeluarkan dari kotaknya. Sistem operasi ini dibalut tampilan khas Samsung versi terbaru. Tampilannya mirip dengan Galaxy seri A keluaran tahun 2017, namun dengan berbagai fitur navigasi baru.


Tampilan Home

Laci Aplikasi

Pintas khas Edge

Pada tampilan home, secara default tidak ada menu untuk membuka laci aplikasi. Laci aplikasi tersebut dapat dibuka dengan melakukan geseran layar dari atas ke bawah atau sebaliknya. Jika pengguna ingin menampilkan laci aplikasi, pengaturannya dapat diubah di menu Pengaturan > Tampilan > Layar Depan > Tombol Aplikasi > Tampilkan Tombol Aplikasi. Ini akan mengurangi ruang 1 pintasan aplikasi di bawah layar.

Di tepi kanan terdapat fitur yang dinamai “Edge Screen”. Fitur ini dibuka dengan menggeser panel di ujung kanan layar dan dapat diisi berbagai aplikasi, kontak cepat, pengingat, pengaturan cepat, cuaca dan kalender. Jika ingin mencari konten baru pada Edge Screen, Samsung menyediakan banyak pilihan yang dapat diunduh melalui aplikasi Galaxy Apps.


Aplikasi Samsung

Aplikasi Google

Aplikasi Office Microsoft

Samsung menyediakan berbagai aplikasi bawaan yang kebanyakan berguna. Aplikasi Google seluruhnya tersedia lengkap, demikian juga dengan aplikasi Office dari Microsoft seperti Excel, Powerpoint, Word, OneDrive dan Skype. Aplikasi Microsoft Office tersebut tersedia secara gratis untuk 1 bulan pertama, dan selanjutnya bisa menggunakan langganan Office 365.

Aplikasi dari Samsung tersedia dan diletakkan dalam satu folder. Aplikasi yang ada antara lain Samsung Connect, Samsung Health, Galaxy Apps, MySamsung, Galaxy Gift Indonesia dan S Lime. Di luar folder terdapat Samsung Notes, Samsung Gear, Folder Aman dan Smart Tutor.

Aplikasi dasar semuanya lengkap tersedia, seperti Pesan, Telepon, Kontak, Kalender, Galeri, Internet, Jam, Stopwatch, Kalkulator. Seluruh aplikasi dasar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Tampilannya juga sederhana dan mudah dimengerti. Di bawah ini adalah tampilan aplikasi-aplikasi di Galaxy S8.


Aplikasi Pesan

Menulis Pesan

Aplikasi Galeri


Galeri

Jam

Stopwatch


Timer / Pewaktu

Aplikasi Internet

Stopwatch


Kalender

Kalkulator

Notes

Samsung Bixby

Saat peluncuran Galaxy S8, Samsung menawarkan fitur asisten virtual besutannya yang dinamai Bixby. Fitur ini tersedia di unit Galaxy S8 yang dijual di Indonesia, namun belum lengkap. Hanya Bixby Vision, Bixby Home dan Bixby Reminder yang tersedia, sementara fitur Bixby Voice yang memungkinkan penggunanya berbicara ke asisten virtual belum tersedia.


Bixby

Bixby Home

Bixby Vision

Sayangnya, berdasarkan informasi dari situs resmi Bibxy, bahasa Indonesia belum direncanakan akan didukung. Saat ini hanya tiga bahasa yang sudah tersedia untuk Bixby, yaitu Korea Selatan, China dan Inggris. Pengguna yang ingin menggunakan Bixby Voice terpaksa memakai bahasa Inggris, tentunya saat ini masih harus menunggu Bixby Voice tersedia nanti.

Fitur Bixby Home mirip dengan aplikasi Google Now yang menampilkan berbagai informasi terkini dan relevan. Bixby Vision dapat mengenali objek dan teks melalui kamera utamanya dan melakukan aksi tergantung dari pilihan. Dengan teks, Bixby Vision menyediakan pilihan mengekstrak / menyalin teks yang dilihat kamera ke clipboard untuk di-paste ke aplikasi seperti Notes atau Pesan. Atau teks dapat diterjemahkan dengan bantuan Google Translate langsung di aplikasi Bixby Vision. Dengan gambar, Bixby dapat mencarikan objek di Pinterest.


Bixby Mengenali Text

Hasil Bacaan Text

Saat diuji oleh UlasAbis, kemampuan mengenali teks oleh Bixby Vision terbilang sangat mencengangkan. Akurasi dan presisinya tinggi. Ini sangat membantu untuk menterjemahkan teks dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dengan cepat. Namun berbeda saat diuji untuk mengenali gambar, Bixby Vision kewalahan dengan akurasi yang kadang bisa jauh dari harapan. Saat dicoba mengenali kotak Galaxy S8, Bixby Vision menawarkan aplikasi asisten virtual Cortana. Apa hubungannya, Bixby?

UlasAbis masih akan menambah segmen yang membahas Bixby Voice saat fitur ini diluncurkan untuk Galaxy S8 di Indonesia.

Kinerja Baterai

Samsung menyematkan baterai berkapasitas 3,000mAh pada Galaxy S8. Kapasitas ini setara dengan baterai yang dipasangkan pada Galaxy S7. Samsung tampaknya tidak mau memaksakan kapasitas baterai yang lebih besar akibat masalah baterai terbakar pada Galaxy Note 7.

Kapasitas sebesar ini tergolong kecil untuk ponsel flagship baru-baru ini. Xiaomi Mi 6 dengan layar 5.15 inci memiliki baterai berkapasitas 3,350mAh, dan OnePlus 3T dibekali 3,400mAh.

Saat diuji, baterai Galaxy S8 dapat bertahan sampai 1 harian, menyisakan sekitar 32% pada jam 7 malam. Ini dicapai melalui penggunaan normal, dengan durasi telepon sekitar 20 menit, durasi browsing 1 jam, durasi bermain game 1 jam dan pemakaian peta navigasi Google Maps selama 45 menit. Sisanya, tampilan “Always-on Display” dalam keadaan aktif.


Isi daya cepat aktif

Untuk isi daya, Galaxy S8 mendukung teknologi isi daya cepat “Adaptive Charging” dengan charger bawaan. Saat dites dengan charger yang mendukung Quick Charge 3.0, pengisian daya terdeteksi sebagai pengisian cepat. Artinya teknologi Quick Charge 3.0 juga didukung oleh Galaxy S8. Pengisian menggunakan charger bawaan dari kapasitas 16% membutuhkan waktu sekitar 1 jam 26 menit.

Kualitas Kamera

Kamera Galaxy S8 dilengkapi sensor 12MP pada kamera utama dan sensor 8MP pada kamera depan. Kamera utamanya mengusung sensor Sony Exmor RS IMX333 dan memiliki banyak fitur autofokus PDAF Dual Pixel dan Object Tracking AF. Kedua fitur autofokus ini sangat berguna saat perekaman video karena sifatnya yang cepat mengunci fokus pada objek yang bergerak.

Bagaimana hasil jepretan kamera utama Galaxy S8. Simak hasilnya di bawah ini!


Foto 1: Modus Auto, Kondisi siang hari, HDR Auto, Rasio Aspek 4:3


Foto 2: Zoom dari Foto 1, detail tajam, Noise minim


Foto 3: Modus Auto, Kondisi siang hari, HDR Auto, Rasio Aspek 4:3


Foto 4: Zoom dari Foto 3, detail tajam, Warna cerah

Pada kondisi cahaya cukup, hasil jepretan Galaxy S8 tergolong tajam, setara dengan hasil dari sensor terdepan Sony Exmor RS IMX387 yang ada di Google Pixel dan Xiaomi Mi 5s. Hal ini wajar IMX333 didukung ukuran piksel jumbo yang mencapai 1.4 mikron. Piksel sebesar ini mampu menangkap detail dengan lebih baik meskipun dengan resolusi (megapiksel) yang hanya 12MP.

Foto 2 dan Foto 4 menunjukkan tingkat ketajaman tinggi jepretan Galaxy S8. Perlu diketahui bahwa kedua foto di atas diambil tanpa menggunakan sokongan atau tripod khusus, hanya menggunakan tangan saja. Berkat diafragma f/1.7, jepretan terambil dalam waktu yang lebih cepat dibanding f/1.9 sekalipun.

Selanjutnya kita lihat hasil foto pada kondisi cahaya gelap.


Foto 5: Modus Auto, Kondisi malam hari, HDR Auto, Rasio Aspek 4:3


Foto 6: Zoom dari Foto 5, detail cukup tajam, Noise muncul


Foto 7: Modus Pro, Kondisi malam hari, WB Auto, Durasi Shutter 1 detik, Jarak fokus Tak Hingga, ISO 100, Rasio Aspek 4:3

Dalam kondisi cahaya malam hari, hasil jepretan kamera utama Galaxy S8 secara keseluruhan cukup baik. Meskipun ada noise di langit yang berwarna hitam pekat, objek masih tampak tajam. Garis bentuk dan cahaya lampu masih terlihat tegas. Tampaknya modus Auto secara otomatis mengatur angka ISO yang agak tinggi, sehingga noise bertebaran.

Dengan modus Pro, hasil fotografi malam hari lebih baik lagi. Gambar lebih tajam dan noise lebih minimum karena dapat diatur. Foto 7 menggunakan ISO 100 dan hasilnya, hitam langit tidak memiliki noise.

Aplikasi kamera Galaxy S8 memiliki fitur cukup banyak. Berbagai modus pengambilan gambar disediakan, seperti Pro, Panorama, Pemilih Fokus, Gerak Lambat, Hyperlapse, Makanan dan Gambar Virtual. Selain itu juga ada berbagai pilihan filter gambar antara lain Cream, Forest, Classic, Cosy, Memory, Mapel dan tulisan di atas gambar serta topeng unik seperti topeng kelinci, domba dan topi ulang tahun.


Aplikasi Kamera

Pilihan Modus

Pilihan Filter

Modus Pro memiliki pilihan kendali parameter fotografi yang umum, seperti angka ISO, durasi shutter (Shutter), filter lensa, jarak autofokus, keseimbangan putih (WB) dan angka eksposur (EV). ISO berkisar antara ISO 50 – 800, sementara durasi shutter tersedia dari 1/24000 sampai 10 detik. Kendali keseimbangan putih dapat diatur secara detail dengan rentang 2300K – 10000K. Exposure Value dapat dikendalikan dari -2 sampai +2 dengan langkah per 0.1.


Modus Pro

Kendali ISO

Kendali durasi shutter


Kendali filter

Kendali jarak AF

Kendali WB

Pada kamera depan, aplikasi kamera pada Galaxy S8 memiliki fitur pemercantik wajah yang dapat dikustomisasi pada beberapa faktor, seperti warna kulit, sorotan pada wajah, kerampingan pipi, ukuran mata dan pengkoreksian bentuk wajah. Filter gambar seperti topi binatang imut juga tersedia.

Kualitas Audio & FM Radio

Fitur audio pada Galaxy S8 tidak ditonjolkan oleh Samsung dalam pemasarannya. Speaker lantang mono terletak di bagian bawah perangkat di sebelah kiri port USB. Untuk penggunaan earphone atau headphone, Samsung masih menyediakan port audio 3.5mm.


Speaker lantang dan port audio 3.5mm di bagian bawah peangkat

Saat digunakan pada volume maksimal, speaker lantang Galaxy S8 mampu menghasilkan suara cukup nyaring mencapai 83 decibel. Detail suaranya pun cukup baik dan jelas, tanpa ada distorsi suara pada seluruh setelan volume.

Untuk memutar musik, Samsung menyuguhkan aplikasi dari Google yaitu Play Musik. Di dalamnya terdapat pengaturan equalizer audio yang standard khas ponsel Galaxy. Hasilnya suara melalui earphone cukup baik, jernih dan detail, namun bagi penggemar bass yang dalam dan trebel yang jelas, tampaknya Galaxy S8 bukan pilihan. Tampaknya Samsung tidak menyertakan chip DAC atau amplifier khusus.


Aplikasi Play Musik

Pengaturan Audio

Galaxy S8 tidak dilengkapi resepsi FM Radio. Untuk mendengarkan radio, pengguna harus mengandalkan aplikasi streaming dari stasiun radio kesayang, jika ada, yang tentunya memakan kuota internet. Hal ini cukup wajar pada ponsel kelas flagship yang jarang menyediakan fitur FM Radio.

Kesimpulan dan Rekomendasi

Itulah ponsel flagship terbaru dari Samsung, Galaxy S8. Kesimpulannya cukup jelas bahwa ponsel ini memiliki desain yang sangat menawan. Bezel tipis dan layar lengkung berpadu menawan, dan bagian belakang terbuat dari kaca menambah kesan elegan. Performanya juga yang terdepan saat ini, berkat plaftorm 10nm Exynos 8895, RAM LPDDR4 4GB dan ROM 64GB UFS 2.1 segala aplikasi berjalan cepat tanpa lag.

Fitur biometrik tersedia sebanyak 3 jenis, cukup membantu pengamanan ponsel yaitu fitur pengenalan wajah, pemindai iris mata dan sidik jari. Sayangnya letak sensor sidik jari agak sulit dijangkau bagi sebagian orang yang jarinya pendek tanpa bergeser pegangan ponsel. Sensor pemindai iris mata juga sulit dipakai bagi pengguna yang berkacamata, meskipun tidak mustahil. Untungnya, fitur pengenalan wajah berjalan baik.

Untuk ponsel flagship, Samsung Galaxy S8 bersaing dengan ponsel Google Pixel, LG G6 dan Apple iPhone 7. Namun saat ini hanya LG G6 yang hadir dengan layar dan bezel tipis seperti Galaxy S8.

Dibanding ponsel buatan LG ini, Galaxy S8 masih unggul dalam fitur biometrik dan performa chipset 10nm di dalamnya. Namun G6 hadir dengan kamera ganda dan fitur audio Quad DAC yang lebih unggul dibanding S8. Bagi yang gemar mendengarkan musik atau ingin fotografi kreatif, G6 mungkin pilihan yang lebih baik. Ponsel LG ini dibanderol sekitar Rp. 10 jutaan, terpaut Rp. 500 ribu di bawah S8.


LG G6

Cek: Ulasan lengkap LG G6 khas UlasAbis.

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy S8 vs. LG G6 di tautan ini.

Untuk performa ponsel yang lebih tinggi, Apple iPhone 7 bisa menjadi pilihan. Di Indonesia, ponsel ini dibanderol lebih tinggi dari Galaxy S8, yaitu di kisaran Rp. 11 juta untuk versi ROM 32GB. Kamera utama kedua ponsel ini bisa dibilang setara. Namun untuk fitur biometrik dan keindahan desain, keunggulan dimiliki oleh Galaxy S8.


Apple iPhone 7

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy S8 vs. Apple iPhone 7 di tautan ini.

Google Pixel memiliki performa dan fitur yang sedikit di bawah S8, namun dukungan dari Google membuat ponsel ini aman dan bug yang cepat dihilangkan oleh tim Google. Sayangnya ponsel ini tidak resmi hadir di Indonesia. Produk yang dijual dari importir umum juga agak mahal, yaitu sekitar Rp. 11.5 juta untuk model Pixel 32GB. Lagi, S8 unggul dalam hal fitur biometrik dan desain yang lebih menawan.


Google Pixel

Cek: Perbandingan Samsung Galaxy S8 vs. Google Pixel di tautan ini.

(cyt)

Ada pertanyaan mengenai Galaxy S8?
Silahkan tulis pertanyaan Anda di Kolom Komentar di bawah ini, tim Ulas-Master akan mencoba memberikan Solusi-nya!
comment

8 Komentar

  • wew:
    28 Aug 2017 · 11:12

    Gan,mau tanya s8+ emang ga ada radionya yah?

    • 28 Aug 2017 · 21:37

      Halo gan Wew. Sayangnya seri Galaxy S8 tidak mendukung FM Radio, gan. Kalau mau hp flagship yang ada FM Radio-nya, hanya LG G6 yang ada, gan.

  • Eddy:
    27 Jun 2017 · 09:02

    Bro, numpang tanya, pada bagian atas s8 plus ada 2 lubang kecil yg bs di tusuk. 1 lubang untuk nusuk sim tray di sisi kiri, satunya lubang apa y?… yg sebelah kanan tu. Thx.

    • 28 Jun 2017 · 20:09

      Halo gan Eddy. Lubang yang di sebalah kanan itu adalah salah satu mikrofon “noise cancellation”, gan, berfungsi supaya suara agan saat panggilan terdengar jernih.

  • TEDDY:
    09 Jun 2017 · 19:47

    Mau tanya, s8+ brp kapasitas maksimal otg baca flash disk? Saya kasi 128Gb ga bisa baca.

    • 09 Jun 2017 · 20:14

      Halo gan Teddy. Untuk koneksi drive melalui OTG, batasnya 2TB. Seharusnya tidak masalah membaca flash disk 128GB agan. Unit Galaxy S8 ane bisa membaca harddisk 500GB FAT32 dengan lancar. Saran ane pastikan filesystemnya antara FAT32 dan exFAT, gan. OTG di hp Samsung tidak mendukung filesystem NTFS atau ext4 jika agan pakai Linux.

  • Yo:
    18 May 2017 · 11:45

    Min, mau nanya nii, kalau yang pake chip Snapdragon 835 dijual di Indonesia gak? Harganya berapa kalau ada?

    • 18 May 2017 · 12:22

      Halo gan Yo. Galaxy S8 dan S8 Plus dengan chipset Snapdragon 835 hanya dijual di Amerika Serikat dan China saja. Yang di Indonesia hanya tersedia dengan Exynos 8895. Namun dari segi performa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua chipset ini koq, gan. Bahkan Exynos 8895 cenderung lebih tinggi saat dibandingkan hasil benchmarknya. Dan versi Snapdragon 835 di AS sana ane lihat banyak masalahnya seperti masalah speaker yang suka mati sendiri, hpnya suka hang lalu restart tiba-tiba. Yang Exynos cenderung lebih aman dari masalah tersebut.

createTulis Komentar

• Alamat Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.
• Harap Maklum: Komentar akan melalui Tahap Moderasi, jadi tidak langsung muncul di sini :-).